– Harga Bitcoin (BTC) kembali menguji level support krusial setelah koreksi dari puncak lokal. Namun menurut analis teknikal Altcoin Sherpa, area US$ 105.000 hingga US$ 110.000 menjadi area nan dipenuhi minat beli dan kemungkinan besar bakal memicu pantulan (bounce) dalam waktu dekat.
Dalam postingan terbarunya, Sherpa menekankan bahwa volume profile menunjukkan konsentrasi aktivitas perdagangan nan sangat tinggi di kisaran tersebut, sinyal klasik bahwa banyak pelaku pasar siap untuk masuk kembali saat nilai mencapai area itu.

“Hal baiknya adalah ada banyak support di antara US$ 105.000 – US$ 110.000. Wilayah itu punya volume besar dan saya percaya bakal ada banyak pembeli di sana,” tulis Sherpa di platform X.
Tekanan Jual Terbatas, Volume Beli Bisa Ambil Alih
Melalui diagram nan dibagikan, tampak jelas bahwa Bitcoin telah menembus support minor dan bergerak menuju area konsolidasi volume tinggi.
Jika nilai sukses memperkuat di atas area tersebut, pantulan teknikal sangat mungkin terjadi, terutama mengingat minimnya volume jual setelah breakdown.
Volume profile di sisi kanan diagram menunjukkan ketebalan nan signifikan di area US$ 105.000 – US$ 110.000.
Meskipun tekanan jual sempat mendorong nilai BTC turun tajam, para analis memandang bahwa area support utama tetap utuh. Jika respon pembeli muncul sesuai ekspektasi, maka reli pemulihan bisa segera terjadi, setidaknya dalam jangka pendek.
Baca Juga: Metaplanet Tambah 103 BTC Lagi, Total Kepemilikan Jadi Segini
$BTC The good thing is that there is A LOT of support from 105-110k. That area has a lot of volume and I think there absolutely should be a lot of buyers in that region. You can see it on volume profile. My assumption is we see some sort of bounce from that area pic.twitter.com/52YynekWhf
— Altcoin Sherpa (@AltcoinSherpa) August 25, 2025Tembok Likuidasi
Sementara itu, analis lain dengan nama akun X ‘TheKingFisher’ menyatakan bahwa ada sesuatu nan tidak terlihat di permukaan, ialah tembok besar likuidasi short mulai menumpuk di atas level US$ 114.000. Menurutnya, perihal ini bisa menjadi bahan bakar pergerakan nilai dalam beberapa hari ke depan.
Dalam postingannya, TheKingFisher menjelaskan bahwa smart money kemungkinan besar tengah memanfaatkan kondisi ini untuk mendorong nilai naik dan memicu gelombang likuidasi posisi short.
“Peta likuidasi ini menunjukkan tembok besar short liquidation nan membentuk di atas US$ 114.000. Harga sering tertarik ke level-level seperti ini. Kebanyakan trader hanya lihat harga, bukan permainan sesungguhnya di kembali layar,” tulis TheKingFisher.
Dalam diagram nan dia bagikan, ialah campuran info dari beragam bursa, menunjukkan akumulasi besar likuidasi short di area US$ 114.000 – US$ 115.000. Di sisi kiri grafik, nyaris tidak ada halangan likuidasi, sementara sisi kanan dipenuhi dengan posisi nan rentan terkena squeeze.
“Bagi nan memandang lebih dalam dari sekadar diagram nilai bakal punya keunggulan,” pungkas TheKingFisher.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 bulan yang lalu