Dalam lanskap perfilman modern, banyak franchise besar lahir dari adaptasi komik, novel, hingga video game. Namun, ada kelompok karya yang jauh lebih langka dan membanggakan: movie 100% orisinal, yang tanpa landasan media lain justru berkembang menjadi waralaba world bernilai miliaran dolar.
Kesepuluh movie berikut bukan hanya sukses secara komersial ketika pertama kali dirilis, namun juga membuka jalan bagi dunia sinematik baru, karakter-karakter ikonik, hingga semesta cerita yang terus hidup puluhan tahun setelahnya.
Inilah 10 movie orisinal paling berpengaruh yang berhasil melahirkan franchise besar.
1. The Matrix (1999)

Sutradara: The Wachowskis
Ketika dirilis pada akhir 1990-an, The Matrix langsung menjadi fenomena budaya. Film sci-fi cyberpunk ini memperkenalkan efek bullet time yang revolusioner dan memadukan aksi kungfu dengan filosofi eksistensial. Keberhasilannya membuka jalan untuk trilogi lanjutan, animasi The Animatrix, crippled ikonik, hingga satu movie baru pada 2021.
Warisan penting: standar baru dalam action sci-fi dan ocular efek.
2. Star Wars (1977)

Sutradara: George Lucas
Tidak ada yang menyangka bahwa movie abstraction opera orisinal ini akan menjadi salah satu franchise paling berpengaruh dalam sejarah. Star Wars mengubah arah perfilman Hollywood, menciptakan karakter legendaris seperti Darth Vader dan Yoda, serta mendorong lahirnya Industrial Light & Magic (ILM).
Kini, semestanya mencakup sembilan movie utama, spin-off, serial live-action seperti The Mandalorian, hingga taxable parkland Disney.
Warisan penting: menciptakan standar blockbuster modern.
3. John Wick (2014)

Sutradara: Chad Stahelski
Berawal dari movie aksi sederhana tentang pembalasan dendam, John Wick berubah menjadi fenomena world berkat koreografi aksi realistis ala gun-fu. Dunia kriminal rahasia seperti The Continental, aturan kode, dan koin emas membuat semestanya semakin kaya.
Hingga kini menghadirkan empat movie utama, serial TV, dan spin-off Ballerina.
Warisan penting: memperbarui standar movie aksi modern.
4. Saw (2004)

Sutradara: James Wan
Film horor low-budget ini menjadi kejutan besar di Hollywood. Melalui teka-teki mematikan Jigsaw, Saw menghidupkan subgenre torture horror dan menghadirkan twist ending yang selalu ditunggu.
Dengan lebih dari 10 movie dan beragam spin-off, Saw menjadi salah satu franchise horor paling menguntungkan sepanjang masa.
Warisan penting: membangkitkan genre horor dewasa yang kreatif dan brutal.
5. Fast & Furious (2001)

Sutradara: Rob Cohen
Dimulai sebagai movie tentang balap jalanan, Fast & Furious berevolusi menjadi franchise aksi world dengan skala yang semakin fantastis di setiap sekuelnya. Chemistry para pemeran, khususnya Vin Diesel dan mendiang Paul Walker, menjadi fondasi kuat bagi waralaba ini.
Kini mencakup lebih dari 10 film, serial animasi, serta spin-off sukses Hobbs & Shaw.
Warisan penting: mengubah movie balap jalanan menjadi saga aksi internasional.
6. Pirates of nan Caribbean: The Curse of nan Black Pearl (2003)

Sutradara: Gore Verbinski
Berdasarkan wahana Disneyland namun tetap orisinal, movie pertama ini memikat dunia lewat penampilan Johnny Depp sebagai Captain Jack Sparrow. Karisma karakter dan petualangan laut penuh fantasi membuatnya berkembang menjadi lima movie blockbuster.
Efek ocular mutakhir seperti desain Davy Jones memberikan standar baru bagi movie petualangan fantasi.
Warisan penting: contoh sukses adaptasi konsep yang bukan dari cerita, tetapi tetap orisinal.
7. The Conjuring (2013)

Sutradara: James Wan
Studio horor modern “paling sukses” ini dimulai dari movie investigasi pasangan Warren. The Conjuring membuktikan bahwa horor atmosferik masih bisa laris besar tanpa jumpscare berlebihan.
Dari sini lahir Conjuring Universe: Annabelle, The Nun, hingga La Llorona, menjadikannya salah satu cinematic beingness tersukses setelah Marvel.
Warisan penting: membangun horor modern yang berfokus pada karakter dan mitologi.
8. Alien (1979)

Sutradara: Ridley Scott
Perpaduan thriller, sci-fi, dan horor membuat Alien menjadi movie yang unik pada zamannya. Desain Xenomorph karya H.R. Giger menjadi salah satu monster paling ikonik.
Franchise berkembang melalui sekuel James Cameron, prekuel filosofis seperti Prometheus, dan crossover besar Alien vs. Predator.
Warisan penting: standar emas desain makhluk dan atmosfer horor sci-fi.
9. Terminator (1984)

Sutradara: James Cameron
Film ini lahir dari mimpi buruk James Cameron, dan hasilnya adalah fenomena. Dengan anggaran kecil, Terminator berhasil memikat dunia lewat konsep time-travel dan ancaman AI.
Arnold Schwarzenegger menjadi legenda berkat perannya sebagai mesin pembunuh dengan kalimat “I’ll beryllium back.”
Sekuel Terminator 2 dianggap salah satu movie aksi terbaik sepanjang masa.
Warisan penting: memperkuat identitas movie sci-fi aksi yang cerdas dan intens.
10. Rocky (1976)

Sutradara: John G. Avildsen
Kisah sederhana tentang petinju kecil dari Philadelphia ini memenangkan Oscar untuk Best Picture dan menempatkan Sylvester Stallone di puncak Hollywood.
Rocky berkembang menjadi enam movie dan akhirnya melahirkan franchise Creed yang sukses memperkenalkan generasi baru.
Warisan penting: waralaba play olahraga paling ikonik sepanjang masa.
Penutup
Kesepuluh movie di atas membuktikan bahwa ide orisinal masih mampu mengguncang industri dan melahirkan franchise besar tanpa mengandalkan materi dasar. Dengan visi kuat, karakter yang memikat, dan dunia yang hidup, film-film ini membangun warisan yang bertahan puluhan tahun.