Pantai di Malang Selatan – Setiap lokasi wisata selalu menyuguhkan pesona nan unik dan jarang dimiliki tempat lainnya. Begitu juga dengan beragam tempat wisata di Malang, Malang mempunyai banyak sekali lokasi wisata alam nan sangat bagus sekali.
Lebih dari 5 tahun terakhir, Malang & Batu menjadi kota tujuan untuk berpiknik berbareng keluarga. Dua kota tersebut menjadi layaknya sebuah pasangan nan hidup serasi, selaras, seiring sejalan.
Ya,.. memang sejarahnya Malang & Batu dulu adalah satu wilayah, kemudian kota Batu menjadi kota administratif (kotatif) dan sekarang menjadi Kota. Sementara Malang, terbagi menjadi 2 wilayah pemerintahan Kota Malang & Kabupaten Malang.
Pantai di Malang Selatan Rekomendasi
Kali ini Tempatwisataseru.com bakal membujuk Anda untuk menjelajahi beragam pantai di Malang Selatan nan mempunyai keelokan luar biasa. Bahkan pantai di Malang Selatan ini bisa dibilang sebagai kumpulan dari beragam pantai bagus di Indonesia, ada pantai di Malang Selatan rasa pantai Bali, Pantai Lombok dan sederet pantai kece lainnya.
Untuk lebih jelasnya, silahkan cek satu per satu daftarnya berikut ini:
1. Pantai 3 Warna Malang
Pantai 3 Warna MalangApa nan Anda bayangkan pertama kali saat mendengar Pantai 3 Warna? Keindahan pantainya? Jelas sekali. Bahkan banyak orang menyebut pantai ini adalah Raja Ampat jenis Malang.
Pantai 3 Warna terletak di Desa Sendang Biru Kecamatan Sitiarjo, Malang Selatan. Memang letak agak jauh dari pusat Kota Malang, tapi bisa ditempuh dengan semua jenis kendaraan.
Yang membikin kagum dari pantai ini adalah keelokan airnya nan betul-betul mempunyai tiga warna. Perbedaan warna ini terjadi lantaran adanya terumbu karang di dasar pantai nan sengaja dilestarikan oleh pengelola. Tapi Anda jangan senang dulu, pasalnya untuk mengunjungi pantai 3 warna kudu booking dulu.
Hal ini dilakukan lantaran memang tempat ini merupakan salah satu wilayah konservasi. Sehingga jumlah visitor nan datang memang dibatasi.
Balik lagi ke Pantai 3 Warna. Pantai mempunyai sejuta pesona nan bakal memanjakan mata Anda saat datang ke sana. Tapi ada nan perlu diingat, untuk mencapai ke letak pantai 3 Warna, Anda kudu melangkah kaki sekitar 3-4 kilometer dari area parkir kendaraan. So, jika membawa orang tua alias anak kecil, sebaiknya kudu dipastikan dalam kondisi fit.
Pantai 3 Warna MalangAlamat: Tambakrejo, kec. Sumbermanjing, Kab. Malang, Jawa Timur
Sepanjang perjalanan saat jalan kaki, mata Anda bakal disuguhi dengan pemandangan mangrove nan indah. Nuansa alam bakal tersaji di depan mata dan bisa menghilangkan rasa capek tentunya.
Sebelum masuk ke gerbang Clungup Mangrove, visitor kudu melakukan konfirmasi di pusat informasi. Setiap peralatan bawaan bakal diperiksa dan dihitung. Barang apapun nan Anda bawa ke sana kudu ada saat pulang. Artinya visitor tidak boleh membuang sampah satu pun di sana.
Jika jumlah peralatan nan dibawa masuk dan dibawa pulang tidak sama, maka Anda bakal dikenakan denda Rp 100.000/ item alias kembali lagi ke letak untuk mencari peralatan alias sampah tersebut. Pantai ini jika diperhatikan memang sangat peduli bakal kebersihan, apalagi saat Saya ke sana tidak ada sampahnya.
Perjalanan dengan mengendarai sandal sepasang pun di mulai. Saya sukses menikmati keelokan rimba mangrove nan memukau. Sebelum sampai di tujuan utama, ialah Pantai 3 Warna, Saya lebih dulu sampai di Pantai CLungup.
Asal Anda tahu, deretan pantai di sini memang banyak. Jadi sebelum ke Pantai Tiga Warna, visitor bakal dimanjakan dengan keelokan Pantai Clungup dan Pantai Gatra.
Buat visitor nan suka camping, bisa mendirikan tenda di Pantai Gatra. Di pantai ini visitor bisa menikmati malam nan bagus ditemani bintang di langit nan juga tak kalah bagusnya.
Dari Pantai Gatra ke Pantai 3 Warna memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Dan di sini rasa capek visitor bakal terbayar lunas!
Wisatawan bisa melakukan snorkeling dengan menyewa pelampung dan kacamata snorkeling seharga Rp 15 ribu saja. Durasi berjamu di Pantai 3 Warna hanya 2 jam lantaran berbenturan dengan kuota. Ya, tiap 2 jam sekali kudu ada pergantian visitor agar semua tidak bertumpuk di sana.
2. Pantai Watu Lepek
Pantai Watu Lepek via IG @yanuadizulfikarAlamat: Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
Di namakan Pantai Watu Lepek lantaran pada pantai ini terdapat batu nan menyerupai lepek (lapik, piring mini dasar cangkir, red), hingga masyarakat sekitar menamainya Pantai Watu Lepek.
Batu nan menyerupai lepek itu sebenarnya adalah karang nan menjorok ke lautan, dengan panjang kurang lebih 20 meter dengan lebar 6 meter. Pemandangan nan di tawarkan juga sangat menawan ialah hamparan biru laut lepas nan membikin mata enggan berkedip menikmati keindahannya.
Untuk menuju Pantai Watu Lepek kudu menempuh perjalanan kurang lebih 75 Km dari Kota Malang ke arah Kabupaten Malang selatan ialah Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Sebenarnya, Pantai Watu Lepek tetap satu area dengan Pantai Batu Bengkung namun terhalang oleh sebuah bukit.
Jadi untuk menuju ke Pantai Watu Lepek visitor kudu memarkirkan kendaraan di Pantai Batu Bengkung dengan bayar tiket masuk sebesar 5.000/orang rupiah dan parkir untuk kendaraan bermotor juga sebesar 5.000 rupiah.
Pantai Watu Lepek sebenarnya tidak kalah bagus dengan Batu Bengkung, namun lokasinya nan kudu melewati bukit membikin pantai ini jarang di kunjungi. Namun saat libur akhir pekan juga ada beberapa visitor nan mengunjunginya.
Karena letak pantai nan berada di kembali bukit, visitor kudu menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit. Jangan takut tersesat, lantaran petugas keamanan telah memberikan rambu berupa anak panah dan juga jalan setapak untuk menuju Pantai Watu Lepek.
Dari atas bukit visitor bakal di suguhi pemandangan Pantai Batu Bengkung di tambah kicauan burung-burung nan hidup di alam bebas. Bagi nan mau mencoba berpetualang alias mengasah berbudi pekerti petualang bagi pemula pantai ini bisa menjadi salah satu alternatif.
Setelah melangkah kurang lebih 15 menit dengan rute menanjak dan juga turunan, visitor bakal tiba dan di sambut dengan keelokan nan memesona dan irama ombak nan menenangkan. Hamparan bibir pantai tidak begitu panjang namun mempunyai pasir putih nan bersih.
Posisi pantai nan menghadap ke arah ke barat menjanjikan keelokan hilangnya senja nan tiada tara, di tambah tonjolan watu lepek nan menjorok ke laut membikin mata bakal leluasa menikmatinya tanpa jeda.
Bila pantai-pantai lainya ramai dengan hiruk pikuk pengunjung, di Watu Lepek ini visitor bakal mendapatkan ketenangan.
