Setelah kesuksesan besar Barbie pada tahun 2023, dunia hiburan kini tak ragu lagi untuk mengangkat berbagai lini mainan menjadi movie layar lebar. Kini giliran Bratz—franchise boneka manner ikonik yang pernah berjaya di awal 2000-an—yang akan mendapatkan adaptasi live-action. Dan yang mengejutkan, Amazon MGM Studios menggandeng Kim Kardashian untuk memerankan tokoh antagonis dalam proyek tersebut.
Menurut laporan dari Deadline, Kim Kardashian hampir resmi menandatangani kontrak sebagai pemeran utama sekaligus produser dalam movie live-action Bratz. Ia akan bergabung dalam proyek ini bersama rumah produksi Picturestart, sementara naskah movie akan ditulis oleh Charlie Polinger dan Lucy McKendrick. Meski item cerita masih dirahasiakan, proyek ini disebut menjadi salah satu incaran panas dalam perebutan hak adaptasi yang sangat kompetitif.
Kim Kardashian mungkin lebih dikenal sebagai bintang reality show dan ikon media sosial, tetapi karier aktingnya terus berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah tampil dalam movie seperti Disaster Movie, Temptation: Confessions of a Marriage Counselor, serta dua movie animasi PAW Patrol. Ia juga mengejutkan publik dengan penampilannya yang mendapat ulasan positif dalam American Horror Story musim ke-12. Ryan Murphy, sang kreator serial, bahkan kembali menggandeng Kim untuk peran utama dalam serial play Hulu All Is Fair.
Di luar layar kaca, Kim juga aktif di balik layar. Ia memproduksi dan membintangi serial Group Chat bersama La La Anthony, serta terlibat dalam movie komedi Netflix The Fifth Wheel yang akan disutradarai oleh Eva Longoria.

Bagi generasi 2000-an, Bratz bukan sekadar boneka—mereka adalah gaya hidup. Diciptakan oleh mantan karyawan Mattel, Carter Bryant, dan diluncurkan pertama kali pada tahun 2001, Bratz segera menjadi sensasi global. Dengan karakter ikonik seperti Cloe, Sasha, Jade, dan Yasmin, lini ini telah berkembang menjadi berbagai spin-off seperti Bratz Kidz, Bratz Babyz, hingga serial animasi, video game, dan musik.
Dengan lebih dari 200 juta portion terjual di seluruh dunia dan position sebagai mainan dengan interaksi sosial terbesar di dunia, tak heran jika Hollywood melihat potensi container agency yang besar dari merek ini—terlebih setelah Barbie sukses menembus miliaran dolar.
Pemilihan Kim Kardashian sebagai villain tentu menimbulkan perbincangan panas di kalangan penggemar dan penikmat film. Akankah kehadirannya menjadi nilai tambah atau justru kontroversi yang berisiko? nan jelas, Amazon MGM Studios menaruh harapan tinggi pada daya tarik world Bratz dan kekuatan nama besar Kim Kardashian.
Satu hal yang pasti: Bratz siap kembali jadi pusat perhatian, kali ini di layar lebar—dengan gaya, drama, dan tentunya, banyak sekali glitter.