Bangun Tidur Kaki Bengkak: Penyebab Dan Cara Mengobatinya

Sedang Trending 8 jam yang lalu

Pernahkah Anda merasakan kaki bengkak saat bangun tidur di pagi hari? Kondisi bangun tidur kaki bengkak ini memang cukup umum terjadi dan bisa membikin aktivitas pagi terasa tidak nyaman.

Kaki terasa berat, kaku, dan susah digerakkan. Mari kita telaah kenapa perihal ini bisa terjadi dan gimana langkah mengatasinya dengan bahasa nan mudah dipahami.

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Banner Zaskia mobile

Bangun Tidur Kaki Bengkak Kenapa?

Pertanyaan “bangun tidur kaki bengkak kenapa?” sering muncul ketika mengalami kondisi ini. Jawabannya sebenarnya berangkaian dengan penumpukan cairan di kaki.

Dalam bumi medis, kondisi ini disebut edema kaki alias Edema. Bayangkan cairan dalam tubuh seperti air nan mengalir melalui pipa.

Ketika alirannya tersendat alias tidak lancar, air tersebut bakal menggenang di satu tempat, dalam perihal ini adalah kaki Anda.

Retensi cairan dalam tubuh ini terjadi lantaran sistem nan mengatur cairan tubuh mengalami gangguan.

Sistem ini melibatkan pembuluh darah vena, ginjal, dan sistem limfatik nan bekerja untuk menjaga agar cairan tetap seimbang.

Ketika salah satu bagian sistem ini bermasalah, cairan nan semestinya mengalir lancar justru tertahan dan menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Waktu pembengkakan (pagi vs malam hari) bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung penyebabnya.

Ada nan merasakan kaki bengkak setelah tidur malam, ada juga nan mengalami kaki terasa bengkak di pagi hari setelah bangun.

Apa Saja Penyebab Kaki Bengkak Saat Bangun Tidur?

Penyebab kaki bengkak saat bangun tidur cukup beragam. Selain kebiasaan sehari-hari, ada beberapa penyakit nan bisa menjadi jawaban dari pertanyaan “kaki bengkak tanda penyakit apa”.

Mengenali perbedaan kaki bengkak normal dan rawan sangat krusial agar Anda tahu kapan kudu ke dokter. Secara umum, penyebabnya bisa dikelompokkan menjadi beberapa perihal yaitu:

1. Jarang Bergerak

Efek style hidup sedentari alias kurang bergerak sangat berpengaruh pada kesehatan kaki.

Jika Anda terlalu lama duduk alias berdiri tanpa banyak bergerak, darah di kaki bakal susah mengalir kembali ke jantung.

Aliran darah tidak lancar ini menyebabkan tekanan vena di kaki meningkat, dan akhirnya cairan menumpuk di sana.

2. Terlalu Banyak Makan Garam

Makanan nan mengandung banyak garam membikin tubuh menahan lebih banyak air. Kelebihan air ini tidak langsung dibuang, tetapi tertahan di dalam tubuh, terutama di bagian kaki nan posisinya paling bawah.

3. Pengaruh Hormon Terhadap Pembengkakan

Kaki bengkak di pagi hari pada wanita sering kali berasosiasi dengan perubahan hormon.

Saat menstruasi, hamil, alias menopause, kadar hormon estrogen dan progesteron berubah-ubah.

Perubahan ini bisa membikin tembok pembuluh darah melemah, sehingga cairan lebih mudah keluar dan mengumpul di jaringan kaki.

4. Posisi Tidur dan Pengaruhnya pada Aliran Darah

Posisi tidur saat kaki bengkak rupanya sangat berpengaruh. Tidur kaki menggantung alias membiarkan kaki berada di posisi lebih rendah dari jantung justru memperburuk kondisi.

Efek tidur kaki menggantung adalah darah di kaki menjadi lebih susah mengalir kembali ke jantung. Akibatnya, cairan semakin menumpuk di kaki.

Sebaliknya, posisi tidur kaki bengkak nan baik adalah dengan mengganjal kaki menggunakan bantal agar posisinya lebih tinggi dari jantung. Cara ini membantu darah mengalir lebih lancar kembali ke atas.

5. Gangguan Sirkulasi Darah dan Masalah Pembuluh Darah Vena

Varises adalah salah satu masalah pembuluh darah vena nan umum. Kondisi ini terjadi ketika katup di dalam pembuluh darah melemah.

Katup ini semestinya membantu darah mengalir ke atas, tapi jika rusak, darah malah mengalir mundur dan menggenang di kaki. Hasilnya adalah kaki bengkak dan terasa nyeri pada kaki.

6. Gangguan Ginjal, Jantung, dan Hati

Ketiga organ ini bekerja mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Kalau salah satu bermasalah, kaki bisa bengkak:

  • Penyakit ginjal membikin ginjal tidak bisa membuang kelebihan air dan garam dari tubuh, sehingga cairan menumpuk
  • Gagal jantung membikin jantung tidak kuat memompa darah, hasilnya darah menggenang di kaki
  • Penyakit hati seperti sirosis mengurangi produksi protein albumin nan berfaedah menahan cairan di dalam pembuluh darah. Kalau albumin kurang, cairan bakal bocor ke jaringan sekitar

7. Peradangan Sendi dan Jaringan Lunak

Arthritis, osteoarthritis, dan masam urat bisa menyebabkan inflamasi alias peradangan sendi, terutama di sendi lutut. Peradangan sendi dan jaringan lunak ini membikin area sekitar sendi juga ikut bengkak.

Hubungan pembengkakan kaki dan nyeri sendi memang erat. Saat sendi meradang, Anda bakal merasakan kaki terasa kaku, nyeri lutut, dan susah bergerak.

8. Gangguan Pembuluh Darah Lainnya

Sistem limfatik nan bermasalah juga bisa menyebabkan penumpukan cairan. Sistem ini bekerja mengalirkan cairan limfe di seluruh tubuh.

Kalau alirannya terhambat, cairan bakal menumpuk dan menyebabkan kaki terasa berat.

Kaki Bengkak Saat Bangun Tidur Sebelah: Harus Waspada

Perlu diperhatikan, jika Anda mengalami kaki bengkak saat bangun tidur sebelah alias hanya satu kaki nan bengkak, ini bisa jadi tanda masalah nan lebih serius.

Bengkak nan tidak sama di kedua kaki bisa menunjukkan adanya cedera, infeksi, alias apalagi penggumpalan darah di pembuluh darah (trombosis). Kondisi ini memerlukan pemeriksaan master segera.

Kaki Bengkak Setelah Bangun Tidur Apakah Berbahaya?

Tidak semua kaki bengkak itu berbahaya. Kaki bengkak setelah tidur malam nan ringan, misalnya lantaran terlalu banyak makan garam alias berdiri terlalu lama, biasanya bakal membaik sendiri dalam beberapa jam.

Namun, ada kondisi nan perlu diwaspadai:

  • Kaki bengkak setelah tidur lama nan tidak kunjung membaik
  • Kaki bengkak di pagi hari pada lansia nan baru muncul

Perbedaan kaki bengkak normal dan rawan bisa dilihat dari:

  • Berapa lama bengkaknya bertahan
  • Apakah disertai indikasi lain seperti sesak napas alias nyeri dada
  • Apakah makin lama makin parah

Bengkak nan disebabkan penyakit jantung, ginjal, alias hati biasanya tidak lenyap dengan sendirinya dan butuh penanganan dokter.

Cara Mengobati Kaki Bengkak Setelah Bangun Tidur

Ada beberapa langkah sederhana nan bisa Anda lakukan untuk mengatasi kaki bengkak:

1. Atur Posisi Tidur

Hindari tidur dengan posisi kaki menggantung ke bawah. Sebaliknya, gunakan bantal untuk mengganjal kaki agar posisinya lebih tinggi dari dada.

Ini adalah langkah paling mudah dalam mengelola posisi tidur saat kaki bengkak.

