Analis: Btc Masih Bullish Secara Makro, Asal Level Berikut Tidak Jebol

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

– Bitcoin (BTC) sekarang berada tepat di atas area pertahanan terakhirnya, menurut salah satu analis mata duit mata uang digital berjulukan Lennaert Snyder. Dalam pembaruannya di media sosial X, dirinya menilai bahwa area sekitar US$ 75.000 menjadi level support bulanan paling krusial dalam struktur pasar ini.

“Selama nilai memperkuat di atas level tersebut, BTC secara teknikal tetap membentuk pola higher low pada timeframe bulanan,” ungkap Snyder.

Dalam perihal ini, dia memperingatkan bahwa posisi nilai saat ini adalah sebuah ‘level nan semua orang lihat’, sehingga banyak trader, terutama pemula, diperkirakan membuka posisi long dengan stop-loss tepat di bawah area US$ 75.000.

Menurutnya, bagi pasar susunan ini menjadi sasaran lembek untuk liquidation hunt, lantaran likuiditas nan menumpuk di bawa struktur tersebut sering kali dimanfaatkan pelaku besar untuk mendorong nilai turun sementara sebelum memantulkannya kembali.

“Skenario seperti itu sangat mungkin terjadi dalam beberapa hari alias minggu ke depan. Skenario di mana wick tajam di bawah US$ 75.000 nan langsung diikuti pemantulan cepat,” ujarnya.

Snyder menilai, jika perihal tersebut terjadi maka dia berencana membuka posisi long setelah konfirmasi reversal, bukan sebelum nilai menyapu level rendah tersebut.

Baca Juga: Apakah Bitcoin Bisa Pulih Pekan Ini? Berikut Jawabannya

Bagi para trader nan mau mengincar posisi long di area ini, Snyder menyebut mereka kudu menunggu sinyal nan lebih jelas. Baik konfirmasi pembalikan tren maupun pencetakan flow baru nan sigap dipulihkan bakal menjadi petunjuk lebih kuat dibanding masuk secara garang di tengah ketidakpastian.

$BTC hanging on the last line of defense.

Technically speaking, everything above ~$75,000 is a higher low on the monthly timeframe.

Therefore, Bitcoin is currently trading at very crucial support.

The point with a level like this, is that everybody sees it, and everybody is… pic.twitter.com/eDlGrMAwjw

— Lennaert Snyder (@LennaertSnyder) November 25, 2025

Postingan tersebut mendapat respon dari salah satu trader papan atas dengan nama akun NikS, nan memperkuat pandangan bahwa area ini berpotensi menjadi area sapu-likuiditas.

Menurut NikS, semua orang memandang level nan sama dan menempatkan strategi serupa, ialah membuka posisi long dengan stop-loss tepat di bawah US$ 75.000. Dengan kondisi seperti ini, dia memperingatkan bahwa pelaku besar sangat mungkin memanfaatkan penumpukan order tersebut sebelum mendorong nilai naik.

Dia juga menjelaskan, strategi masuk nan paling masuk logika saat ini bukanlah menebak di mana posisi dips, melainkan menunggu konfirmasi dari pantulan setelah nilai mencetak low baru.

“Menunggu bukti bahwa pasar betul-betul memulihkan level tersebut jauh lebih kondusif dibanding mencoba menangkap pisau jatuh,” pungkas Niks.

Everyone sees the same level and the same stop loss below $75k. Big players are very likely to choose these batas orders before moving the price up. Waiting for the rebound from the updated lows to be confirmed is the only reasonable tactic here.

— NikS (@JUSTMINGYUX) November 25, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya