Telset.id – Xiaomi 17 resmi dijadwalkan rilis pada September 2025 dengan nilai awal CN¥ 4.499 alias sekitar Rp 9,8 juta (kurs konversi). Smartphone flagship ini datang dengan janji performa tertinggi berkah chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, ditopang oleh baterai berkapasitas besar dan sistem kamera triple 50MP. Posisinya jelas: menantang kekuasaan papan atas dengan spesifikasi nan agresif.
Di kembali bodi nan diklaim ringkas dengan berat 191 gram, Xiaomi 17 menyembunyikan mesin nan ganas. Prosesor Qualcomm generasi terbaru itu dipadukan dengan RAM 12GB LPDDR5X dan storage UFS 4.1 256GB. Layarnya adalah panel AMOLED LTPO 6,31 inci dengan refresh rate variabel 1-120 Hz dan kecerahan puncak nan sangat tinggi. Namun, di tengah pasar nan semakin padat, apakah kombinasi spesifikasi ini cukup untuk membuatnya menonjol?
Desain dan Ketangguhan: Paduan Aluminium, Keramik, dan Titanium
Xiaomi 17 mengusung dimensi nan relatif compact untuk kelas flagship, ialah 151.1 x 71.8 x 8.1 mm. Bobot 191 gram terasa cukup ideal, mengingat material nan digunakan termasuk aluminium alloy, keramik, dan titanium. Pilihan material ini bukan sekadar gimmick, tetapi upaya untuk menyeimbangkan kekuatan, estetika, dan disipasi panas. Permukaannya datang dalam tiga pilihan warna klasik: Hitam, Putih, dan Biru.
Sebagai perangkat flagship, sertifikasi ketahanan IP68 dan IP69 sudah menjadi keharusan. Ini menjamin perlindungan terhadap debu, rendaman air, dan apalagi semprotan air bertekanan tinggi. Dengan usable surface mencapai 88%, layar nyaris memenuhi seluruh bagian depan, didukung oleh kreasi frameless dan notch hole-punch untuk kamera selfie.

Layar AMOLED LTPO: Smoothness dan Efisiensi
Kualitas layar menjadi salah satu pusat perhatian. Panel AMOLED 6,31 inci dengan resolusi 1200 x 2656 piksel (sekitar FHD+) menawarkan kerapatan 462 ppi. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate beradaptasi secara bergerak dari 1 Hz hingga 120 Hz, strategi nan efektif untuk menghemat daya baterai tanpa mengorbankan kelancaran visual saat scrolling alias gaming.
Dukungan HDR10+ dan Dolby Vision menjanjikan kontras dan rentang bergerak nan luas untuk konten video. Fitur eye comfort juga diperhatikan dengan sertifikasi TÜV Rheinland dan teknologi PWM 2160 Hz untuk mengurangi kelelahan mata. Touch sampling rate 300 Hz diharapkan dapat memberikan respons nan sigap dan akurat, terutama untuk input gaming.
Performa dan Hardware: Snapdragon 8 Elite Gen 5 Beraksi
Jantung dari Xiaomi 17 adalah Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset berarsitektur 3 nm ini mempunyai konfigurasi CPU Octa-Core dengan dua inti performa berkecepatan hingga 4.61 GHz dan enam inti efisiensi 3.63 GHz. Ditemani oleh GPU Adreno 840, kombinasi ini dirancang untuk menangani beban komputasi berat dan gaming AAA.
Klaim performa tersebut tercermin dalam skor benchmark Antutu v11 nan mencapai 3.613.384 poin. Angka ini menempatkannya di jejeran puncak untuk perangkat Android pada masanya. Untuk mencegah thermal throttling, Xiaomi memasukkan sistem pendingin 3D ring-shaped cold pump. Dari sisi memori, kombinasi 12GB RAM LPDDR5X dan 256GB UFS 4.1 sudah lebih dari cukup untuk multitasking ekstrem dan penyimpanan info nan cepat, meski opsi slot microSD tidak disediakan.

