
Anthony Enzor-DeMeo secara resmi ditunjuk sebagai CEO Mozilla menggantikan Laura Chambers nan sebelumnya menjabat sebagai CEO sementara. Nah dalam pernyataannya, Enzor-DeMeo menyampaikan visi nan sangat besar, ialah menjadikan Mozilla sebagai perusahaan software paling terpercaya di dunia.

Enzor-DeMeo juga menegaskan bahwa browser merupakan sebuah medan perang AI berikutnya terutama setelah munculnya browser seperti Comet dari Perplexity, oleh lantaran itu, perkembangan Mozilla dianggap sangat krusial untuk menjaga relevansi dan daya saingnya.
Tetapi, sementara banyak dari perusahaan AI nan mengumpulkan info pengguna untuk melatih model mereka, Mozilla bakal mengambil pendekatan nan berbeda, lebih etis dan mendukung pengguna, ialah AI kudu transparan, AI kudu menjadi pilihan dan tidak dipaksakan, dan pengguna kudu bisa mematikan AI kapan saja mereka mau.
⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?
Nah pendekatan ini memperkuat image Mozilla sebagai perusahaan nan mengutamakan privasi dan kepercayaan pengguna.
Firefox Akan Jadi Browser Berbasis AI
Nah satu perihal nan menarik, Mozilla tampaknya tidak mau hanya menjadikan Firefox sebagai browser namun juga sebagai pintu masuk ke ekosistem perangkat lunak terpercaya, kedepannya Firefox juga dikabarkan bakal berevolusi menjadi browser modern berbasis AI namun tetap menjaga privasi nan menjadi identitas Mozilla.
Firefox will grow from a browser into a broader ecosystem of trusted software. Firefox will remain our anchor. It will evolve into a modern AI browser and support a portfolio of new and trusted software additions.Seperti nan telah kita tahu, saat ini Firefox hanya mempunyai fitur AI utama ialah AI Chatbot Sidebar dimana fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih chatbot seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, Claude dan lainnya.

Namun nantinya, pengguna bisa mendapatkan fitur AI nan lebih banyak didalam browser, terintegrasi namun tetap kondusif bagi pengguna.
Baca Juga : Cara Nonaktifkan Tombol AI Mode di Google Chrome
Meskipun begitu, sebagian pengguna mungkin kurang suka dengan apa nan diungkapkan CEO baru ini, meskipun memang dari sisi lain, memang pendekatan nan dilakukan Mozilla ini cukup menjadi berita baik bagi pengguna.
Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Mozilla
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
2 minggu yang lalu