Sony Pictures resmi menunjuk Paul King, sutradara di balik kesuksesan Paddington dan Wonka, untuk menggarap movie layar lebar Labubu, yang diadaptasi dari lini mainan populer berwujud monster berbulu jahil. Penunjukan ini menandai perkembangan besar proyek yang baru diumumkan bulan lalu dan langsung menarik perhatian industri movie global.
Berdasarkan laporan The Hollywood Reporter, Paul King tidak hanya akan duduk di kursi sutradara, tetapi juga bertindak sebagai produser bersama Department M dan Wenxin She. Meski hingga kini Sony masih mencari penulis naskah yang tepat, kehadiran King menjadi sinyal kuat bahwa movie ini akan mengusung nuansa ceria, usil, dan penuh hati—ciri khas yang telah melekat pada karya-karya sang sutradara.
Fenomena Labubu sendiri berasal dari karya seniman kelahiran Hong Kong yang berbasis di Belgia, Kasing Lung. Popularitasnya melejit sejak Pop Mart, perusahaan ritel asal Tiongkok, mengamankan lisensi pada 2019 dan memasarkan figur Labubu dalam format unsighted box—di mana pembeli tidak tahu figur mana yang akan mereka dapatkan. Konsep ini sukses besar dan memicu tren global.

Ledakan popularitas Labubu semakin tak terbendung setelah Lisa BLACKPINK terlihat menggunakan gantungan kunci Labubu, yang langsung memicu viralitas di media sosial. Kelangkaan produk, antusiasme kolektor, dan budaya unsighted container menjadikan Labubu salah satu IP mainan terpanas saat ini—dan Hollywood pun tak tinggal diam.
Paul King dinilai sebagai pilihan perfect untuk menghidupkan Labubu ke layar lebar. Rekam jejaknya membuktikan kemampuannya mengolah karakter ikonik dengan keseimbangan humor, emosi, dan ocular yang memikat. Paddington (2014) dan Paddington 2 (2017) sukses secara kritik dan komersial, bahkan Paddington 2 sempat memegang skor 100% di Rotten Tomatoes, menjadikannya salah satu movie dengan standing tertinggi sepanjang masa.
Kesuksesan berlanjut lewat Wonka (2023), movie musikal yang dibintangi Timothée Chalamet, yang meraup pendapatan world lebih dari US$635 juta. Dengan reputasi tersebut, banyak pihak optimistis Labubu akan diolah menjadi tontonan keluarga yang unik, penuh imajinasi, sekaligus berpotensi besar di container office.
Meski item cerita masih dirahasiakan, satu hal yang pasti: dengan Paul King di balik layar, para monster berbulu bernama Labubu tampaknya berada di tangan yang tepat untuk mencetak kesuksesan sinematik berikutnya.