Kamera Xiaomi 17: Trio 50MP dengan Specialized Sensor
Sistem kamera belakang Xiaomi 17 mengandalkan tiga lensa, masing-masing dengan sensor 50MP, tetapi dengan peran dan spesifikasi nan berbeda. Lensa utama menggunakan sensor Omnivision 950 LightHunter berukuran 1/1.3″ dengan aperture lebar f/1.69. Sensor ini dioptimalkan untuk menangkap sinar lebih banyak, menjanjikan performa nan solid dalam kondisi low-light.
Lensa ultra-wide sekaligus macro membawa sensor Omnivision OV50M (1/2.76″) dengan perspektif pandang 102º. Sementara lensa telephoto menggunakan sensor Samsung S5KJN5 (1/2.76″) nan dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS), memungkinkan zoom nan lebih stabil. Ketiga sensor ini mendukung pixel binning 4-in-1 (2×2) untuk menghasilkan foto 12.5MP dengan kualitas piksel nan lebih baik.
Fitur kamera nan ditawarkan sangat lengkap, mulai dari autofocus hybrid (PDAF + Laser AF), perekaman video 8K, slow motion 1920 fps, hingga mode Night dan RAW 14-bit untuk penyuntingan profesional. Namun, keputusan menggunakan tiga sensor dengan ukuran berbeda, khususnya untuk ultra-wide dan telephoto, menjadi titik kritis. Di kelas flagship, rival seringkali menawarkan sensor nan lebih besar alias konsisten di seluruh lensa.

Baterai dan Pengisian Daya: Kapasitas Besar dan Charging 100W
Salah satu kelebihan Xiaomi 17 nan paling mencolok adalah kapabilitas baterainya. Paket baterai Si-Carbon Li-Ion berkapasitas 7.000 mAh ini termasuk jumbo untuk smartphone dengan bodi sekecil itu. Kapasitas besar ini menjadi penyeimbang untuk layar beresolusi tinggi dan chipset nan haus daya, berpotensi memberikan ketahanan baterai lebih dari satu hari apalagi dengan penggunaan intensif.
Dukungan fast charging 100W memastikan pengisian daya nan sangat cepat. Selain itu, fitur wireless charging dan reverse wireless charging juga tersedia, melengkapi portofolio konektivitas daya. Kombinasi baterai besar dan charging sigap sering menjadi trade-off, tetapi Xiaomi tampaknya berupaya menawarkan keduanya.
Software, Konektivitas, dan Lain-lain
Xiaomi 17 bakal melangkah menggunakan Android 15 dengan antarmuka HyperOS 3.X. Poin nan perlu dicatat adalah perangkat ini datang “Without Google Mobile Services”. Keputusan ini bakal sangat mempengaruhi pengalaman pengguna di banyak wilayah, termasuk Indonesia, nan sangat berjuntai pada ekosistem Google. Pengguna kudu bersiap dengan pengganti alias side-loading.
Dari sisi konektivitas, perangkat ini sangat lengkap. Dukungan jaringan 5G dengan banyak band, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dan infrared remote semuanya ada. Sistem navigasi juga mendukung multi-konstelasi termasuk GPS L1+L5, GLONASS, BeiDou, Galileo, dan NavIC. Xiaomi juga menyertakan chip booster sinyal T1 & T1P serta empat antena mid-high frequency untuk konektivitas nan lebih stabil. Port USB-C mendukung USB Host 3.1 dan OTG, namun jack audio 3.5mm dan radio FM tidak disertakan.

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17
Berdasarkan spesifikasi nan terungkap, beberapa kelebihan Xiaomi 17 cukup jelas. Pertama, performa prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 nan top-tier, didukung oleh skor benchmark Antutu nan sangat tinggi. Kedua, kapabilitas baterai 7.000 mAh nan langka di kelas flagship, dikombinasikan dengan fast charging 100W. Ketiga, kreasi premium dengan material keramik dan titanium serta sertifikasi ketahanan IP68/IP69. Keempat, kamera utama dengan sensor LightHunter nan dioptimalkan untuk low-light.
Di sisi lain, kekurangan Xiaomi 17 juga perlu dipertimbangkan. Absennya Google Mobile Services adalah halangan besar untuk mengambil massal di banyak pasar. Kemudian, meski triple kamera 50MP terdengar impresif, penggunaan sensor nan lebih mini untuk lensa ultra-wide dan telephoto berpotensi menciptakan ketimpangan kualitas dibanding lensa utama. Harga Xiaomi 17 nan sekitar Rp 9,8 juta juga menempatkannya di segmen nan sangat kompetitif, dimana rival mungkin menawarkan fitur seperti kamera periskop alias layar dengan resolusi lebih tinggi.

Xiaomi 17, pada kertas spesifikasi, adalah monster performa nan dibalut dalam kreasi handal dan didukung oleh baterai raksasa. Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan kapabilitas baterai 7.000 mAh adalah kombinasi nan susah ditolak bagi power user. Namun, keberhasilannya di pasar sangat berjuntai pada gimana Xiaomi menangani masalah ketiadaan jasa Google, serta apakah kualitas hasil akhir kamera dapat menyamai janji dari spesifikasi teknisnya. Pada nilai sekitar Rp 9,8 juta, dia bakal berhadapan langsung dengan flagship lain nan mungkin mempunyai kelebihan di bagian tertentu, seperti sistem kamera nan lebih mumpuni alias integrasi ekosistem nan lebih matang.
📱 Spesifikasi Xiaomi 17
General Info
Release Date: September 2025
Launch Price: CN¥ 4 499.00 ($ 638.43)
Brand: Xiaomi
Name: Xiaomi 17
Design Materials
Structure
Size: 71.8 mm x 151.1 mm x 8.1 mm
Weight: 191 g
Usable Surface: 88 %
Materials: Aluminium alloy, Ceramics, Titanium
Colors: Black, White, Blue
Resistance Certificates: IP68, IP69
Screen
Diagonal: 6.31 inchi
Type: AMOLED
Aspect Ratio: 20:9
Resolution: 1200 x 2656 px
Density: 462 ppi
Others: Hole-punch Notch, 1-120 Hz refresh rate, TÜV Rheinland Flicker-free Certified, 2160 Hz PWM, Variable refresh rate 1 Hz, Touch sampling rate 300 Hz, Peak brightness - 3500 cd/m², Always-On Display, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, LTPO (Low Temperature PolySilicon oxide)
Performance Hardware
Processor
Model: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
Cpu: 2x4.61 GHz ARM + 6x3.63 GHz ARM
Type: Octa-Core
Nanometer: 3 nm
Frequency: 4.61 GHz
64 Bits: Yes
Graphics
Gpu: Adreno 840 1.2 GHz
Ram
Ram: 12 GB
Type: RAM LPDDR5X
Storage
Capacity: 256 GB
Type: UFS Storage 4.1
Sd Slot: No
Security
Fingerprint: Yes, in screen
Sensors
RGB: Yes
Hall: Yes
Compass: Yes
Barometer: Yes
Gyroscope: Yes
Proximity: Yes
Fingerprint: Yes
Light sensor: Yes
Accelerometer: Yes
Audio: Dolby Atmos, Hi-Res Audio, Stereo Speakers, 4 microphones
Other Hardware
Notifications Led: --
Cooling System: Yes
Gaming Buttons: No
Connectivity
Bands
5G: (2100), (1900 PCS), (1800), (850), (2600), (900), (700), (850), (800), (1900), (850), (700), (700), (2600), (2300), (2500), (3500), (1700), (3700), (3500), (1800), (2100)