2. Kompres alias Rendam Kaki

Kompres dingin bisa membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri, terutama jika bengkaknya lantaran cedera alias radang sendi.

Anda juga bisa merendam kaki di air hangat nan dicampur garam Epsom untuk memberikan pengaruh relaksasi.

3. Kurangi Makan Garam

Mengurangi konsumsi garam membantu tubuh membuang kelebihan air. Ini langkah sederhana tapi efektif untuk mengurangi penumpukan cairan.

4. Rajin Bergerak

Berjalan kaki alias olahraga ringan membantu memompa darah dari kaki kembali ke jantung.

Aktivitas bentuk ini melawan pengaruh style hidup sedentari dan membikin sirkulasi darah lebih lancar.

5. Pakai Kaos Kaki Khusus

Stoking kompresi alias kaos kaki unik untuk bengkak memberikan tekanan lembut pada kaki.

Tekanan ini membantu mendorong darah dan cairan kembali ke atas, sehingga mencegah penumpukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Anda perlu berkonsultasi dengan master ortopedi alias master penyakit dalam jika mengalami kondisi berikut:

  • Bengkak tiba-tiba dan sangat parah, alias hanya terjadi di satu kaki saja
  • Disertai sesak napas, nyeri dada, alias pusing
  • Kulit di sekitar kaki nan bengkak berubah warna, terasa panas, alias ada luka nan tidak sembuh-sembuh
  • Anda mempunyai riwayat penyakit jantung, ginjal, alias hati
  • Bengkak disertai nyeri lutut nan dahsyat alias kaki terasa sangat berat

Kesimpulan tentang Bangun Tidur Kaki Bengkak

Bangun tidur kaki bengkak memang bisa terjadi lantaran beragam hal, mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai penyakit serius. nan krusial adalah mengenali penyebabnya dan tahu langkah mengatasinya.

Dengan memperhatikan posisi tidur, pola makan, dan aktivitas fisik, sebagian besar kasus bengkak ringan bisa diatasi sendiri di rumah.

Namun, jangan ragu untuk periksa ke master jika bengkak tidak membaik alias disertai indikasi nan mengkhawatirkan. Kesehatan kaki Anda sangat krusial untuk menjaga kualitas hidup sehari-hari.

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Bangun Tidur Kaki Bengkak

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik bangun tidur kaki bengkak.

Apakah tidur dengan kaki menggantung bisa memperparah bengkak?

Ya, tidur kaki menggantung justru memperburuk kondisi lantaran membikin darah susah mengalir kembali ke jantung.

Sebaiknya tidur dengan kaki diganjal bantal agar posisinya lebih tinggi dari dada untuk membantu sirkulasi darah.

Bagaimana langkah membedakan kaki bengkak nan normal dengan nan berbahaya?

Kaki bengkak normal biasanya lenyap dalam beberapa jam dan tidak disertai indikasi lain. Kaki bengkak rawan adalah:

  • Kaki bengkak nan tidak kunjung membaik
  • Bengkak hanya terjadi di satu kaki
  • Kaki bengkak disertai sesak napas, nyeri dada, dan perubahan warna kulit.

Apakah kaki bengkak di pagi hari selalu menandakan penyakit serius?

Tidak selalu. Kaki bengkak di pagi hari bisa disebabkan perihal sederhana seperti terlalu banyak makan garam alias kurang bergerak.

Namun, jika bengkak terus-menerus terjadi, terutama pada lansia, sebaiknya periksakan ke master untuk memastikan tidak ada masalah pada jantung, ginjal, alias hati.

Apa langkah tercepat mengatasi kaki bengkak setelah bangun tidur?

Cara tercepat adalah dengan mengganjal kaki lebih tinggi dari jantung selama 15-20 menit, lampau lakukan aktivitas ringan seperti memutar pergelangan kaki alias melangkah kaki sebentar.

Kompres dingin juga bisa membantu mengurangi bengkak dengan cepat.

Selengkapnya