Menuju letak nan memerlukan sedikit tenaga inilah nan mungkin membikin sebagian orang enggan mengunjungi pantai ini. Padahal hanya dengan 15 menit saja visitor bakal mendapati surga nan tersembunyi, jauh dari hiruk pikuk ibaratkan berada di Pulau milik sendiri
3. Pantai Sendiki
Pantai Sendiki via IG @alvianabfAlamat: Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Kab. Malang. Pantai sendiki, pantai nan baru dibuka sejak Agustus 2015 ini mencuri perhatian banyak visitor khususnya para traveler dari beragam daerah. Pantai nan terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini, mempunyai begitu banyak daya tarik tersendiri untuk dinikmati.
Pantai nan berjarak kurang lebih 60 km dari Kota Malang ini mempunyai pemandangan nan bagus dan pasir putihnya menjadi karakter unik tersendiri. Letaknya nan sangat terpencil, memungkinkan Pantai Sendiki ini tetap belum begitu banyak orang tahu, tak heran pantai nan tetap perawan ini tetap mempunyai keelokan nan alami
Akses jalan menuju pantai ini cukup mudah ketika dari Kota Malang lantaran jalanan sudah diaspal halus, namun ketika sudah memasuki pemukiman penduduk sekitar 1 sampai 2 km Pantai Sendiki sendiri cukup sulit, lantaran kudu menyusuri rimba dan menembus ke dalam lahan pertanian penduduk sekitar untuk sampai ke tempat tujuan.
Jalanannya pun tetap dalam kondisi nan belum layak untuk dilewati, sempitnya jalan dan banyaknya bebatuan di sepanjang jalan mengharuskan pengendara motor kudu ekstra hati-hati terlebih saat musim hujan lantaran jalanan menjadi sangat licin.
Tiket masuk pantai pribadi ini tetap relatif murah, ialah dan Rp 5.000,- per orang. Sedangkan tarif parkir roda dua dikenakan Rp 5.000,- per motor dan roda empat dikenakan Rp 10.000,- per mobil. Area parkir ini terletak sekitar 300 meter sebelum pantai, sehingga para visitor kudu melangkah kaki menuruni tangga nan sudah dibuat oleh para penduduk sekitar.
Fasilitas nan ada di pantai ini tetap belum cukup memadai, seperti toilet dan bilik mandi pun terletak cukup jauh dari pantai. Baru ada akomodasi toilet dan mushola.
Para penduduk sekitar juga memfasilitasi para visitor nan mau bermalam di pantai ini dengan menyewa tenda seharga Rp 25.000,- per tendanya. Untuk keamanannya sendiri sangat dijamin lantaran penduduk menjaga pantai dan parkiran selama 24 jam sehingga para visitor nan bermalam dipantai ini tidak perlu kawatir dengan motornya.
Pantai sendiki ini mempunyai hamparan pasir nan cukup luas dengan pasir nan lembut dan putih. Ombaknya pun begitu kuat menyapu pasir putih di bibir pantai. Mata bakal terpana dengan pandangan nan disuguhi 2 karang besar di tengah-tengah pantai.
Ketika ombak mulai menerpa karang tampak semburan air menghempas ke atas dengan sangat indah. Para penduduk pun membikin ayunan dari balok kayu nan diikat di pohon besar sekitar tiga buah ayunan. Sudah disuguhi dengan keelokan panoramanya, visitor bisa menghirup udara segar, lantaran disekitar pinggiran pantai tetap banyak pepohonan hijau nan menyejukkan.
Selain itu Pantai Sendiki ini tetap sangat bersih bebas dari sampah, lantaran tetap minimnya visitor nan datang ke tempat ini. Para pedagang pun tetap beberapa saja nan berdagang di area pantai tersebut.
Sayangnya, surga nan tersembunyi ini tetap kurang perhatian dari pemerintah setempat. Sehingga tidak ada promosi untuk mempromosikan wisata alam ini. Untuk sementara ini promosi nan dilakukan penduduk hanya dari mulut ke mulut, dan juga para visitor nan sudah datang kesini ikut mempromosikan dengan langkah meng-upload foto ke media sosialnya
4. Pantai Jelangkung, Nama Mistis nan Tidak Mistis
Pantai JelangkungAlamat: Desa Gajahrejo, Kec Gedangan, Kab Malang
Kab Malang, Apa nan terlintas di pikiran kalian ketika mendengar kata Jelangkung. Seram, Horror, Mistis alias gaib? Mungkin orang-orang bakal berpikiran seperti itu. Tapi nan ini berbeda. Jelangkung adalah nama sebuah pantai di Kab Malang.
Pantai Jelangkung terletak di Desa Gajahrejo, Kec Gedangan, Kab Malang, letaknya persis di samping jalan lintas selatan Malang. Masih satu arah dan satu area dengan pantai Sendang Biru, Goa Cina, dan Bajul Mati.
Tidak seseram namanya, Pantai Jelangkung justru menawarkan rona keelokan pantai nan menawan unik pantai selatan. airnya jernih, pasir pantainya juga terhampar luas, serta mempunyai ombak nan tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 50cm saja, lantaran ombak nan tinggi sudah terpecah oleh karang nan berada di tengah Pantai Jelangkung ini, jadi andaikan kita bermain di bibir pantai tetap relatif aman.
Fasilitas di Pantai Jelangkung pun terbilang lengkap, disana ada tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat, bilik mandi untuk bilas, musola, tempat beristirahat di bibir pantai nan sudah ada penutup atapnya nan terbuat dari bambu, serta terdapat banyak pedagang nan menjual souvenir dan makanan ringan serta minuman.
Untuk nilai tiketnya hanya dikenai biaya sebesar lima ribu rupiah untuk parkir kendaraan, dan lima ribu rupiah untuk tiket masuk per orangnya. cukup murah bukan.
Nama jelangkung mempunyai makna ojo liwat (Bahasa Jawa) alias jangan lewat. Dulunya berjulukan Jolangkung. Menurut Amin salah satu penjaga Pantai Jelangkung sejarahnya dulu pantai ini sering terjadi pasang sampai meluber ke jalan sehingga orang dilarang lewat lantaran bahaya.
Pantai Jelangkung ini tetap terbilang baru, pengelolaannya pun tetap satu manajemen dengan pantai Bajul Mati. Bagi kalian nan sedang berpiknik alias mau berpiknik ke wilayah Malang Selatan khususnya nan mau ke pantai. Tidak ada salahnya untuk mengunjungi Pantai Jelangkung ini.
Namun ingat, jangan hanya mengunjungi dan menikmati keelokan Pantai Jelangkung ini ya, tapi kalian juga kudu menjaga kebersihan dan keelokan pantai ini. Karena menjaga alam itu sama dengan menjaga kehidupan kita semua.
5. Pantai Batu Bengkung
Pantai Batu BengkungAlamat: Gaja Rejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
Pantai Batu Bengkung menjadi salah satu pengganti lokasi wisata untuk mengisi akhir pekan anda. Pantai nan terletak di Gaja Rejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ini tetap tergolong ‘perawan’ lantaran baru dibuka pada Februari 2014 lalu.
Namun jangan salah, keelokan nan ditawarkan lokasi wisata pantai ini sangat cocok untuk mengisi waktu liburan. Untuk menuju letak ini bisa ditempuh dari Kota Malang dengan menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor alias mobil dengan jarak tempuh sekitar 2-3 jam perjalanan menuju arah Malang Selatan.
Jalur nan kudu dilalui adalah menuju ke arah Sendang Biru dengan melewati rimba dan jalan nan berliku, kemudian mengambil arah Pantai Goa Cina dan seterusnya sampai ke Pantai Batu Bengkung.
Pemandangan nan ditawarkan Pantai Batu Bengkung tidak kalah dengan pantai-pantai nan ada di bibir Pantai Selatan Kabupaten Malang.
Sejauh mata memandang terdapat air laut nan berwarna biru dihiasi dinding-dinding karang nan tinggi dengan pasir berwarna putih kecokelatan nan menambah bagus suasana pantai ini.
Biaya nan dikenakan untuk dapat menikmati wisata ini sangat terjangkau hanya Rp 5.000/orang dan untuk biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Di namakan Pantai Batu Bengkung lantaran terdapat karang nan berbentuk separuh lingkaran di antara dua bukit nan mempertemukan ombak dari arah timur dan barat ketika air laut pasang. nan menjadi karakter unik dari pantai ini terdapat tempat pemandian alami berbentuk kolam nan bisa digunakan untuk tempat mandi family dan anak-anak.
Tempat pemandian alami tersebut terjadi akibat air nan menembus celah-celah batu karang penahan ombak sehingga terbentuklah kolam pemandian alami.
Selain itu lokasi wisata ini juga sering dimanfaatkan oleh visitor untuk berkemah sembari menikmati indahnya suasana pantai batu bengkung.
Meskipun tergolong wisata pantai nan baru, namun beragam macam akomodasi sudah di bangun dan disediakan untuk menunjang kebutuhan visitor seperti, tempat makan nan menyediakan makanan tradisional, mushola, toilet umum, penjualan souvenir, camp area dan lain sebagainya.
Dengan adanya wisata Pantai Batu Bengkung ini, bisa menjadi tempat pilihan bagi visitor untuk menikmati dan mengisi waktu liburan berbareng keluarga, teman, dan kerabat.
6. Pantai Ngliyep
Pantai Ngliyep Malang SelatanAlamat: Desa Kedungsalam, Kec. Donomulyo, Kab. Malang
Pantai Ngliyep terletak sekitar 62 KM dari Kota Malang, tepatnya di Desa Kedungsalam, Kec. Donomulyo, Kab. Malang. Sebuah pesisir pantai selatan nan mempunyai hamparan pasir putih nan luas berpadu dengan karang nan menjulang kokoh dan indah.
Pantai Ngliyep mempunyai pemandangan unik pantai selatan nan mempunyai ombak besar serta airnya jernih, visitor bisa bermain di bibir pantai dengan aman, lantaran ombak nan besar bakal terpecah oleh karang.
Sebagian bibir Pantai Ngliyep memang ada nan berkarang ada juga nan berpasir putih. Namun sebagian besar mempunyai hamparan pasir putih nan luas.
Biaya untuk sekali masuk ke pantai ini cukup murah, hanya sekitar Rp. 5000,- untuk parkir kendaraan sepeda motor dan juga Rp. 5000,- untuk visitor per orang.
Untuk fasilitas, visitor tidak usah khawatir, lantaran Pantai Ngliyep mempunyai akomodasi nan lengkap, seperti musola, pedagang makanan, minuman, souvenir, toilet umum, serta mempunyai parkiran nan cukup luas dan rindang.
Pantai Ngliyep sangat rindang sekali, disini banyak pohonnya, dan angin nan berdesir bikin orang jadi ngantuk, jadi orang Jawa bilang saya liyep, artinya saya ngantuk lantaran menikmati hembusan angin di Pantai. Jadi itu asal-usul nama Pantai Ngliyep seperti itu.
Pantai Ngliyep memang sangat cocok bagi visitor nan mau menikmati liburan nan tenang dan mengasyikkan, lantaran area di Pantai Ngliyep cukup luas ialah sekitar 10 Hektar, maka tidak heran jika pantai ini terlihat lenggang walaupun banyak pengunjungnya.
Apakah Pantai Ngliyep bakal menjadi salah satu lokasi wisata liburan Anda tahun ini? Mungkin Anda kudu menjawab “Ya” lantaran sangat sayang dilewatkan salah satu pantai bagus ini untuk tidak masuk ke daftar liburan Anda selanjutnya.
7. Pantai Perawan
Pantai PerawanAlamat: Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Sumbermanjing Wetan (Sumawe) memang identik dengan pantai. Kecamatan di Kabupaten Malang bagian Selatan ini mempunyai sederet pantai nan terkenal, seperti: Pantai Sendang Biru, Segara Anakan di Pulau Sempu, Pantai Tamban, Pantai Sendiki, Pantai Clungup, Pantai Gatra, Pantai Tiga Warna hingga Pantai Perawan.
Dari nama ‘Perawan’ nan disematkan, Ngalamers mungkin bakal menarik konklusi jika lokasinya jauh dari keramaian, akses nan sulit, alias tetap sunyi dari pengunjung.
Warga setempat mengenalnya sebagai Pantai Tambakasri (karena dulu masuk wilayah Desa Tambakasri), alias Pantai Sidoasri (sekarang wilayah Sidoasri). Sidoasri merupakan desa pemekaran dari Desa Tambakasri.
Hingga sekarang, pantai nan berada di ujung timur Sumawe ini belum dikelola sebagai sebuah objek wisata. Menurut penduduk sekitar, nama Perawan diperkenalkan oleh sejumlah Mahasiswa Unmer saat datang ke pantai ini.
Dari pintu masuk Desa Sidoasri, 2-3 Km sebelum pantai, Pantai Perawan terlihat menawan. Sebuah teluk nan dikelilingi bukit dan tebing menghijau. Di sekitar bibir pantai nan panjang tetap dipenuhi pepohonan seperti pandan, kelapa dan jenis jenis perdu. Pasirnya putih kecoklatan, airnya biru tua mengkilat.
Ombaknya tidak seberapa tinggi, dua karang besar di sisi kiri dan kanan melindungi teluk dari ombak besar pantai Selatan. Namun nuansa warna biru tua di kejauhan dan cokelat mendekati bibir pantai, menandakan jika arusnya cukup kuat.
Beberapa perahu mini milik nelayan tradisional tertambat di bawah pepohonan. Aktivitas visitor tetap jarang ditemui apalagi ketika hari libur. Di sisi barat pantai, dekat karang besar terdapat sebuah rumah pompa air nan digunakan untuk mengisi tambak milik warga. Secara umum tetap asri dan layak menjadi tujuan wisata pengganti di Kabupaten Malang.
Fasilitas pendukung nan saat ini ada di Pantai Perawan adalah area parkir untuk mobil, dan beberapa gerai jual beli milik warga. Bahkan tidak ada tiket masuk.
Dari Kota Malang, Desa Sidoasri kurang lebih berjarak 70 Km. Bisa melalui rute Sumbermanjing Wetan arah Pantai Sendang Biru – Kedung Banteng – Sitiarjo – Sidoasri. Rute kedua via Sumbermanjing Wetan – Klepu – Perkebunan PTPN XII – Sidoasri (Tidak disarankan lantaran rute sulit).
Anda bisa juga dari arah Kec. Dampit – Desa Sukodono – Sidoasri. Ketiga rute terbilang cukup menantang. Anda bakal melewati sejuknya hawa pegunungan di Malang Selatan nan dipenuhi perkebunan Kopi, Kakako, Cengkeh ataupun kelapa.
Jalanan aspal bakal berganti beton dua lajur (cukup untuk mobil) ketika Anda sampai di Desa Sidoasri, menyesuaikan dengan kontur alam nan menurun dan berbukit. Jalan beton ini tetap ada hingga melewati area persawahan namun dengan kontur nan datar. 500 meter menjelang pantai hanya ada jalan tanah nan sedikit berbatu.
Jangan lupa berjamu ke obyek wisata lain jika kalian datang ke Sidoasri, ada Pantai Klatakan, Coban Kembar dan Coban Tundo 3 nan cantik.
8. Pantai Clungup
Pantai Clungup via SaungAlamat: Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Dari sisi jumlah maupun jenisnya, Malang Raya memang layak disebut sebagai salah satu ‘surga’ nya wisata alam di Jawa Timur. Selain gunung, dan air terjun, pantai adalah tujuan nan tak boleh Anda lewatkan. Salah satunya adalah Pantai Clungup nan terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Lokasi pantai ini berada di area Jalur Lintas Selatan Malang, pertigaan ke kanan arah Pantai Goa China jika Anda menuju Sendang Biru. Setelahnya ikuti penanda arah Pantai Clungup di pertigaan pertama. Sampai depan BRI Cabang Sumbermanjing Wetan ada jalan mini ke arah kanan masuk permukiman warga. Itulah salah satu jalur nan kudu dilalui.
Pantai nan terletak di sisi barat Pantai Sendang Biru ini tak hanya menawarkan pemandangan bagus plus ombak nan tenang, tapi juga sebagai wahana edukasi pelestarian Mangrove.
Untuk masuk area konservasi Clungup nan menjadi perlindungan dan rehabilitasi Mangrove di Malang Selatan ini, visitor kudu menaati beberapa peraturan. Berbeda dengan pantai-pantai lainnya.
