Pasar mata uang digital sedang berada di titik transisi penting. Bitcoin tetap memperkuat di atas $120000 tetapi momentumnya mulai melemah.
Di sisi lain, altcoin mulai menunjukkan potensi kebangkitan. Altcoin Index terus naik dan kekuasaan Bitcoin perlahan turun, membuka jalan bagi rotasi modal menuju aset alternatif.
Salah satu altcoin nan paling menonjol saat ini adalah XRP. Dengan support teknikal nan kuat, sentimen izin nan mulai kondusif, dan partisipasi lembaga nan meningkat, XRP mulai mencuri perhatian penanammodal besar.
Artikel ini bakal membahas posisi terbaru Bitcoin, kondisi pasar nan berubah, dan kenapa XRP bisa menjadi aset nan paling layak diperhatikan saat ini.
Bitcoin Bertahan Tapi Kehilangan Dominasi
Harga Bitcoin tetap stabil di kisaran $119,000 hingga $120,000 setelah sempat menyentuh nilai tertinggi di awal bulan ini.

Menurut model kuantil dari Sina G, posisi saat ini berada di kuantil ke-72, menandakan bahwa BTC sudah memasuki area percepatan namun belum masuk wilayah berisiko tinggi. Artinya, ruang kenaikan tetap terbuka meski mulai terbatas.
Dari sisi sentimen, Fear and Greed Index mencatat skor 74 alias “greed”, menunjukkan penanammodal ritel tetap antusias. Ini konsisten dengan info derivatif nan positif.

Volume perdagangan Bitcoin meningkat 6.49% ke $107 miliar, open interest juga naik tipis menjadi $85 miliar, dan volume opsi tumbuh 9.44% ke $6.78 miliar. Semua parameter ini menunjukkan pasar derivatif tetap dalam fase akumulasi.
Data ETF juga menunjukkan bahwa lembaga tetap aktif masuk. Dalam tujuh hari terakhir, net inflow ke ETF Bitcoin mencapai 16,855 BTC alias senilai $2 miliar.
IBIT dari BlackRock mencatat inflow mingguan tertinggi sebesar 18,353 BTC, mengonfirmasi bahwa penanammodal besar tetap mengoleksi BTC meski pasar bergerak sideways.
Namun demikian, analis dari Glassnode, James Check, mengingatkan bahwa kesempatan BTC menembus $200,000 dalam waktu dekat sangat kecil.
Ia menekankan bahwa volume pembelian belum cukup kuat untuk menopang kenaikan signifikan dalam waktu singkat. Apalagi, info on-chain menunjukkan adanya peningkatan tekanan jual.
Coinbase Premium Index justru mulai turun, menandakan penanammodal AS tidak terlalu garang membeli di nilai tinggi.
Korea Premium Index juga mencerminkan perihal nan sama, di mana nilai BTC di bursa Korea lebih rendah dari rata-rata global. Ini bisa diartikan bahwa ritel Asia juga mulai mengambil untung.
Selain itu, net inflow ke exchange mengalami lonjakan terbesar sejak Juli 2024. Data dari CryptoQuant mencatat aliran masuk BTC ke exchange kembali tinggi, nan biasanya menjadi sinyal tekanan jual.
Trader kemungkinan mulai merealisasikan untung sembari menunggu kesempatan masuk kembali di nilai lebih rendah.
Grafik Harian BTCUSD

Secara teknikal, selama Bitcoin bisa memperkuat di atas $115,000, struktur jangka menengah tetap aman. Target nilai selanjutnya berada di kisaran $150,000. Namun tanpa volume beli nan signifikan, kenaikan tersebut kemungkinan bakal melangkah lambat dan penuh konsolidasi.
Altcoin Index Naik, XRP Jadi Sorotan Utama
Sementara Bitcoin mulai menunjukkan pelemahan dalam dominasinya, altcoin mulai bangkit. Altcoin Index melonjak dari sekitar 30 menjadi 53 dalam beberapa minggu terakhir.
Ini mendekati area atas 75 nan secara historis menandakan altseason sedang berlangsung. Dalam kondisi seperti ini, banyak penanammodal mulai mengalihkan perhatian dari BTC ke altcoin nan lebih murah namun berpotensi tinggi.
XRP menjadi salah satu altcoin nan menunjukkan sinyal paling kuat. Dalam sebulan terakhir, XRP mencatat kenaikan nilai hingga 75% dan sekarang berada di kisaran $3.55. Kenaikan ini dipicu oleh breakout dari pola teknikal Bull Pennant di diagram mingguan.
Pola ini biasanya menandakan kelanjutan tren naik dengan sasaran berasas panjang tiang sebelumnya. Dalam kasus XRP, sasaran dari pola ini berada di sekitar $15.

Data dari CoinGlass mendukung optimisme ini. Open interest XRP futures sekarang mencapai $10.94 miliar, naik signifikan dibanding bulan lalu.
Bahkan CME mencatat rekor volume perdagangan XRP futures sebesar $3 miliar sejak peluncurannya. Ini menunjukkan bahwa duit besar mulai masuk ke XRP, baik dari penanammodal lembaga maupun trader derivatif.
Sentimen pasar juga sangat mendukung. Rumor penyelesaian kasus Ripple vs SEC pada 15 Agustus mendorong ekspektasi bahwa XRP bakal segera mendapat kepastian norma penuh di AS.
Meskipun belum ada pengumuman resmi, narasi ini telah memperkuat posisi XRP di mata pelaku pasar.
Mantan pengacara SEC, Marc Fagel, menjelaskan bahwa proses penyelesaian sedang berjalan dan masuk tahap akhir. Bila betul terjadi, ini bakal menjadi katalis positif besar bagi XRP.
Selain itu, XRP juga mendapat support dari sisi fundamental. Ripple terus memperluas mengambil dengan menerbitkan lebih dari 77 juta token RLUSD hanya pada Juli, membikin total nilai pasar stablecoin ini menembus $500 juta.
Ripple juga menunjuk BNY Mellon sebagai pengelola persediaan RLUSD, meningkatkan kepercayaan pasar.
Regulasi juga mulai berpihak. UU GENIUS dan CLARITY nan baru disahkan memberikan kerangka norma nan lebih jelas untuk aset digital.
Ripple menyambut langkah ini sebagai tonggak baru bagi ekosistem kripto, terutama untuk aset seperti XRP nan sebelumnya mendapat tekanan regulasi.
Tekanan beli nan tinggi juga terlihat di pasar spot. Heatmap volume menunjukkan bahwa volume perdagangan terbesar tetap terjadi di Binance dan Upbit. Namun nan lebih menarik adalah tren net inflow.
Selama tujuh hari terakhir, bursa seperti Coinbase, Kraken, dan Bitstamp mencatat inflow bersih, artinya penanammodal menyimpan XRP di wallet mereka, bukan untuk dijual dalam waktu dekat. Ini biasanya menjadi pertanda bahwa penanammodal memilih untuk hold daripada menjual.
Rasio long trader di Binance juga menunjukkan kepercayaan tinggi. Untuk akun, rasio long/short XRP berada di 2.45, sedangkan untuk posisi mencapai 3.22. Artinya, kebanyakan trader ahli memprediksi nilai tetap bakal terus naik.
Grafik Harian XRPUSD

Dari sisi teknikal, sasaran nilai terdekat berada di $5. Selama XRP bisa memperkuat di atas $3, potensi kenaikan tetap terbuka luas.
Jika breakout memperkuat dan tidak ada tekanan izin tambahan, sasaran $6 juga realistis dalam jangka menengah. Selain itu, breakout dari pola simetris multi-tahun di diagram harian menambah pengesahan bahwa XRP sedang memasuki fase kenaikan nan lebih panjang.
Bitcoin saat ini tetap menjadi aset utama pasar kripto, tetapi tanda-tanda rotasi modal mulai terlihat jelas.
Volume beli mulai melemah dan tekanan jual meningkat, meskipun secara keseluruhan struktur nilai tetap positif selama BTC memperkuat di atas $115,000.
Di saat nan sama, altcoin mulai bangkit. Altcoin Index terus naik, menandakan fase awal altseason.
Bagi penanammodal dan trader nan mencari kesempatan baru di luar Bitcoin, XRP mungkin adalah pilihan nan layak untuk dipertimbangkan saat ini.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
5 bulan yang lalu