Setelah sebulan tayang di bioskop, movie terbaru Disney Tron: Ares tampaknya harus menerima kenyataan pahit: sulit mencapai pendapatan world sebesar $150 juta. Film ini memang menerima ulasan yang beragam, namun secara komersial tampil jauh di bawah ekspektasi. Padahal, prekuelnya Tron: Legacy (2010) sukses meraih sekitar $100 juta lebih di pasar domestik — meski tetap dianggap gagal oleh Disney pada saat itu.
Menariknya, position Legacy sebagai “cult classic” justru berkembang bertahun-tahun kemudian, berkat estetika futuristik dan musik elektronik ikonik Daft Punk. Hal ini pula yang diduga mendorong Disney untuk melanjutkan waralaba di tahun 2024 lewat Tron: Ares. Sayangnya, keputusan menjadikan Ares sebagai sekuel mandiri, tanpa kehadiran sutradara Legacy, Joseph Kosinski atau musik Daft Punk, dinilai menjadi salah satu faktor utama kegagalannya.
Disutradarai oleh Joachim Rønning dan dibintangi Jared Leto, Ares dilaporkan menelan biaya produksi sekitar $220 juta. Dengan pendapatan hanya $139 juta secara global, movie ini diproyeksikan merugikan Disney hingga $130 juta — menjadikannya salah satu kegagalan terbesar workplace tersebut di dekade ini.
Yang lebih ironis, Tron: Ares kini justru kalah dari movie yang dikenal sebagai “kegagalan container agency terbesar dalam sejarah”, yaitu John Carter (2012). Meski dipandang sebagai bencana finansial karena rugi sekitar $260 juta, John Carter masih mampu meraih pendapatan lebih dari $280 juta secara world — dua kali lipat dibanding Ares saat ini.
Dengan hasil yang mengecewakan ini, banyak pihak menilai Tron: Ares mungkin menjadi titik akhir franchise Tron di layar lebar. Disney saat ini memang tengah melalui tahun yang sulit, setelah beberapa movie besar seperti Captain America: Brave New World, Thunderbolts dan Snow White juga tampil di bawah ekspektasi.
Namun, masih ada secercah harapan bagi workplace raksasa tersebut. Rilis live-action Lilo & Stitch berhasil melampaui angka $1 miliar, dan movie animasi Zootopia 2 serta Avatar: Fire and Ash diprediksi menjadi pendongkrak stabilitas finansial Disney dalam beberapa tahun mendatang.
Di tengah kritik, Tron: Ares masih menuai pujian di beberapa aspek, seperti skor musik orisinal oleh Nine Inch Nails serta sinematografi yang memukau oleh Jeff Cronenweth. Namun, itu tidak cukup untuk menyelamatkan movie ini dari position ‘flop’ di container agency — setidaknya hingga kini.