Terlebih dulu kudu melapor kepada pengelola kawasan, dalam perihal ini adalah ‘Bhakti Alam Sendang Biru’ nan berada pos masuk sebelum parkir. Kemudian bayar tiket masuk Rp.5000,- nan bercap Perhutani.
Setelah konfirmasi tujuan, peralatan bawaan visitor bakal dicek oleh petugas. Terutama peralatan bawaan berupa minuman botol, gelas plastik, kaleng, mie/kertas minyak, peralatan mandi, plastik sampah, snack, rokok, hingga tempat makanan. Jumlah ketika masuk dan pulang kudu sama, jika berkurang bakal dikenakan denda Rp.100.000,- per item.
Check list ini diterapkan untuk menjaga kondisi lingkungan tetap asri. Karena area ini sudah ditetapkan sebagai area konservasi,” kata Eko, petugas dari Bhakti Alam Sendang Biru, Bahkan dulu ada visitor nan lupa membawa pulang satu balut permennya, ya lantaran takut denda akhirnya dia kudu kembali mencari.
Selain chek list barang, total ada 12 peraturan nan kudu ditaati, contohnya: Dilarang berburu, dilarang membawa miras dan narkoba, dilarang mengambil/merusak terumbu karang dan pasir, dilarang melakukan zina, dll.
Setelah pos perijinan, Wisatawan bisa memarkirkan kendaraan roda dua di laman setelah pintu masuk. Tiket parkir Rp.5000,- per kendaraan (roda 2). Kendaraan roda empat kudu parkir agak jauh (sekitar 500m) di dekat permukiman warga.
Tak sampai 10 menit melangkah kaki dari area parkir Anda bakal memandang hamparan rimba Bakau/Mangrove nan cukup luas di sisi Selatan jalan setapak.
Ada beberapa jenis Mangrove nan ditanam, salah satunya adalah Mentigi. Kawasan ini membentang sedikit ke barat hingga ke bibir pantai Clungup. Tapi tetap dalam satu area sisi timur pantai Clungup.
Pantai Clungup sendiri (ketika air normal) mempunyai ombak nan sangat tenang, dan air nan dangkal. Karena lokasinya memang mirip teluk. Menyatu dengan Pantai Gatra dengan karang-karang nan unik di sebelah selatan. Ketika surut visitor bisa menuju Pantai Gatra melewati ‘lautan’ pasir Clungup. ‘Lautan pasir’ inilah nan menjadi pemisah antara Clungup sisi barat dan timur.
Untuk menuju Clungup sisi barat nan menuju arah Pantai Mbangsong dan Tiga Warna, visitor kudu seijin dan didampingi petugas. Karena terdapat area konservasi lainnya: Penyu dan Terumbu Karang. Area camping hanya diperbolehkan di sekitar Clungup dan Pantai Gatra.
9. Wisata Pantai Bowele
Wisata Pantai Bowele via Malangkab.go.idAlamat: Jalan Pantai Lenggoksono, Balearjo, Purwodadi, Tirto Yudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Buat kalian para travellers nih nan juga sedang berkarir dan tidak ada banyak waktu untuk refreshing dan sedang menghemat biaya untuk liburan, namun sangat mau mencoba wisata – wisata di atas, Malang solusinya. Di malang, kalian bisa surfing, bisa snorkeling, dan merasakan alaminya air terjun dalam satu tempat saja.
Tempat itu berjulukan Bowele. Wisata Bowele adalah salah satu lokasi wisata pantai di Malang Selatan. Nama Bowele sendiri merupakan singkatan dari 3 nama tempat nan menjadi unggulan wisata ini. Terdiri dari 3 kata Bo, We, dan Le. “Bo” berasal dari Pantai Bolu-Bolu, “We” berasal dari Pantai Wedi Ayu, dan nan terakhir “Le” berasal dari Pantai Lenggoksono.
Ketiga pantai ini mempunyai keistimewaan dan kelebihan, nan pertama Pantai Bolu – Bolu, pantai ini merupakan pantai nan mempunyai hamparan pasir nan halus, air laut nan biru, ditambah dengan suasana pepohonan nan membikin para visitor seperti berpiknik di pantai pribadinya.
Untuk Pantai Wedi dan Pantai Lenggoksono ini nyaris mempunyai karakter dan keistimewaan nan sama. Pantai ini mempunyai garis pantai nan panjang dengan ombak nan cukup besar sekitar 2-3 meter, dan mempunyai dasar berpasir, nan membikin pantai ini sangat cocok bagi peselancar pemula. Nah, buat visitor nan mau belajar surfing, nih, datang saja ke Bowele.
Selain 3 tempat spesial di atas, ada satu tempat lagi nan menjadi daya tarik tersendiri di Bowele lantaran keunikannya, ialah Air Terjunnya. Air Terjun ini berjulukan Banyu Anjlok nan dalam Bahasa Indonesia berfaedah “air jatuh alias air terjun”.
Sama halnya dengan Air Terjun di Pantai Jogan Yogyakarta, air terjun ini berada tepat di atas pasir di pantai. Airnya jatuh langsung di atas pasir dan nyaris tidak ada batu di bawahnya. Dan uniknya lagi, tepat di bawah jatuhnya air terjun tersebut terdapat goa walet.
Mulut goa ini tertutup oleh air terjun dari sumber nan sangat bening dan bening. Untuk akses menuju goa walet sendiri sangatlah extreme dan cukup mentang, dibutuhkan pemandu penduduk sekitar untuk menemani, mengantarkan, sekaligus sebagai penunjuk arah jika kalian mau mengunjungi goa ini.
10. Pantai Selok
Pantai Selok via IG @yoikimalangAlamat: desa Sumberbening, kec. Bantur, Malang Selatan, Jawa Timur
Pantai Selok Malang merupakan pantai nan bisa di bilang tetap baru lantaran tetap sangat bagus dan pemandangan di pantai selok ini pun tetap bagus tanpa sampah dan tetap sedikit orang nan mengetahuinya.
Rute Pantai Selok malang sebenarnya sama dengan jalur menuju pantai Kondang Merak malang, kedua pantai ini memang satu jalus dan berdekatan, apalagi pantai Selok tetap bisa terjangkau oleh mata bugil dari pantai Kondang Merak.
Lokasi Pantai Selok Malang terletak di desa Sumberbening kec. Bantur Malang Selatan Jawa Timur. Rute Singkatnya sekilas jika Anda Dari kota Malang menuju jalur Malang Selatan lampau ikuti papan petunjuk menuju ke arah pantai Balekambang.
Sampai di perempatan JLS (Jalur Lintas Selatan) belok kanan dan ikuti petunjuk menuju ke pantai Kondang Merak. Sampai di pantai Kondang Merak, parkir motor di sekitar sini, lampau lanjut jalan kaki menyisir pantai ke arah barat sekitar 15 menit.
Apa nan bagus di Pantai Selok Malang, adalah terdapat beberapa gugusan batu besar nan berada di pinggir pantainya, pasir putihnya, ombak besarnya, air jernihnya, tempatnya nan asri dan sejuk, belum berceceran sampah seperti pantai lainnya, bagus untuk berpotret narsis, bagus untuk berkemah bagi Anda nan suka camping di pantai malang bisa jadi pilihan terbaik anda.
Karena Pantai Selok dan Pantai Banyu Meneng Malang ini berdekatan jadi Anda tidak perlu cemas dengan masalah fasilitas, lantaran telah tersedia akomodasi untuk pengunjung, seperti Toilet, Kios-kios, Mushola, tempat duduk dan lainnya
Pantai Selok Malang mempunyai ombak nan cukup gede dari pada di pantai Kondang merak apalagi di Banyu meneng (yo meneng) di sana apalagi tertulis jangan sampai berenang di sana, ntar hanyut. Kalau mau mandi di Banyu meneng aja, pantai selok hanya untuk foto-foto, tapi jika nekat ya tidak apa-apa.
11. Pantai Banyu Meneng
Pantai Banyumeneng via DetikAlamat: Desa Sumberbening Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Wisata pantai di malang rupanya tetap banyak, salah satunya Pantai Banyu Meneng nan juga berdekatan dengan Pantai Kondang Merak dan Pantai Selok malang .Kenapa di namakan Pantai banyu Meneng, lantaran mungkin air nya tenang, jernih, sejuk, ramah, airnya berwarna biru dan bagus pokoknya.
Pantai Banyu meneng Malang juga merupakan pantai nan baru di buka tahun 2016 ini, maka dari itu, belum banyak nan tahu pantai ini, pantai nan tetap jarang pengunjungnya dan belum tercemar dari kaum alayers. Pantai Banyu Meneng juga tetap bersih dari sampah.
Di dekat Pantai banyu meneng ada beberapa akomodasi nan bisa di pakai oleh pengunjung, seperti Kamar Mandi, Musholah (Masjid kecil) untuk Sholat, dan beberapa orang original sana nan berdagang makanan ringan dan sejenisnya, jadi tidak usah takut untuk kelaparan.
Harga tiket Pantai Banyu Meneng Malang dan tiket pantai selok sudah jadi satu, cukup bayar Rp 5000 untuk satu orang dan itu belum termasuk karcis parkir sepeda motor alias mobil Anda di loket pembayaran nan terletak di dekat loket tiket pantai Kondang Merak juga, jangan sampai salah masuk, Jadi pas di dekat Loket pembelian tiket Pantai Kondang merak itu ada tulisan, Belok kanan ke Pantai Banyu Meneng dan Pantai Selok malang.
Fasilitas komplit nan ada di pantai Banyu Meneng juga tersedia persewaan alat-alat untuk menemani Anda berenang di air nan tenang dan bening ini, seperti Ban, perangkat snorkling dan lain-lain.
Rute : Dari Malang, Bululawang, Krebet, Gondanglegi, Bantur, Balekambang. dari kota ikuti petunjuk ke Balekambang, sampai di perempatan terakhir sebelum pantai Balekambang belok kanan mengikuti JLS ( Jalur Lintas Selatan ) menuju Kondangmerak.
Pantai Banyu Meneng terletak di malang selatan alias jarak dari kota malang sekitar 66 km dan waktu tempuh sekitar 1,5 Jam dengan kecepatan rata-rata 50-80 km/jam motor matic.
TIPS : Kalau Anda kesana tepat pada musim hujan seperti sekarang, Anda kudu hati-hati lantaran jalan nan tetap bagus dan beraspal cuman sampai di perempatan jalur nan menuju pantai Sendiki, Pantai Balekambang saja, jalan menuju pantai Kondang merak tidak beraspal dan berlubang serta genangan air nan cukup parah, sehingga bakal kesulitan jika Anda kesana pas musim Hujan, apalagi naik motor Matic.
Jalan nan licin nan sering menghantui motor Anda dari kelancaran berkendara (tiba-tiba oleng) juga menjadi hambatan nan perlu Anda pertimbangkan untuk mengunjungi pantai selok dan banyu meneng malang ini di Musim Hujan.
Tidak seperti jalan menuju pantai Sendiki, Pantai Gua Cina malang, pantai tiga Warna Malang nan telah bagus dan telah beraspal dan sedikit telah di sisipi pembangunan, terbukti dengan jalannya nan tetap baru dan beraspal licin serta besar seperti jalanan kota.
Rute Jalan menuju pantai Banyu Meneng Malang memang semestinya menjadi perhatian pemerintah ke depanya agar bisa di perbaiki lantaran merupakan lokasi wisata malang nan bakal menjadi omset besar, apalagi jaman sekarang nan anak mudanya telah tergila-gila dengan traveling.
Pantai Banyu Meneng malang dan pantai selok malang bisa menjadi salah satu tujuan nan kudu ada dalam daftar trip wisata pantai di Malang Selatan.
12. Pantai Seling Ciut nan Tersembunyi
Seling Ciut via Whiempy.blogspot.comAlamat: Dusun Sumber Celeng, Desa Banjarejo Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang
Seperti pantai-pantai di Malang lainnya nan lokasinya berada di Malang Selatan, pantai ini pun juga berada di Malang Selatan ialah tepatnya berada di desa Banjarejo kecamatan Donomulyo. Jika berangkat dari kota Malang jarak nan ditempuh untuk sampai ke letak ialah sekitar 90 km.
Di letak ini terdapat 3 pantai ialah pantai Bantol, pantai Kedung Celeng dan pantai Pulodoro. Letaknya ke-3 pantai tersebut sejajar alias berdampingan sehingga jika kita ke letak ini hanya dengan melangkah kaki kita bakal mengunjungi 3 pantai sekaligus.
Pantai seling ciut merupakan pantai mini nan berada di kabupaten malang tepatnya di desa banjarejo kec donomulyo. Pantai seling ciut ini tetap sejajar dengan pantai bantol tepatnya di sebelah timurnya. Untuk menuju ke pantai ini Anda bisa mengambil rute:
Dari kota malang ikuti arah ke kepanjen/pagak Lalu ikuti arah ke pantai ngliyep. Ikuti jalan tersebut sampai ketemu pertigaan jika belok kanan ke ngliyep/donomulyo ambil lurus aja mengikuti arah ke banjarejo. Ikuti jalan sampai mentok dan ketemu pantai mbantol.
Sebelum pantai mbantol ada pertigaan mini belok kiri. Ikuti jalan setapak tersebut hingga ketemu pantai seling kates.seling ombo dan seling ciut.
Oh ya saran kami jika ke pantai ini gunakan sepeda motor jangan berkendara dengan mobil, lantaran untuk sampai ke letak pantai medan jalan nan bebatuan (makadam) dan offroad nan kudu dilewati ialah sepanjang sekitar 4 km. Mobil sebenarnya bisa melewati medan ini lantaran kemarin ada 3 mobil nan sampai ke lokasi, hanya saja iba mobilnya kalo dengan medan seperti itu, jadi mobil sangat tidak dianjurkan.
13. Pantai di Pulau Sempu
Mancing Juga AsyikAlamat: Pulau Sempu, Hutan, Tambakrejo, Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Salah satu wisata alam di Malang nan tidak boleh dilewatkan adalah menginap di sebuah pulau nan dinamakan pulau Sempu.
Pulau Sempu adalah Cagar Alam nan mempunyai luas 877 hektar, disana terdapat pantai nan bagus dengan hutannya nan alami. Pulau ini mempunyai empat ekosistem ialah ekosistem rimba mangrove, rimba pantai, danau, dan rimba tropis dataran rendah. Pulau nan saat ini berada di bawah naungan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Timur terletak di Malang selatan, tepatnya di Sendang Biru – Kabupaten Malang.
Pulau ini cukup terkenal dengan pantainya nan bagus dan indah, salah satu pantai di Malang nan selalu menjadi tempat favorit para visitor untuk liburan, tidak hanya visitor dari Malang, namun banyak juga visitor luar kota nan tertarik dengan keelokan pantai nan terdapat di area Sendang Biru Malang. Pantai tersebut biasa disebut Segara Anakan.
Segara Anakan bukan satu-satunya Pantai di Malang nan mempunyai ekosistem nan cukup eksotis, namun pantai ini tetap menjadi magnet para wisatawan, padahal tempat ini semestinya tidak boleh dikunjungi sebagai tempat wisata, lantaran statusnya sebagai Cagar Alam.
Entah siapa nan salah, sehingga tetap saja banyak visitor nan dengan mudah menyeberang ke Segara Anakan ini. Siapa nan memberi akses? Siapa nan memberikan akomodasi tersebut?
Semakin mudahnya akses ke lokasi, membikin kondisi pulau ini semakin tidak baik. Mengingat tidak ada patokan ketat soal sampah alias apapun nan dapat membahayakan ekosistem salah satu Cagar Alam nan ada di Malang ini.
Masih banyak pantai di Malang nan tak kalah indah, misalnya pantai Sendiki, Bengkung, Goa Cina, dll nan tentunya bukan tempat Cagar Alam seperti di pulau Sempu. Meskipun bukan area dilindungi alias Cagar Alam, namun kudu tetap menjaga kelestarian dan kebersihannya.
Pihak mengenai tidak boleh tinggal tak bersuara begitu saja, kudu ada himbauan keras kepada visitor untuk tidak mengunjungi pulau Sempu, begitupun teguran untuk para jasa pengantarnya. Seindah apapun tempat tersebut, tidak lantas sembarangan dikunjungi bukan?
Apalagi pulau Sempu termasuk bercap area Cagar Alam dimana semua ekosistemnya dilindungi. Sayangi alam, maka alam bakal membalasnya dengan baik pula untuk seluruh umat manusia.
Cek selengkapnya: Pulau Sempu Malang
14. Pantai Watu Leter Malang
Pantai Watu Leter via IG @m_ubaidillahAlamat: Sitiarjo, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang, Jawa Timur
Walaupun bagus dan memposana sayangnya pantai ini terbilang minim pengunjung. Mungkin lantaran akses menuju Pantai Watu Letter nan tergolong lumayan menantang. Bayangkan saja, untuk menuju ke Pantai Watu jalannya termasuk sempit dan mobil tidak bakal bisa melaluinya.
Wisatawan kudu memasuki rimba bakau dan melewati jalan berbatu nan cukup tajam, baru melewati jalan berumput liar nan tajam dan tinggi. Kemudian bakal tiba di pantai Watu Leter. Pantai Watu Leter bisa juga ditempuh dari Goa China dan medannya tidak terlalu sulit.
Anda tinggal melanjutkan perjalanan dengan melangkah kaki ke arah barat sejauh sekitar 100 m. Hmmm… menantang kan? Kalau untuk letak tepatnya sih, ada di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Pemandangan menarik bakal Anda lihat begitu masuk ke Pantai di Malang, Watu Leter. Di sisi kanan dan kirinya ada sungai dengan pemandangan Hutan Mangrove, visitor bisa menyusuri sungai ini dengan menggunakan kapal kecil.
Oh ya ada pulau mini juga di dekat pantai, tapi Anda tidak bisa ke pulau ini seperti jika datang ke Pantai Bale Kambang nan juga punya pulau dengan pure diatasnya. Karena tidak ada akses kesana.
Sebaliknya, pemandangan pulau diganti dengan deburan ombak dan bersihnya pantai nan minim visitor ini. Di Pantai di Malang Selatan inilah visitor bisa menemukan ketenangan pantai, lantaran memang jaraknya nan lumayan, maka kebanyakan visitor lebih memilih ke Pantai Goa China.
Padahal di Watu Leter tidak kalah menarik apalagi ada menantangnya lho. Pantai Watu Leter ini dinamakan demikian juga lantaran diberi nama Watu Leter lantaran salah satu tebing pada bagian ujungnya berbentuk datar, jika dalam bahasa jawa, leter. Tebing datar tersebut memang tampak menonjol dibandingkan bebatuan di sekitarnya.
Over all, pemandangan disini sangat mempesona, walaupun tidak seluas pantai lainnya. Mmm… mirip dengan kolam nan cocok untuk Anda gunakan untuk camping. Kalau beruntung, saat bermalam alias menjelang pagi, Anda bisa memandang sendiri perkembangbiakan penyu nan dilindungi.
Karena di pantai inilah banyak penyu melakukan pendaratan untuk bertelur, banyak moment juga penyu dilepaskan di pantai ini. Ngak heran jika Wisata di Malang Pantai Watu Leter di pilih menjadi pusat dan pelestarian penyu.
Hanya saja, sedikit saran saya, jika Anda memandang ada penyu nan bakal melakukan pendaratan jika bisa tetap menjaga jarak, sehingga si penyu juga tidak terganggu saat bertelur. Ini bakal tetap menjaga kelestariannya.
15. Pantai Tamban
Pantai TambanAlamat: Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang, Jawa Timur
Pantai selatan Malang memang sangat mempesona. Kali ini saya bakal mengulas tentang satu pantai nan juga wajib Movers kunjungi saat berpiknik ke Malang.
Tidak jauh dari Pantai Sendang Biru, hanya sekitar 30 menit saja, sedangkan jika dari Malang kota kisaran 2 jam. Hmm… sebenarnya secara administratif sih terletak di Dusun Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Pantai Tamban boleh di bilang tidak seterkenal pantai Bale kambang alias lainnya, hanya saja pantai ini menurut saya juga recommended, terutama untuk nan suka dengan permainan air dan ombak.
Parasailing, jetski, diving, alias surfing semua bisa dilakukan disini, cukup kondusif kok. Kalau visitor beruntung bisa datang saat upacara syukuran Encek-encekan tentu bakal lebih menyenangkan. Pengunjung pun bakal lebih banyak di aktivitas nan diadakan setahun sekali ini.
Di hari lain, wisata Pantai Tamban bakal terlihat lebih sepi, terutama jika bukan hari besar alias libur. Hanya beberapa visitor dan masyarakat saja nan datang.
Oh ya, di pantai ini juga terkenal sebagai hotspot pemancingan lho. Wah, berita bagus buat visitor nan suka mancing! Nah, sebelum masuk ke area pantai ada loket untuk membeli tiket, 5 ribu saja per kepala.
Tapi kadang visitor nan beruntung datang pagi bakal melewati pos dengan 0 rupiah, namalain tetap tutup penjagaannya. Pintu masuknya tetap sederhana, tapi pemandangan di dalamnya sangat istimewa.
Tidak heran jika visitor nan datang kesini banyak visitor nan mendirikan tenda. Pemandangan sungai dengan air tawar pun bisa dilihat disini.
Ada beberapa batu besar hasil longsor nan menghiasi bawah sungai. Hmm… namanya Sungai Kedung Ijo, bukan berfaedah airnya berwarna hijau ya! Tapi di spot ini banyak visitor nan ber foto, alias hanya sekedar mencari ikan.
Kembali ke pantainya, Pantai Tamban memang banyak perihal nan menyenangkan. Hanya jika visitor tidak seberapa suka dengan anjing sepertinya kudu berhati-hati, lantaran disini ada banyak piaraan penduduk nan di biarkan bebas.
Tapi tenang, Anda tidak kudu tidur disini jika mau menginap lantaran sudah banyak sekali penginapan nan tersedia. Warung alias tempat makan pun tidak susah dicari. nan saya suka, penginapan disini cukup natural dengan penginapan kayunya.
Kesannya lebih elegan gitu, apalagi cukup untuk 2 orang. Pas jika Anda datang berbareng pasangan. Menjadi obat penawar setelah kerja berbulan-bulan. Eits, ngomongin obat jadi ingat, jika Pantai Pantai Tamban ini artinya juga obat lho.
Tamban dalam bahasa Jawa adalah obat. Kisahnya sih ada beberapa Kyai nan dulunya pernah sembuh setelah minum air lauit di Pantai Tamban. Mau coba rasa obatnya? Datang saja ke Pantai di Malang Selatan ini, ke Pantai tamban!
16. Pantai Balekambang
Pantai BalekambangAlamat: Srigonco, Kec. Bantur, Kab. Malang, Jawa Timur
Mitos banyak beredar di seitar masyarakat, kali ini mitos nan santer terdengar mengenai Pantai Balekambang adalah tentang mitos pasangan kekasih nan bakal berpisah jika sama-sama datang ke Balekambang. Tapi tidak bertindak untuk pasangan suami istri ya! Nah berita ini mitos alias kebenaran ya?
Hmmm…. Tentu hanya mitos belaka, namun banyak penduduk nan mempercayainya. Tinggal gimana visitor menyikapinya saja. Di kembali mitos itu, nan pasti visitor nan belum pernah datang ke Pantai di Malang nan juga disebut sebagai Tanah Lot nya Malang ini pasti bakal tertarik datang ke sini.
Selain namanya nan sudah jadi primadona pantai di Malang, juga lantaran memang pesona alam nan suguhkan nan sangat menawan. Pantai berpasir putih ini terletak di wilayah Malang Selatan, Jawa Timur.
Tepatnya di Kecamatan Bantur, sekitar 65km dari pusat kota Malang. Pantai ini mulai berkembang dan disinggahi masyarakat luas tahun 1978. Akses jalan pun sekarang sudah sangat mulus beraspal, tidak seperti pertama dibuka nan hanya jalan macadam. Tapi visitor minta berhati-hati ketika berada di area Jurang Mayit lantaran tanjakan nan menikung tajam.
