
Microsoft baru baru ini secara resmi mengumumkan perubahan besar dalam sistem penamaan pembaruan di Windows 11, tujuannya tentu agar nama pembaruan jadi lebih mudah dipahami pengguna umum dan untuk menyerdhanakan tampilan di laman Windows Update nan kadang terlalu panjang.
Nah berbeda dengan sebelumnya dimana nama pembaruan sering kali berangkaian dan dipenuhi dengan info teknis nan bikin membingungkan misalkan arsitektur sistem (x64), jenis OS, alias awalan tanggal, sekarang Microsoft telah menyederhanakannya dengan konsentrasi pada tiga komponen utama ialah Jenis update, Nomor KB, Versi Build alias Driver.
Contohnya seperti ini guys, Security Update (KB5034123) (26100.4747), Logitech Driver Update (123.331.1.0), Phi Silica AI Component Update (KB5064650) (1.2507.793.0), untuk detailnya bisa Anda cek komparasi penamaan lama di tabel berikut guys.
| Pembaruan keamanan bulanan | 2023-08 Cumulative Update for Windows 11 Version 22H2 for x64-based Systems (KB5029263) | Security Update (KB5034123) (26100.4747) |
| Pembaruan pratinjau bulanan | 2023-10 Cumulative Update Preview for Windows 11 Version 23H2 for x64 (KB5031455) | Preview Update (KB5062660) (26100.4770) |
| Pembaruan .NET Framework | 2023-05 Cumulative Update for .NET Framework 4.8 for Windows 11 for x64 (KB5028948) | .NET Framework Security Update (KB5056579) |
| Pembaruan driver | Intel – Net – 22.230.0.8 | Logitech Driver Update (123.331.1.0) |
| Pembaruan komponen AI | Tidak tersedia secara definitif dalam format lama | Phi Silica AI Component Update (KB5064650) (1.2507.793.0) |
Perubahan ini sendiri bertindak untuk beberapa jasa seperti Update .NET Framework, Update driver, Komponen (AI) dan Update Visual Studio. Namun, untuk pembaruan fitur besar seperti jenis 23H2 alias 24H1, Microsoft tetap menggunakan format “version 2XHX” agar tetap konsisten dengan rilis sebelumnya.
Nah secara umum bisa dibilang perubahan ini cukup krusial loh lantaran dengan itu pengguna umum bisa dengan lebih mudah memahami makna dari pembaruan ini tanpa kudu memandang nomor dan perincian teknis seperti sebelumnya. Selain itu tentu WinPoin juga jadi lebih mudah untuk melaporkannya tanpa kudu mengetik panjang panajng seperti sebelumnya. hhe
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys, lantaran untuk perubahan ini sudah mulai diterapkan oleh Microsoft secara bertahap.
Via : Microsoft
⚡️ Meracik Home Server Handal dari Laptop / PC Tua
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
2 bulan yang lalu