Microsoft Wajibkan Sid Unik Untuk Instalasi Windows 11 24h2 Dan 25h2

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sebuah mandatory baru tak bersuara diam kembali dihadirkan Microsoft untuk Windows 11 terbaru, dimana mulai pembaruan Windows 11 24H2 dan 25H2, sistem tidak lagi mengizinkan autentikasi NTLM dan Kerberos pada perangkat nan mempunyai SID / Security Identifier yang duplikat.

Nah ini jelas bermaksud untuk meningkatkan keamanan, namun tentu ini juga membawa tantangan baru bagi IT Administrator dan para pengguna. Kenapa? mari kita telaah guys.

Sebelum kita lanjut, kita perlu tahu dulu apa itu SID dan kenapa itu penting?, nah jadi SID ini adalah semacam pengenal unik yang diberikan Windows untuk setiap perangkat, pengguna dan grup. Dalam lingkup jaringan, SID ini digunakan untk mengontrol dan mengautentikasi akses, jika dua perangkat mempunyai SID nan sama, sistem bisa saja kandas membedakan keduanya.

Oleh lantaran itu, Microsoft mencatat bahwa pengguna dengan SID nan salinan bakal mengalami beragam masalah seperti gagal login meskipun mempunyai kredensial nan benar, terus menerus diminta memasukan kredensial, tidak bisa mengakses shared folder, hubungan remote desktop kandas (termasuk menggunakan aplikasi pihak ketiga), log Windows menampilkan error seperti SEC_E_NO_CREDENTIALS dan Event ID 6167 dari lsasrv.dll. Banyak juga ya.

⚡️ Bye Adobe! Affinity Sekarang GRATIS!

Sederhananya gini guys, misalkan suatu perusahaan membeli 50 unit PC baru untuk tim-nya, dan untuk efisiensi, tim IT membikin satu master image WIndows 11 25H2 yang sudah berisi semua aplikasi dan konfigurasi standar perusahaan, lampau kemudian melakukan cloning ke semua perangkat menggunakan software imaging.

Nah meskipun ini efisien dari sisi waktu, tapi ada masalah lain nan bisa saja muncul ialah seperti nan sudah dijelaskan diatas tadi, seperti misalkan beberapa pengguna tidak bisa mengakses shared berkas di server.

Solusi untuk mengatasi masalah?

Untuk mengatasi masalah ini, Microsoft merekomendasikan penggunaan tool bawaan Windows nan berjulukan sysprep, dimana perangkat ini berfaedah untuk melakukan generalize pada image sistem operasi, menghapus SID salinan dan info perangkat sebelum digunakan oleh perangkat lain. Nah dengan begitu, setiap instalasi Windows bakal mempunyai ID nan unik nan tidak bentrol di jaringan lagi.

Penggunaan sysprep ini sendiri memang bisa membikin proses cloning jadi sediit lebih lama, namun tentu keutungan kedepannya bakal jauh lebih besar.

Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys, tapi nan pasti jika Anda melakukan instalasi manual dari flashdisk dengan ISO resmi Windows 11, Anda tidak perlu cemas lantaran SID bakal otomatis unik lantaran proses instalasi dilakukan dari awal. Namun jika Anda membikin flashdisk berisi image hasil cloning dari sistem lain (misalkan seperti menggunakan aplikasi Acronix, Macrium alias Clonezilla), semua perangkat hasil instalasi bakal mempunyai SID nan sama, oleh lantaran itu sysprep bakal diperlukan untuk membikin SID nan unik.

Komen dibawah.

Via : Microsoft

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya