Telset.id – OpenAI secara resmi meluncurkan model terbaru ChatGPT Images, nan diklaim empat kali lebih sigap dalam menghasilkan gambar. Peluncuran ini merupakan respons langsung terhadap persaingan ketat dengan model AI visual dari pesaing, seperti Google Nano Banana Pro, dan mengikuti rilis GPT-5.2 nan juga ditujukan untuk menyaingi Gemini 3 Pro.
Menurut rilis resmi OpenAI, model ChatGPT Images nan telah direvitalisasi ini “lebih andal dalam memahami maksud pengguna”. Perusahaan menyatakan bahwa ketika diminta untuk melakukan pengeditan, model ini bisa menangkap petunjuk “hingga perincian terkecil”. Kemampuannya untuk hanya mengubah komponen nan diminta sembari menjaga integritas keseluruhan gambar—mulai dari input, output, hingga penyuntingan lanjutan—diharapkan dapat menghasilkan gambar nan betul-betul sesuai dengan kemauan pengguna.
“Ini semestinya membuka ‘hasil nan sesuai dengan maksud Anda’, memungkinkan ChatGPT untuk ‘bertindak sebagai studio imajinatif di saku Anda, bisa melakukan penyuntingan praktis dan reinterpretasi nan ekspresif’,” demikian quote dari pernyataan OpenAI. Model baru ini disebut lebih unggul dalam menambah, mengurangi, menggabungkan, memadukan, dan mentransposisi komponen visual, “sehingga Anda mendapatkan perubahan nan diinginkan tanpa kehilangan perihal nan membikin gambar tersebut istimewa”.
Fitur dan Peningkatan Utama
Selain kecepatan nan meningkat drastis, ChatGPT Images jenis terbaru menghadirkan sejumlah peningkatan fungsional. Salah satunya adalah penyediaan preset style dan buahpikiran nan dapat dipilih pengguna tanpa kudu mengetikkan prompt tertulis, menyederhanakan proses imajinatif bagi mereka nan kurang mahir merangkai kata. Kemampuan model dalam mengikuti petunjuk juga ditingkatkan, memungkinkan penyuntingan nan lebih presisi dan komposisi orisinal nan lebih rumit, “di mana hubungan antar komponen dipertahankan sesuai nan diinginkan”.
OpenAI juga menyatakan adanya perbaikan signifikan dalam rendering teks dan penggambaran banyak wajah berukuran mini dalam satu frame, dua area nan sering menjadi tantangan bagi model generasi gambar sebelumnya. Peluncuran model baru ini bertindak untuk semua pengguna di seluruh dunia, menandai percepatan dalam lomba keahlian AI visual. Persaingan sengit di bagian ini juga terlihat dari langkah perusahaan lain, seperti kerja sama OpenAI dengan Disney untuk menghadirkan karakter ikonik di platform Sora, serta eksplorasi AI Apple di Safari nan menunjukkan sungguh panasnya arena teknologi ini.
Konteks Persaingan dan Tanggapan
Peluncuran ChatGPT Images nan lebih sigap ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Ini adalah langkah strategis OpenAI untuk tetap unggul dalam perlombaan teknologi generative AI, khususnya di segmen nan sedang digarap intensif oleh Google. Upaya untuk menyempurnakan model AI visual juga menjadi perhatian banyak platform, sebagaimana terlihat dari eksperimen AI kontroversial nan dilakukan Reddit beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, kemajuan pesat teknologi AI ini juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap perangkat keras. Komentar dari pembaca di sumber buletin asli, seperti “Can we have back our RAM and M2?” menyiratkan kekhawatiran bakal kebutuhan sumber daya sistem nan semakin besar. Kekhawatiran serupa juga pernah mengemuka mengenai kebijakan platform nan membatasi dukungan, seperti rumor pemblokiran aplikasi bank di Android lawas oleh Google. Ada sentimen bahwa dalam persaingan raksasa teknologi, konsumen akhir belum tentu selalu diuntungkan, sebagaimana diungkapkan komentar lain: “End customer will not be win whichever scenario taken.”
OpenAI nampaknya berupaya menjawab kritik tentang utilitas AI dengan konsentrasi pada peningkatan keandalan dan presisi dalam produk terbarunya. Dengan menawarkan “studio imajinatif di saku”, perusahaan berambisi membikin teknologi generasi gambar tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih intuitif dan terkendali sesuai kemauan pengguna. Model ini telah mulai dirilis secara dunia kepada semua pengguna ChatGPT.