4G: (2100), (1900), (1800), (1700/2100 AWS 1), (850), (2600), (900), (700), (700), (800), (800), (800), (1900+), (850), (700), (700), (TDD 2100), (TDD 2600), (TDD 1900), (TDD 2300), (TDD 2500), (TDD 3500), (TDD 3600), (1700/2100)
3G: (2100), (1900), (1700/2100 AWS A-F), (850), (800), (900), (800)
2G: (1900), (1800), (850), (900)
Wifi
Standards: 802.11a , 802.11b , 802.11g , 802.11n , 802.11n 5GHz , 802.11ac, WiFi 6 (802.11ax) , WiFi 7 (802.11be)
Others: Dual band, Wi-Fi Hotspot, Wi-Fi Direct, Wi-Fi Display, Wi-Fi MiMO
Bluetooth
Version: Bluetooth 5.4 LELow energy consumption
Profiles: A2DP (Advanced Audio Distribution Profile), LE (Low Energy), APT-x, LDAC, SBC, AAC, Apt-x Adaptive
Sim Card
Type: Dual SIM Dual Standby (Nano SIM + Nano SIM)
Navigation
Supports: GPS, A-GPS, GLONASS, Beidou, QZSS, GPS (L1+L5), GLONASS (L1), BeiDou (B1), Galileo (E1+E5a), BeiDou (B2), NavIC System, QZSS (L1 + L5)
Usb
Charging: Yes
Host: Yes
Mass Storage: Yes
Otg: Yes
Type C: Yes
Others
Nfc: Yes
Audio Jack: No
Radio Fm: No
Computer Sync: Yes
Ota Sync: Yes
Tethering: Yes
Volte: Yes
Battery
Capacity: 7000 mAh
Type: Si-Carbon Li-Ion
Fast Charge: Yes, 100.0W
Others: Wireless charging, Reverse charging, Non-removable
Software
Operating System: Android 15 HyperOS 3.X (Android 15)
Google Services: Without Google Mobile services
Widevine L1: Yes
Main Camera
Lenses
Type: Standard
Resolution: 50 Mpx
Sensor: Omnivision 950 LightHunter
Type Sensor: CMOS
Aperture: ƒ/ 1.69
Iso: --
Pixel Size: 1.20 µm
Pixel Binning: 1-4 (2x2)
Sensor Size: 1/1.3"
Type: Wide Angle + Macro
Resolution: 50 Mpx
Sensor: Omnivision OV50M
Type Sensor: CMOS
Aperture: ƒ/ 2.4
Pixel Size: 0.61 µm
Pixel Binning: 1-4 (2x2)
Sensor Size: 1/2.76"
Type: Telephoto lens
Resolution: 50 Mpx
Sensor: Samsung S5KJN5
Type Sensor: ISOCELL
Aperture: ƒ/ 2.0
Pixel Size: 0.64 µm
Pixel Binning: 1-4 (2x2)
Sensor Size: 1/2.76"
Features
Flash: Dual LED
Optical Stabilisation: Yes
Slow Motion Video: Yes, 1920 fps
Features List: Tracking AF, Flicker sensor, Noise reduction, Time-Lapse, 4K Video, 8K Video, Digital zoom, Optical zoom, Triple camera, Digital image stabilization, Optical Stabilization (OIS), Ultra stable video, Autofocus, Touch focus, Continuous autofocus, Manual focus, Phase detection autofocus (PDAF), Laser autofocus (LAF), Continuous shooting, Geotagging, Panorama, HDR, Face detection, White balance settings, ISO settings, Exposure compensation, Scene mode, Self-timer, Night Mode, RAW 14 bits
Extras: Telephoto with OIS, Ultra wide angle 102º 6P
Selfie Camera
Lenses
Type: Selfie
Resolution: 50 Mpx
Sensor: Omnivision OV50M
Type Sensor: CMOS
Aperture: ƒ/ 2.2
Pixel Size: 0.61 µm