Di tengah pasar smartwatch nan semakin ramai dengan klaim-klaim kesehatan dan gaya, muncul sebuah perangkat nan dengan lantang menyatakan diri bukan untuk sekadar gaya. Bayangkan sebuah arloji nan bisa menemani Anda mendaki gunung, menyelam di kedalaman, alias sekadar menjalani rutinitas harian selama nyaris sebulan tanpa perlu repot mencari colokan. Inilah janji nan dibawa Lenovo Watch GT Pro, smartwatch terbaru nan baru saja diluncurkan di China. Dengan nilai 899 yuan (sekitar Rp 2 juta alias $128), perangkat ini bukan sekadar tambahan koleksi, melainkan sebuah pernyataan: bahwa ketangguhan dan daya tahan baterai bisa menjadi konsentrasi utama.
Lanskap wearable saat ini seringkali terbelah. Di satu sisi, ada smartwatch premium nan konsentrasi pada ekosistem dan pemantauan kesehatan canggih, seperti nan baru-baru ini diperkuat oleh Samsung Galaxy Watch7. Di sisi lain, ada pasar smartwatch dengan nilai terjangkau nan menawarkan fungsionalitas dasar. Lenovo Watch GT Pro tampaknya mau menempati niche di antara keduanya—menawarkan spesifikasi kelas atas, khususnya untuk aktivitas luar ruangan, dengan nilai nan relatif mid-range. Strategi ini menarik, mengingat minat masyarakat terhadap style hidup sehat dan petualangan semakin meningkat.
Lalu, apa nan membikin Lenovo Watch GT Pro layak diperhitungkan, terutama bagi Anda nan aktif bergerak? Mari kita telusuri lebih dalam, bukan hanya dari spesifikasi kertas, tetapi dari nilai praktis nan ditawarkannya dalam keseharian seorang petualang urban maupun pencinta alam.
Desain dan Ketangguhan: Dibangun untuk Menghadapi Elemen
Pertama kali memandang Lenovo Watch GT Pro, kesan kokoh langsung terasa. Lenovo tidak main-main dalam memilih material. Bingkai jam ini menggunakan paduan zinc-magnesium, material nan dikenal ringan namun kuat dan sering digunakan dalam peralatan outdoor. Bagian belakang casing diperkuat dengan nilon nan diperkuat fiberglass, sementara tombol-tombolnya terbuat dari stainless steel. Kombinasi ini menjanjikan ketahanan terhadap tumbukan dan goresan sehari-hari. Untuk melindungi layar 1.43-inch AMOLED dengan resolensi tajam 466×466 piksel, Lenovo menggunakan kaca Corning. Layar nan jelas ini krusial untuk membaca notifikasi alias info latihan di bawah terik mentari langsung.

Tali silikon nan disertakan menambah kenyamanan untuk pemakaian lama, termasuk saat berkeringat. Namun, kelebihan utama dari segi ketangguhan adalah sertifikasi 5ATM. Ini berfaedah arloji ini tahan terhadap tekanan setara dengan kedalaman 50 meter. Jadi, berenang, snorkeling, alias apalagi mandi dengan smartwatch ini bukanlah masalah. Fitur ini melengkapi kriteria smartwatch tangguh nan sering dicari pengguna aktif.
Fitur Andalan: Dual-Frequency GPS dan Sensor Navigasi
Inilah jantung dari klaim “Pro” untuk petualang. Lenovo Watch GT Pro dilengkapi dengan sistem Dual-Frequency GPS. Apa artinya? Pada dasarnya, kebanyakan smartwatch menggunakan sinyal GPS gelombang tunggal (L1). Dual-frequency (mengombinasikan L1 dan L5) bisa mengurangi kesalahan nan disebabkan oleh interferensi atmosfer alias pantulan sinyal di antara gedung-gedung tinggi (urban canyon) alias di bawah kanopi rimba lebat. Hasilnya? Akurasi pencarian letak Anda saat lari, bersepeda, alias mendaki menjadi jauh lebih presisi. Jejak rute di peta bakal lebih lembut dan mencerminkan pergerakan Anda nan sebenarnya.
Lenovo melengkapinya dengan seperangkat sensor navigasi lain nan biasanya ditemukan pada perangkat dedicated: altimeter (ketinggian), barometer (tekanan udara), dan kompas digital. Dengan trio ini, Watch GT Pro berubah menjadi perangkat navigasi di pergelangan tangan. Anda bisa memantau ketinggian pendakian, memandang perubahan tekanan udara nan bisa mengindikasikan perubahan cuaca, dan mengetahui arah tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Bagi fans hiking alias trail running, fitur ini adalah nilai tambah nan sangat signifikan.
Pelacakan Kesehatan dan Olahraga nan Komprehensif
Sebagai smartwatch modern, Lenovo Watch GT Pro tentu tidak ketinggalan dalam perihal pemantauan kesehatan. Perangkat ini menawarkan pemantauan debar jantung terus-menerus, pencarian saturasi oksigen darah (SpO2), kajian tidur nan mendetail (memecah fase tidur ringan, dalam, dan REM), pengukuran stres, dan latihan pernapasan terpandu. Data tidur nan perincian dapat memberikan insight berbobot tentang kualitas pemulihan tubuh Anda, terutama setelah hari nan penuh aktivitas berat.
Untuk olahraga, dukungannya sangat luas: lebih dari 170 mode olahraga. Mulai dari lari, bersepeda, fitness di gym, hingga olahraga air. nan menarik, Lenovo menyertakan algoritma unik untuk berenang nan dapat melacak style renang, pace, jumlah lap, durasi, dan kalori nan terbakar. Dengan ketahanan air 5ATM, fitur ini betul-betul bisa dimanfaatkan secara maksimal. Bandingkan dengan beberapa smartwatch murah terbaik nan seringkali mempunyai keterbatasan pada fitur olahraga airnya.
Daya Tahan Baterai: 27 Hari nan Mengubah Game
Ini mungkin fitur nan paling menggoda. Lenovo menyatakan baterai 470mAh pada Watch GT Pro dapat memperkuat hingga 27 hari dalam mode daya tahan panjang (long endurance mode), dan sekitar 7 hari dalam penggunaan berat dengan semua fitur aktif. Bayangkan, nyaris sebulan tanpa charge. Dalam bumi smartwatch nan seringkali kudu di-charge tiap 1-2 hari, nomor ini seperti angin segar. Ini berfaedah Anda bisa membawanya dalam perjalanan hiking alias camping mingguan tanpa perlu membawa power bank unik untuk jam tangan. Pengisian daya sendiri menyantap waktu sekitar tiga jam melalui kabel magnetik. Daya tahan ekstrem seperti ini mengingatkan pada klaim smartwatch lain seperti Rogbid Enduro nan mengusung baterai 1100mAh, meski dengan fitur nan mungkin berbeda.
Konektivitas dan Keterjangkauan
Lenovo Watch GT Pro datang dengan support Bluetooth 5.3 untuk hubungan nan stabil dan irit daya. Smartwatch ini kompatibel dengan Android dan iOS, menjangkau pedoman pengguna nan luas. Anda dapat menerima notifikasi, memandang riwayat panggilan, dan apalagi melakukan alias menerima panggilan Bluetooth langsung dari jam tangan—fungsionalitas nan praktis saat tangan Anda penuh alias saat sedang berolahraga. Dengan nilai 899 yuan, posisinya menarik. Ia lebih terjangkau dibandingkan smartwatch flagship dari merek besar, namun menawarkan spesifikasi unik outdoor nan mungkin tidak dimiliki pesaing di rentang nilai serupa. Keberhasilan perangkat seperti Tecno nan meluncurkan produk niche di Eropa menunjukkan ada pasar untuk perangkat dengan value proposition nan jelas.
Lenovo Watch GT Pro saat ini telah tersedia di JD.com untuk pasar China. Kehadirannya menjadi penanda bahwa persaingan di segmen smartwatch “outdoor & endurance” semakin panas. Ia tidak hanya menawarkan layar AMOLED nan apik alias pencarian kesehatan standar, tetapi membawa kelebihan teknis nyata seperti GPS dual-frequency dan daya tahan baterai nan luar biasa. Bagi Anda nan mengutamakan performa di alam terbuka dan kebebasan dari colokan charger, Watch GT Pro layak masuk dalam pertimbangan. Tantangannya sekarang adalah: kapan bakal meluncur secara global, dan apakah bakal mempertahankan value for money nan menarik saat sampai di pasar internasional?