Telset.id – Dunia smartphone kembali diguncang inovasi. Honor secara resmi meluncurkan duo flagship terbarunya, Honor 500 dan Honor 500 Pro, di China. Setelah melalui serangkaian teaser nan memicu antusiasme, kedua ponsel ini datang dengan janji performa puncak, daya tahan baterai ekstrem, dan pengalaman visual nan memukau—semuanya dibungkus dalam bodi nan ramping. Apakah ini jawaban untuk kebutuhan mobile gaming dan produktivitas tinggi?
Peluncuran resmi ini sekaligus mengkonfirmasi beragam spesifikasi Honor 500 dan 500 Pro nan sebelumnya sempat bocor. Bagi Anda nan mengikuti perkembangan teknologi, kehadiran mereka bukan lagi sekadar rumor. Mereka adalah realitas nan siap menantang batas-batas keahlian perangkat genggam.

Layar: Visual nan Nyaris Tanpa Batas
Mari kita mulai dari pertemuan pertama Anda dengan perangkat ini: layarnya. Kedua model Honor 500 series mengusung panel AMOLED flat berukuran 6,55 inci dengan resolusi 1.5K (2736×1264 piksel). Kepadatan pikselnya mencapai 460 PPI, menjamin ketajaman perincian nan luar biasa. Dengan kedalaman warna 10-bit dan refresh rate 120Hz, setiap aktivitas di layar terasa mulus dan setiap warna tampak hidup.
Tapi nan betul-betul mencolok adalah klaim Honor tentang bezel nan hanya selebar 1,05mm—yang mereka sebut sebagai nan tersempit di industri. Bayangkan, nyaris seluruh permukaan depan adalah layar. Untuk pengalaman di kondisi sinar terang, ponsel ini bisa mencapai kecerahan puncak hingga 6000 nits. Teknologi Motion Blur Relief Display generasi kedua juga disematkan, nan secara otomatis aktif ketika Anda berada di dalam kendaraan bergerak, mengurangi mata capek selama perjalanan panjang.

Dapur Pacu: Jantung Performa Elite
Di kembali bodi rampingnya, Honor 500 series menyembunyikan kekuatan nan siap melibas tugas berat. Honor 500 regular ditenagai oleh chipset Snapdragon 8s Gen 4 berproses 4nm. Namun, untuk mereka nan menginginkan nan terbaik dari nan terbaik, Honor 500 Pro mendapatkan upgrade ke platform Snapdragon 8 Elite dengan arsitektur 3nm. Ini adalah pembeda signifikan antara kedua varian.
Kedua perangkat didukung oleh Honor Phantom Engine, nan diklaim bisa mempertahankan frame rate stabil 120fps dalam game MOBA populer. nan lebih mengesankan, frame rate terendah (1% low) mencapai 118.4fps dengan “tingkat jitter 0,00%”. Bagi gamer, angka-angka ini bukan sekadar statistik—ini adalah janji pengalaman gaming nan konsisten dan bebas lag.
Sistem Kamera: Dari Ultra Wide Hingga Telephoto
Fotografi menjadi salah satu konsentrasi utama Honor 500 series. Kedua model dilengkapi dengan kamera utama 200MP nan menggunakan sensor CMOS 1/1,4 inci. Honor menyatakan ini sebagai sensor terbesar di kelas harganya. Untuk bidangan nan lebih luas, tersedia kamera ultra-wide 12MP dengan autofocus.
Di sinilah Honor 500 Pro menunjukkan keunggulannya. Varian Pro menambahkan lensa telephoto portrait 50MP dengan zoom 3X dan stabilisasi optik (OIS). Di bagian depan, kedua model mempunyai kamera selfie 50MP nan mendukung perekaman video 4K, dilengkapi dengan kamera depth 3D unik untuk hasil portrait nan lebih natural. Fitur praktisnya? Tombol shortcut kamera di samping nan memungkinkan akses instan ke aplikasi kamera, apalagi saat layar mati.
Daya Tahan dan Pengisian: 8000mAh di Balik Bodinya nan Ramping
Mungkin ini nan paling mengejutkan: Honor 500 series membawa baterai berkapasitas raksasa 8000mAh, namun tetap mempertahankan ketebalan bodi hanya 7,75mm. Klaim Honor, ini adalah baterai terbesar di kelasnya dengan profil seramping itu. Untuk pengisian daya, tersedia support fast charging wired 80W, reverse wired charging 27W, dan wireless charging 50W (khusus jenis Pro).
Dari segi ketahanan, Honor tidak main-main. Ponsel ini mempunyai rating IP68, IP69, dan IP69K untuk resistensi terhadap debu dan air. Untuk keamanan, jenis Pro menggunakan sensor sidik jari ultrasonik, sementara model regular menggunakan sensor optik. Mereka melangkah di sistem operasi Android 16 dengan antarmuka kustom MagicOS 10.0, nan mendukung fitur fotografi canggih dan berbagi file lintas platform, termasuk opsi iOS Tap-to-Transfer nan dapat mentransfer sepuluh Live Photos dalam satu detik.
Bagaimana dengan persaingan di segmen ketahanan? realme C85 Series nan juga baru saja rilis membawa klaim IP69 Pro pertama di dunia, menunjukkan sungguh ketatnya persaingan fitur premium di pasar mid-high end saat ini.
Harga, Ketersediaan, dan Pilihan Warna
Honor 500 series ditawarkan dalam beberapa jenis konfigurasi RAM dan penyimpanan dengan nilai nan kompetitif. Untuk Honor 500 regular: 12GB + 256GB dihargai 2.699 yuan (sekitar $380), 12GB + 512GB seharga 2.999 yuan ($421), dan 16GB + 512GB seharga 3.299 yuan ($464). Sementara Honor 500 Pro: 12GB + 256GB seharga 3.599 yuan ($506), 12GB + 512GB seharga 3.899 yuan ($548), 16GB + 512GB seharga 4.199 yuan ($590), dan 16GB + 1TB seharga 4.799 yuan ($675).
Ponsel ini tersedia dalam empat pilihan warna elegan: Moonlight Silver, Ocean Blue, Starlight Pink, dan Obsidian Black. Mereka bakal mulai dijual pada 27 November pukul 10:00 waktu setempat. Dengan kombinasi spesifikasi high-end, baterai berkekuatan tahan ekstrem, dan nilai nan terbilang agresif, Honor 500 series siap menjadi penantang serius di pasar smartphone flagship.
Peluncuran ini bukan hanya tentang menambah jenis di lineup Honor, tetapi tentang menetapkan standar baru untuk apa nan bisa diharapkan dari smartphone modern. Dengan konsentrasi pada performa gaming nan mulus, fotografi serba bisa, dan daya tahan baterai nan luar biasa, Honor 500 dan 500 Pro mungkin saja menjadi benchmark baru bagi pesaing-pesaingnya. Bagaimana pendapat Anda? Apakah kombinasi ini nan Anda cari di smartphone flagship berikutnya?