Masuk ke area pantai di Malang ini, visitor terlebih dulu bayar tiket masuk, murah kok kisaran 20 ribu saja. Begitu masuk hamparan ombak unik pantai selatan ( ombak nan cukup besar ) langsung bisa Anda lihat. Pasirnya putih, dan jarang terlihat sisa sampah.
Hanya jika musim libur memang ada sedikit sampah, namun tidak mengurangi ke eksotikan dari pantai ini. Oh ya, juga ada pulau mini nan menjorok masuk dari bibir pantai sekitar 70 meter nan dihubungkan dengan jembatan.
Di atasnya ada pura Amarta Jati nan sangat asri, inilah nan membikin kata “ bak pantai lot di Pulau Dewata” terlontar. Pulau mini ini pula nan juga memberikan daya tarik pantai Balekambang.
Nah visitor nan mau camping juga boleh lho, apalagi ada juga penginapan, mau nan natural dengan aksen bamboo, alias hotel juga sudah ready. nan tidak boleh ketinggalan adalah pemandangan mentari terbit dan terbenam, sangat menawan.
Oh ya, pada Hari Raya Nyepi, pantai ini juga lebih ramai dari hari – hari biasa, lantaran umat Hindu melakukan upacara alias prosesi di Pura Amarta Jati. Kalau Anda beruntung datang saat ada upacara seperti ini bakal lebih menarik, kesannya lebih agamis.
Satu perihal lagi nan menarik, ada sumur pitu di sebelah barat pulau. Kabarnya sih, ada kekuatan mistisnya, banyak orang nan mau mencoba datang ke sumur pitu, tapi hanya berani sampai di sumur pertama.
Kalau Anda mau mencoba boleh saja, apalagi kabarnya ada pemandunya. Hanya saja saya sendiri nggak berani memastikan. Nah, jika Anda merasa lapar sudah tidak perlu susah mencari warung, lantaran sudah banyak apalagi ada restaurant juga, tinggal pilih deh mau menu apa, alias makan berbareng siapa.
17. Pantai Wedi Awu
Pantai Wediawu via Gebbysandrimayeda.wordpress.comLokasi: Dusun Balearjo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang
Pantai wedi Awu ini letaknya ada di Dusun Balearjo, Desa Purwodadi, Kec. Tirtoyudo Dampit, Kab. Malang. Untuk menuju pantai Wedi Awu ini, dari arah kota Malang, Anda bisa menuju Arah Kota Dampit, arahnya tetap sama dengan menuju Pantai Lenggok sono.
Silahkan ikuti saja petunjuk menuju Tirtoyudo alias Pantai Lenggoksono. Bedanya kelak ada pertigaan kecil. Lurus ke Pantai Lenggoksono, sedang untuk menuju Pantai Wedi Awu, Anda tinggal belok kiri mengikuti petunjuk nan sudah ada. Jalannya juga cukup mudah lantaran sudah bukan jalan makadam kok.
Jika Anda beruntung dan datang di pagi hari, maka pemandangan menarik para nelayan berangkat melaut bisa Anda saksikan. Tapi jika siang, Anda tetap juga disuguhkan dengan deburan ombak nan menawan, ketinggian ombaknya sampai 3 meter lho.
Satu perihal nan saya salut, kebersihannya sangat terjaga. Terlihat tidak ada sampah di area pantainya. Ini nan patut terus di pertahankan. Terutama jika Anda bakal camping di wisata pantai Malang, ialah di Pantai Wedi Awu.
Jika Anda tertarik bisa saja membawa bekal makanan dari rumah. Memang sih ada warung tapi tidak banyak, jadi kenapa tidak sedia makanan sebelum lapar. Sisa pembungkus makanan jangan lupa untuk di buang di tempat nan seharusnya. Jadi “perawannya” Pantai Wedi Awu juga tetap terjaga.
Nah, buat Anda nan suka permainan pantai, disini bisa dilakukan voli pantai ataupun sepak bola, lantaran ada area lapangan bola.
Hmm… cukup menarik terutama jika Anda datang berbareng dengan keluarga. Air lautnya juga cukup jernih, jadi berenang pun tetap bisa dilakukan. Tapi tetap berhati-hati ya, jangan sampai perihal nan tidak diinginkan terjadi.
Terutama jika Anda membawa putra dan putrinya. Untuk letak memang tidak seluas pantai tetangganya, tapi cukuplah untuk mengobati kangen dengan ombak dan air laut. Atau mau coba seperti nan lain? Surfing dengan ombak nan cukup menantang!
18. Pantai Bajul Mati Malang
Pantai Bajulmati via IG @alfan88fananiAlamat: Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
Letak pantai Bajul Mati ini cuku jauh dari pusat kota Malang sekitar 58 km, tapi sebanding kok dengan pesona nan ditawarkan. Kita mulai perjalanan menuju ke Desa Bajulmati, Kelurahan Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, sekitar 10 menit dari Pantai Goa Cina.
Sebelum masuk ke pantai, terdapat sebuah jembatan sepanjang 90 meter berbentuk separuh lingkaran. Nah inilah letak nan paling jadi primadona visitor untuk berselfie ria selain di bibir pantai.
Just information saja nih, hati-hati saat sedang selfie, lantaran beberapa waktu nan lampau sempat ada seorang wanita tewas terseret ombak di pantai ini. Sebenarnya memang hati-hati bukan hanya sedang di tempat wisata, tapi di setiap moment juga.
Pengunjung nan mau berlama-lama disini juga cukup aman, apalagi banyak nan mendirikan tenda untuk bermalam. Tapi sebelum masuk, sisihkan dulu untuk duit tiket masuk ya, tidak mahal kok Cuma 4 ribuan saja.
Begitu masuk hamparan pasir putih bakal terlihat jelas, selain itu juga nan membikin senang adalah bunyi deburan ombaknya. Sangat menyenangkan, terutama untuk Anda nan sudah terlalu terbiasa dengan bunyi bising kendaraan bermotor di pusat kota.
Rasanya menemukan bumi baru nan menyegarkan mata. Hanya saja, untuk berenang memang agak tidak leluasa. Bahkan ada larangan untuk berenang, lantaran struktur pantainya curam dan dalam. Tapi cukuplah untuk menghilangkan penat. Dibukanya dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore.
Sudah mulai penasaran? Silahkan saja di coba datang, jangan lupa untuk datang juga ke Goa Wil nan tetap dalam satu kompleks Pantai Bajulmati itu berada di sisi timur pantai. Untuk menjangkaunya cukup dengan melangkah kaki sekitar 300 meter dari pintu masuk pantai.
Satu perihal nan sedikit misterius memang di pantai ini ya di Goa Will ini. Banyak masyarakat menyebut bahwa goa ini angker. Mungkin lantaran bentuknya nan tidak mirip gua nan biasanya mempunyai lubang nan dalam. Menurut saya lebih condong di sebut batu karang.
Hmm… tapi siapa tahu dengan ke angkerannya rupanya malah membikin banyak visitor nan datang. Terutama saat hari besar dan liburan, visitor semakin bertambah.
Sejak di tata dan dikelola tahun 2011, pantai ini condong lebih rapi, ada beberapa toko makanan dan juga gazebo untuk berteduh. Semakin membikin nyaman jika Anda datang berkunjung.
Mau main air juga boleh, hanya tepat di muaranya saja, lantaran airnya condong lebih tenang. Sehingga putra-putri tetap bisa merasakan kesegaran air lautnya. Hmmm… destinasi nan cocok untuk keluarga, tidak terlalu ramai tapi cukup menyegarkan.
19. Pantai Gatra nan Tertutup Barisan Bukit
Pantai GatraAlamat: Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing, Kab. Malang, Jawa Timur
Pantai Gatra ini lokasinya ada di di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sebenarnya sih tetap satu area dengan Pantai Clungup dan Pantai 3 Warna, hanya saja untuk menuju ke Pantai Gatra kita terlebih dulu kudu jalan kaki 1 Km dari pintu utama, ya sekitar 20 menit perjalanan.
Saat melintasi jalan setapak Anda bisa memandang banyak bukit nan menutupi pantai. Atau jika Anda terlalu letih, bisa menggunakan jasa ojek, cukup 5 ribu saja.
Bagi visitor berkendaraan roda empat memang kudu memarkirkan kendaraannya, lantaran medannya hanya cukup untuk motor alias melangkah kaki. Saran saya sih, jika Anda tidak terlalu capek lebih lezat jalan kaki lantaran visitor bisa juga menikmati pemandangan dengan melewati rimba mangrove, pisang, kelapa, dan tanaman kebun lain. Cukup menyedapkan pandangan menurut saya.
Satu perihal nan saya salut dan dukung disini, jika Anda sudah sampai di pos penjagaan, maka peralatan bawaan Anda juga diperiksa. Terutama minuman dan makanan bungkusan nan kita bawa, agar nantinya bisa dibuang di tempat nan semestinya.
Akan lebih bersih jika tidak di buang sembarangan kan? Karena memang untuk pantainya sendiri tergolong tetap terawat, lantaran baru saja dibuka kisaran beberapa bulan nan lalu.
Sekedar info nih, ada denda 100 ribu rupiah jika Wisatawan membuang sampah sembarangan. Tuh kan… hati-hati ya. Jangan lupa untuk bayar duit tiket masuk, murah kok hanya 6 ribu saja. Pantai Gatra adalah salah satu pantai nan tetap berada dalam area konservasi mangrove di wilayah Malang Selatan seperti pantai-pantai nan sudah terkenal seperti Segara Anakan, alias Pulau Sempu.
Masuk di Pantai Gatra ini visitor bisa langsung disuguhkan dengan birunya laut nan mempesona. Seperti nan saya bilang, lokasinya tergolong tetap bersih. Jadi tidak terganggu dengan adanya peralatan sisa pengunjung.
Nah jika visitor beruntung saat air sedang surut kita apalagi bisa menyeberang ke pulau karang dengan jalan kaki. Wow, sangat menarik kan? Oh ya, asal tahu saja nih, jika sudah banyak sekali visitor nan akhirnya camping disini.
Karena memang untuk suasananya sangat mendukung, mulai dari deburan ombaknya sampai dengan suasana malam nan dipenuhi dengan bintang.
Hanya jika visitor beriktikad camping, minta jangan menyalakan api unggun. Ini bermaksud untuk menjaga kealamian pasir. Terus jika mau masak air bagaimana? Tenang! Sudah disediakan beberapa perapian di dekat bilik mandi nan bisa digunakan secara umum. Lengkap kan? Jadi, mari berpetualang ke Pantai Gatra nan mempesona.
20. Pantai Ngopet
Pantai Ngopet via Ig @muis_08Alamat: Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
Malang, tak hanya bagus dengan pemandangan bukit dan pegunungannya, tak juga hanya nikmat dengan baksonya saat musim hujan tiba, namun keelokan tersembunyi sekarang kian banyak datang khususnya di area bagian selatan alias tepatnya di area Sumbermanjing – Kabupaten Malang.
Hamparan pantai di Malang nan mempesona salah satunya adalah pantai Ngopet. Pantai Ngopet adalah salah satu dari tiga lokasi wisata pantai Batu Bengkung, letaknya sebelum pantai utama Batu Bengkung, namun keberadaannya seakan tidak diketahui.
Pantai ini biasanya digunakan visitor untuk berkemah, tidak terlalu banyak visitor nan menikmati pantai satu ini, jadi cocok banget digunakan sebagai tempat ber-camping.
Ombak di pantai Ngopet ini tergolong sedang, tidak sebesar tetangganya ialah pantai Batu Bengkung alias pantai Wedi Koopo nan mempunyai ombak besar.
Meskipun ombaknya tidak extreme, namun disarankan untuk tidak berenang, lantaran di ketiga pantai di tempat ini memang tidak diperbolehkan berenang, selain tidak ada penjaga pantai, ombak laut selatan terkenal galak dan berpotensi terjadi Rip Current atau arus pecah nan membahayakan.
Tiket masuk untuk ketiga pantai ini tergolong cukup ekonomis, per orang hanya 5.000 rupiah ditambah parkirnya 5.000 rupiah. Sayangnya di pantai ini belum ada patokan nan ketat untuk masalah sampah, terlihat tetap banyaknya sampah tercecer di sekitar area pantai, tidak ada himbauan unik untuk para visitor agar tidak membuang sampah sembarangan.
Hanya terdapat papan bertuliskan tidak boleh berenang dan “pantai bukan tempat sampah” nan tertancap di sekitar pantai ini. Saya kira visitor condong tidak memperdulikan pesan singkat tersebut.
Salah satu pantai enak-enak di Malang ini bisa memberikan pengalaman tersendiri, terlebih dengan pemandangan batu koral hingga bibir pantai nan tetap hijau. Jika Anda menginginkan pantai nan tidak terlalu ramai orang, pantai Ngopet bisa menjadi pilihan alternative bersenang-senang berbareng teman.
Deretan Pantai di Malang Selatan nan Tidak Kalah Indah
Berikut ini deretan pantai di Malang Selatan nan tidak kalah indahnya:
21. Pantai Ngudel
Pantai Ngudel via IG @zimamiAlamat: Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
Berikutnya Anda juga bisa mengunjungi pantai ngundel nan enak-enak sekali untuk dijadikan tempat liburan. Di pantai ini kalian bisa menghabiskan waktu seharian sembari menikmati keelokan alam alias rebahan di di gazebo sembari ngobrol bareng rombongan dengan di temani minum es kelapa muda Di sekitar pantai ada sebuah bukit mini nan mempunyai nama Bukit Asmara.
22. Pantai Teluk Asmara
Pantai Teluk Asmara via instagram.com @mastique87Alamat: DesaTambakrejo, Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing, Malang, Jawa Timur
Selanjutnya, kalian juga bisa mengunjung pantai teluk asmara nan disebut-sebut sebagai raja ampat-nya Malang. Pantai ini mempunyai keelokan alam nan sangat luar biasa, sangat sayang sekali jika Anda lewatkan.
23. Pantai Kondang Merak
Pantai Kondang Merak via instagram.com @hermanadiekaAlamat: Sumberbening, Ke. Bantur, Kab. Malang, Jawa Timur
Berikutnya adalah Pantai Kondang Merak nan mempunyai ombak nan relatif tidak terlalu besar sehingga kita bisa melakukan beragam aktivitas seru disini, mulai dari bermain pasir, berenang, snorkeling, apalagi memancing di pantai Malang Selatan ini.
24. Pantai Waru Waru
Pantai Waru Waru via instagram.com @hendrik_ogradAlamat: Pulau Sempu, Hutan, Tambakrejo, Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Rekomendasi pantai Malang Selatan selanjutnya adalah pantai waru waru nan letaknya sangat tersembunyi sehingga belum banyak visitor nan mengunjunginya.
Pantai ini sendiri letaknya ada di Pulau Sempu nan terkenal sangat eksotis, dengan air laut nan tenang kondusif sangat enak-enak sekali untuk main air berbareng family juga anak-anak di pantai ini.
25. Pantai Pesanggrahan
Pantai Pesanggrahan via IG @whiempyAlamat: Dusun Sukorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
26. Pantai Taman Ayu
Pantai Taman Ayu via IG @hendra_oktaviantoAlamat: Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
27. Pantai Kuncaran
Pantai Kuncaran via IG @mirfanneAlamat: Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
28. Pantai Karang Bolong
Pantai Karang Bolong via IG @whiempyAlamat: Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
29. Pantai Karang Tengkorak
Pantai Karang Tengkorak via IG @happyswandikaAlamat: Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
* * * * * * *
Demikianlah rekomendasi lokasi wisata alam di Malang Selatan berupa pantai nan bisa Anda jadikan sebagai tempat liburan saat akhir pekan alias musim liburan, semoga berfaedah ya.
Jangan lupa juga untuk membagikan tulisan ini ya, agar wisata pantai di Malang Selatan semakin terkenal lagi, mengingat pantai-pantai di Malang Selatan ini tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai di Indonesia nan sudah terkenal lainnya.
Kunjungi juga: 76 Tempat Makan Enak di Malang
6 hari yang lalu