Apple Bikin Gagal Fatal: Promo Samsung Z Flip 7 Di Akun Resminya

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Telset.id – Bayangkan kebingungan netizen ketika akun resmi Apple Support di Weibo tiba-tiba mempromosikan produk saingan beratnya, Samsung Galaxy Z Flip7. Sebuah video trailer nan menampilkan kelebihan foldable terbaru Samsung itu muncul selama beberapa menit sebelum akhirnya dihapus. Tapi, seperti kata pepatah, internet tidak pernah lupa.

Insiden ini langsung viral di platform sosial China, dengan screenshot dan rekaman layar tersebar luas. nan jadi pertanyaan: gimana mungkin raksasa sekelas Apple bisa melakukan blunder semacam ini? Apakah ini sekadar human error, alias ada aspek lain nan lebih kompleks?

Teori di Balik Kesalahan Apple

Analis industri mengusulkan dua skenario nan mungkin terjadi. Pertama, kemungkinan besar kesalahan berasal dari agensi eksternal nan menangani konten marketing untuk kedua merek. Di China, praktik menggunakan vendor nan sama untuk beberapa brand teknologi memang lumrah. Namun, jarang sekali kesalahan seperti ini lolos dari quality control.

Teori kedua nan dilaporkan MacRumors lebih menarik: bisa jadi ini bukan kesalahan Apple sama sekali, melainkan bug di platform Weibo nan menyebabkan video dari akun lain muncul di tempat nan salah. Jika ini benar, maka Weibo lah nan kudu bertanggung jawab atas kebocoran tak disengaja ini.

Samsung Galaxy Z Flip 7

Persaingan Foldable nan Makin Sengit

Timing kejadian ini sungguh ironis. Samsung baru saja meluncurkan generasi ketujuh ponsel lipatnya, sementara Apple dikabarkan baru bakal merilis “iPhone Fold” pertamanya pada 2026 mendatang. Di tengah persaingan ketat ini, dukungan pasar China menjadi krusial bagi kedua perusahaan.

Yang menarik, meski Apple belum masuk ke pasar foldable, kejadian ini justru memberikan publisitas cuma-cuma untuk Samsung. Sebuah studi dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa 68% konsumen China lebih memilih foldable Samsung daripada merek lokal. Apakah Apple perlu khawatir?

Sementara itu, Samsung terus memperkuat posisinya dengan penemuan teknologi, termasuk di segmen foldable. Pertanyaannya sekarang: apakah kejadian ini bakal memicu Apple untuk mempercepat rencana foldable-nya, alias justru membikin mereka lebih berhati-hati dalam mengelola konten digital?

Hingga buletin ini diturunkan, baik Apple maupun Weibo belum memberikan pernyataan resmi. Tapi satu perihal nan pasti: di era digital, apalagi kesalahan sekecil apapun bisa menjadi viral dalam hitungan detik. Pelajaran berbobot bagi semua brand teknologi.

Selengkapnya