Harga Ram Naik, Spesifikasi Smartphone Terancam Turun!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Kemarin kita sudah membahas mengenai RAM Makin Mahal, Aplikasi Makin Berat —Ancaman Baru Pengguna PC 2026, nah kenaikan nilai RAM ini juga rupanya bukan hanya terdampak pada segmen PC dan laptop saja guys, dimana industri Smartphone juga saat ini tengah memasuki fase nan cukup ironis lantaran sama saja, dimana kebutuhan performa terus meningkat, tetapi kapabilitas RAM pada perangkat justru diprediksi bakal menurun mulai tahun 2026.

Terkait perihal ini, berasas bocoran dari leaker berjulukan Lanzuk, nilai RAM bakal terus meroket membikin banyak produsen smartphone mempertimbangkan langkah pengganti ialah dengan menurunkan kapabilitas RAM pada model terbaru.

Nah perihal ini sendiri tentu diperkuat dengan laporan dari TrendForce yang menyebut bahwa nilai RAM bakal naik tajam pada kuartal pertama 2026, dimana ini bakal memberikan tekanan beasr pada biaya produksi perangkat, dengan itu, dampaknya jadi bakal terlihat signifikan ditahun depan, dimana beberapa model seperti Smartphone dengan RAM 16 GB diprediksi bakal semakin langka.

Bahkan beberapa Smartphone dengan RAM 12 GB bisa berkurang hingga 40% dan bakal digantikan oleh model 6 GB alias 8 GB, sementara itu model 8 GB juga mungkin bakal turun hingga 50% dan digeser oleh perangkat dengan RAM 4 GB alias 6 GB.

⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?

Spesifikasi Turun, Harga Sama!

Namun salah satu perihal nan cukup menakutkan adalah, meskipun spesifikasi terutama RAM turun, nilai tetap sama apalagi bisa saja dijual dengan nilai nan lebih mahal.

Bayangin deh, nilai smartphone dengan RAM 8 bisa naik drastis, sementara kelak kebanyakan bakal kembali ke RAM 4 GB alias 6 GB seperti beberapa tahun lalu, jelas ini adalah sebuah kemunduran akibat supply chain nan belum terpenuhi.

Solusi dari pabrikan Smartphone?

Nah dengan biaya produksi nan naik, kabarnya beberapa produsen Smartphone mulai mencari langkah agar bisa nilai bisa tetap kompetitif, mulai dari mengurangi penemuan hardware seperti contohnya Samsung nan kabarnya bakal tetap memakai sensor kamera lama untuk Galaxy S26, menurunkan kapabilitas RAM seperti nan telah kita telaah diatas dan menahan potongan nilai model lama.

Yang berarti, spek mungkin tidak bakal banyak berubah, kapabilitas RAM turun dan model lama tidak bakal mendapatkan potongan nilai besar besaran jika model baru telah muncul guys.

Apa dampaknya bagi pengguna?

Untuk pengguna nan tidak sering berganti Smartphone sih ini bukan perihal nan terlalu penting, namun bagi orang nan tiap tahun tukar Smartphone dengan model baru ini adalah berita buruk, disaat model lama nan sudah dimiliki mungkin bakal terjual dengan nilai nan lebih rendah (biasanya turun 5 – 30% tergantung kondisi), model baru justru dijual dengan nilai nan sama tapi spesifikasi malah turun.

Model RAM besar bakal jadi peralatan premium dan harganya naik drastis, dan tentu pengalaan multitasking jadi terbatas terutama pada model baru segmen mid-range alias low-end lantaran tertahan oleh kapabilitas RAM nan lebih kecil.

Jadi sih menurut saya ada baiknya untuk stay terlebih di perangkat nan digunakan saat ini hingga ada berita baik alias supply chain sudah kembali normal. Saya sendiri bukan orang nan tiap tahun tukar perangkat, dan mungkin dalam beberapa tahun kedepan saya bakal tetap memperkuat di Samsung S24 saya ini.

Nah gimana menurutmu? apakah Anda punya pendapat dan opini lain? komen dibawah guys.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya