Google Luncurkan Fitur Preferred Sources Untuk Kontrol Hasil Pencarian

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Telset.id – Apakah Anda frustrasi dengan hasil pencarian Google nan dipenuhi iklan, konten AI berbobot rendah, alias situs nan memanipulasi SEO? Kabar baik datang dari raksasa teknologi ini. Google baru saja meluncurkan fitur berjulukan Preferred Sources, nan memungkinkan pengguna memilih sendiri sumber buletin favorit mereka untuk ditampilkan di hasil pencarian.

Fitur ini datang di tengah kritik pedas terhadap kualitas hasil pencarian Google nan semakin memburuk. Banyak pengguna mengeluh tentang kekuasaan konten sponsor, praktik SEO curang, dan tulisan nan dihasilkan AI tanpa substansi. Seperti dilaporkan dalam berita teknologi paling menarik, tren algoritma mesin pencari memang sedang menjadi sorotan.

Google logos displayed on several screens

Bagaimana Preferred Sources Bekerja?

Dengan Preferred Sources, pengguna di AS dan India (untuk saat ini) bisa memilih media favorit mereka—mulai dari surat kabar nasional, media lokal, hingga blog niche. Setelah dipilih, Google bakal menampilkan tulisan mengenai dari sumber-sumber tersebut di bagian “Top Stories” dan segmen baru berjudul “From your sources”.

Untuk mengaktifkannya, cukup cari topik di Google. Jika fitur tersedia, Anda bakal memandang ikon di sebelah bagian “Top Stories”. Ketuk ikon tersebut, lampau tambahkan media pilihan Anda. Tidak ada batas jumlah sumber nan bisa dipilih, jadi Anda bebas mengkustomisasi hasil pencarian sesuai preferensi.

Dampak pada Publisher dan Pengguna

Google juga menyediakan perangkat bagi publisher untuk mendorong pembaca menambahkan mereka sebagai Preferred Source, termasuk tombol “Add as a preferred source on Google”. Langkah ini bisa menjadi penyelamat bagi media nan mengalami penurunan trafik dari Google, meski perusahaan tetap bersikeras bahwa AI mereka tidak merugikan publisher.

Namun, pertanyaan besar muncul: apakah fitur ini justru bakal memperkuat “echo chamber”, di mana pengguna hanya terpapar info dari sumber nan sesuai dengan pandangan mereka? Seperti dibahas dalam alternatif ChatGPT terbaik, filter gelembung info memang menjadi tantangan di era algoritma.

Fitur Preferred Sources bisa jadi pengakuan terselubung Google bahwa algoritma mereka kandas menyajikan hasil pencarian nan relevan dan berkualitas. Tapi setidaknya, sekarang kontrol ada di tangan pengguna—entah itu untuk kebaikan alias sebaliknya.

Selengkapnya