Analis: Eth Wajib Tahan Level Ini Atau Risiko Turun Lebih Dalam

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

– Salah satu analis pasar mata duit mata uang digital dengan nama ‘Crypto Bully’ di media sosial X, menyampaikan salah satu pandangan terbarunya mengenai aset digital kedua terbesar setelah Bitcoin (BTC), ialah Ethereum (ETH).

Dalam penjelasan nan dia tuliskan, Crypto Bully menyatakan tekanan turun jangka pendek Ethereum kemungkinan sudah mencapai titik jenuh, setidaknya jika area demand mingguan di kisaran US$ 2.600 – US$ 2.700 sukses bertahan. Menurutnya, area ini menjadi level penentu arah ETH untuk beberapa minggu ke depan.

Dalam diagram nan dia bagikan, area demand tersebut terlihat sebagai fondasi nan perlu diperhatikan agar Ethereum dapat melanjutkan pergerakan menuju area resistensi berikutnya, ialah monthly anchored VWAP di kisaran US$ 3.200 – US$ 3.300. Bully menilai bahwa selama nilai tidak menemukan ‘aksesptasi’ di bawah demand ini pada timeframe besar, skenario pemulihan tetap terbuka lebar.

Ia menambahkan, momentum penurunan besar kemungkinan sudah selesai untuk jangka pendek, sehingga pasar sekarang memasuki fase di mana buyer dapat mulai menguji kekuatan tren kembali. Namun jika ETH jatuh dan memperkuat di bawah area demand mingguan tersebut, struktur bullish jangka menengah bakal batal dan membuka resiko koreksi lebih dalam.

Baca Juga: ETH Tetap Stabil Saat BTC Jatuh, Sinyal Awal Bull Cycle Lanjut?

$ETH

Think the meat of the move is done for the short side in the short term if the current lows hold. This weekly demand around $2600-2700 should hold as support so price can trend towards the monthly anchored vwap at $3.2-3.3k.

Invalidation is price finding acceptance below… pic.twitter.com/3jXb3IRkBt

— Crypto Bully 🔥 (@BullyDCrypto) November 24, 2025

Sementara itu berasas analis lain berjulukan Daan Crypto Trades, Ethereum kembali berada di titik penentu setelah harganya turun ke level US$ 2.800, area nan telah berulang kali menjadi pemisah krusial sepanjang siklus pasar ini.

“Zona ini merupakan level nan sangat besar, lantaran selama dua tahun terakhir area tersebut berkedudukan ganda, nan mana kadang menjadi support kuat, dan kadang berubah menjadi resisten keras,” ungkap Daan.

Meski tekanan jual tetap terasa, ETH untuk sementara menemukan injakan di atas US$ 2.800. Daan menilai bahwa keahlian Ethereum mempertahankan level ini bakal sangat menentukan arah pasar ke depan.

Jika area tersebut bertahan, kesempatan pemulihan meningkat lantaran US$ 2.800 telah acapkali menjadi titik pantulan dalam struktur nilai ETH.

“Sebaliknya, jika area ini jebol, ETH bisa turun ke area nan lebih rendah dan membuka resiko pergerakan menuju rentang US$ 2.600 alias lebih dalam,” ujarnya.

Grafik nan dia bagikan memperlihatkan gimana US$ 2.800 selalu menjadi titik tengah krusial antara puncak siklus sebelumnya dan nilai tertinggi sepanjang masa tahun 2021. Karena itu, reaksi nilai di area ini biasanya menjadi gambaran sentimen pasar nan lebih luas, apakah buyer siap mempertahankan struktur, alias seller tetap memegang kendali.

$ETH Decision time here!

Ethereum is trading back at its big $2.8K level which has acted as a strong support & resistance throughout this entire cycle.

Price is finding some sort of support for the time being, but it is essential for the bulls to defend this area. https://t.co/zCjnGTaOzl pic.twitter.com/BJ5PXNzCn9

— Daan Crypto Trades (@DaanCrypto) November 24, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya