Telset.id – Bayangkan Anda sedang dalam perjalanan panjang, terjebak macet, alias menunggu seseorang di dalam mobil. Daripada jenuh menatap langit-langit, Anda bisa melanjutkan petualangan di bumi Elden Ring alias menyelesaikan misi terakhir God of War Ragnarök. Ini bukan lagi khayalan. Sony Honda Mobility, joint venture dua raksasa Jepang itu, secara resmi mengumumkan bahwa mobil listrik andalannya, Afeela, bakal dilengkapi dengan fitur PS Remote Play. Artinya, konsol PlayStation 5 alias PlayStation 4 Anda di rumah bisa diakses langsung dari dalam kabin.
Pengumuman ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam menciptakan pengalaman mobilitas nan betul-betul berbeda. Bukan sekadar memindahkan kegunaan gaming ke dalam kendaraan, tetapi mengintegrasikan ekosistem intermezo Sony secara mulus. Bagi penumpang, fitur ini adalah penyelamat dari kejenuhan selama perjalanan jauh. Bagi pengemudi, ini menjadi intermezo nan sempurna saat mobil sedang diparkir, menunggu pengisian daya, alias sekadar beristirahat di area perhentian.
Lantas, gimana langkah kerjanya? Menurut Sony Honda Mobility, Afeela bakal dapat menjalankan konsol PS5 dan PS4 Anda dari jarak jauh melalui layar terintegrasi pada sistem infotainment mobil. nan lebih menarik, Anda tidak perlu membawa konsolnya. Cukup pastikan konsol PlayStation di rumah dalam mode siaga (rest mode) dan terhubung ke internet. Bahkan, Anda bisa membawa serta pengontrol DualSense favorit dari rumah, menghubungkannya ke sistem mobil, dan langsung melanjutkan game dari titik terakhir Anda berhenti. Syaratnya, hubungan internet broadband minimal 5Mbps diperlukan untuk bisa bermain, dan kecepatan 15Mbps bakal memberikan pengalaman nan lebih mulus tanpa lag nan mengganggu.
Ini bukan kali pertama kita mendengar berita tentang integrasi PlayStation ke dalam kendaraan listrik. Sebelumnya, joint venture ini telah menunjukkan keahlian serupa pada prototipe Afeela 1 di arena CES 2024. Kehadiran fitur ini di model produksi nan rencananya mulai dikirimkan pada 2026 menunjukkan bahwa ini bukan sekadar gimmick pameran, melainkan fitur inti nan dipersiapkan matang-matang. Langkah Sony dan Honda ini mengingatkan kita pada upaya Tesla nan pernah menawarkan support Steam untuk Model S dan Model X, meski kemudian fitur itu dihapus. Perbedaannya, Sony membawa ekosistem miliknya sendiri nan sudah sangat matang dan dikenali oleh jutaan gamer di seluruh dunia.
Lebih Dari Sekadar Fitur Gaming
Kehadiran PS Remote Play di Afeela sebenarnya adalah puncak gunung es dari visi nan lebih besar. Mobil ini dirancang sebagai “platform intermezo bergerak”. Integrasi ini membuka pintu bagi kemungkinan lain: menonton movie dan serial eksklusif dari jasa streaming Sony, mendengarkan musik, alias apalagi mengakses konten multimedia lain dari ekosistem Sony. Dalam konteks nan lebih luas, ini adalah bagian dari strategi Sony untuk memperluas jangkauan brand PlayStation di luar ruang keluarga.
Pertanyaannya, apakah pasar siap? Fitur gaming di mobil mungkin terdengar niche bagi sebagian orang. Namun, lihatlah gimana waktu nan dihabiskan orang di dalam kendaraan—baik sebagai pengemudi maupun penumpang—seringkali merupakan waktu meninggal (dead time). Sony Honda Mobility memandang celah ini dan mengubahnya menjadi kesempatan untuk engagement nan mendalam. Bukan tidak mungkin, di masa depan, kita bakal memandang kerjasama lebih lanjut, misalnya game eksklusif nan dirancang untuk dimainkan dalam konteks perjalanan, alias integrasi dengan teknologi augmented reality untuk pengalaman nan lebih imersif.
Perkembangan teknologi chipset untuk kendaraan, seperti nan dilakukan MediaTek dengan lini Dimensity Auto, juga turut mendukung realisasi fitur semacam ini. Kebutuhan bakal prosesor nan powerful untuk menangani skematis game, sistem infotainment, dan konektivitas nan mulus menjadi krusial. Inovasi di bagian chipset mobil otonom dan cockpit pandai merupakan pondasi nan memungkinkan intermezo level konsol dapat dihadirkan di dalam kabin mobil.
Mengubah Paradigma Interior Mobil
Keberadaan fitur semacam PS Remote Play secara tidak langsung bakal mendikte kreasi interior mobil masa depan. Kursi nan lebih nyaman dan ergonomis untuk sesi gaming nan lama, tata letak layar nan optimal untuk beragam perspektif pandang penumpang, serta sistem audio nan mendukung bunyi surround ala game, bakal menjadi pertimbangan penting. Afeela tidak hanya menjual kendaraan listrik; dia menjual sebuah ruang hidup (living space) berjantera nan dapat beradaptasi dengan kebutuhan penghuninya.
Selain itu, ini juga berbincang tentang personalisasi. Profil pengguna PlayStation Network Anda mungkin suatu saat dapat disinkronkan dengan profil pengemudi di mobil, mengatur preferensi kursi, iklim, dan tentu saja, library game, secara otomatis. Visi ini selaras dengan beragam penemuan Sony di bagian teknologi imersif, seperti nan terlihat pada perangkat motion capture Mocopi untuk metaverse. Batas antara bumi digital dan bentuk dalam mobilitas perlahan-lahan mulai kabur.
Bagi para gamer nan tumbuh dengan kenangan manis PlayStation, kehadiran fitur ini juga membangkitkan nostalgia. Bayangkan bisa memainkan kembali game-game legendaris PS1 selama perjalanan mudik. Afeela, dengan fitur remote play-nya, tidak hanya membawa Anda dari titik A ke B, tetapi juga membawa kenangan dan petualangan gaming Anda ke mana pun roda berputar.
Pada akhirnya, keputusan Sony Honda Mobility untuk membawa PS Remote Play ke Afeela adalah sebuah pernyataan. Mereka tidak mau sekadar ikut dalam perlombaan spesifikasi baterai dan jarak tempuh di pasar mobil listrik nan semakin padat. Mereka mau mendefinisikan ulang apa nan dapat dilakukan dan dialami di dalam sebuah kendaraan. Ketika mobil menjadi lebih otonom dan waktu tangan kita lebih terbebas, intermezo berbobot tinggi nan terintegrasi sempurna bukan lagi kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan. Afeela dengan PS Remote Play-nya mungkin adalah jawaban awal atas kebutuhan itu, sekaligus sinyal kuat tentang ke arah mana masa depan mobilitas dan intermezo kita bergerak: sebuah konvergensi nan mulus, personal, dan menghibur.