
Mari kita telaah buletin lokalan guys, dimana baru baru ini Kementrian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) mengecam bakal memblokir Cloudflare nan kemarin sempat down dan menyebabkan hariakhir internet mini diseluruh dunia.
Baca Juga : Cloudflare Down, Internet Serasa Kiamat Kecil Malam Ini
Nah kecaman ini datang lantaran Cloudflare kabarnya membekingi situs gambling online nan menjadi salah satu masalah terbesar di Indonesia, dimana menurut Komdigi, setidaknya ada lebih dari 10 ribu situs gambling online nan telah diblokir 76% diantaranya menggunakan jasa Cloudflare sebagai penyedia CDN dan perlindungan DDoS.
"Hasil tracking kami menunjukkan kebanyakan situs gambling online berlindung di belakang Cloudflare. Mereka tahu Cloudflare memberikan perlindungan nan kuat sehingga susah di-takedown hanya dengan pemblokiran DNS alias domain name," ungkap Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi.⚡️ Bye Adobe! Affinity Sekarang GRATIS!
Selain itu, Cloudflare juga belum terdaftar PSE sehingga jika tidak alim terhadap kebijakan pemerintah, akses Cloudflare bisa diputus di Indonesia.
Apa dampaknya jika Cloudflare beneran di blokir di Indonesia?
Oke anggap saja Cloudflare tidak mendaftar PSE dan akhirnya Komdigi memblokir aksesnya, apa nan bakal terjadi?
Imbasnya jelas bakal sangat besar, dimana salah satu perihal nan bakal terasa adalah gangguan akses pada jutaan situs nan menggunakan jasa Cloudflare, misalkan WinPoin, X, Canva, OpenAI dan apalagi beberapa situs pemerintah dan BUMN juga.
Selain itu, keamanan digital juga terganggu lantaran pemblokiran bisa membikin situs nan berjuntai pada Cloudflare jadi rentan terhadap serangan cyber, perihal ini lantaran Cloudflare menyediakan perlindungan DDoS dan Firewall untuk beragam layanan.
Dan jelas, performa internet menurun lantaran Cloudflare berfaedah sebagai CDN alias Content Delivery Network nan mempercepat akses dengan server terdekat, tanpa Cloudflare, pengguna di Indonesia bakal mengalami loading nan lebih lambat terutama untuk situs internasional, parah banget kan?
Secara umum ini bakal membuka isolasi digital di Indonesia dan dari sisi ekonomi, ini juga bisa menyebabkan menurunnya kepercayaan penanammodal asing dan memperlambat integrasi dan peningkatan digital di Indonesia.
Lalu apa sih nan bisa dilakukan tanpa memblokir Cloudflare namun tetap bisa memberantas Judi Online?
Selain pemerintah bisa menekan Cloudflare untuk mendaftar PSE agar ada jalur resmi untuk meminta take down konten ilegal, mungkin ada beberapa stategi lain nan bisa dilakukan mulai dari pemantauan pola domain lantaran seperti nan kita tahu situs judol biasanya sering berganti domain.
Kemudian daripada memutus Cloudflare, mungkin pemerintah bisa melacak origin server dibalik proxy Cloudflare dimana ip original bisa diblokir.
Harapan saya sebagai orang awam, pemerintah bisa mengambil solusi terbaik dengan memblokir situs gambling online secara total namun tetap bisa meningkatkan prasarana IT dan integrasi digital di negara kita.
Nah gimana menurutmu? komen dibawah dan berikan pendapatmu guys.
Via : Detik, Liputan6
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu