Telset.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid mengungkapkan temuan gangguan kesehatan mata pada anak akibat paparan gadget berlebihan. Hal ini terungkap dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMPK Penaburan, Gading Serpong, Tangerang, Senin (19/8/2025).
Meutya menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut memberikan masukan krusial tentang akibat screen time nan berlebihan pada anak. “Beberapa pemeriksaan seperti mata sangat berfaedah sebagai masukan. Kami menemukan gangguan kesehatan mata pada anak-anak nan banyak terpapar gadget,” ujarnya.
Menurut Menkominfo, masalah kesehatan mata pada generasi muda saat ini erat kaitannya dengan kebiasaan penggunaan perangkat digital. “Di era digitalisasi ini, kita sangat terpapar screen time. Kesehatan mata menjadi salah satu parameter krusial nan perlu diperhatikan,” tambah Meutya.
Peran Orang Tua dalam Mengatur Penggunaan Gadget
Meutya menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak. “Orang tua perlu mengawasi gimana anak-anak mengatur waktunya. Kami memahami bahwa tidak mungkin sama sekali menghindari gadget, tapi penggunaannya kudu diatur agar tidak mengganggu kesehatan mata,” jelasnya.
Program CKG Sekolah merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program ini bermaksud memberikan jasa kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, dengan sasaran menjangkau 53 juta siswa dari Sabang sampai Merauke.
Sebagai solusi, beberapa teknologi kesehatan seperti nan ditawarkan Apple Watch dengan fitur kesehatannya bisa membantu memantau kondisi pengguna. Selain itu, jasa kesehatan digital seperti Halodoc nan masuk daftar 100 perusahaan kesehatan top dunia juga bisa menjadi pengganti konsultasi kesehatan mata.
Masalah kesehatan akibat teknologi tidak hanya terbatas pada mata. Seperti diungkapkan dalam studi tentang ancaman nanoplastik, perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru di bagian kesehatan.
Program CKG Sekolah diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memantau kesehatan anak sejak dini, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital.