Analisis Harga Sol Di Tengah Sentimen Campuran: Apakah Bisa Naik?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sentimen terhadap Solana saat ini berada dalam kondisi nan tidak sepenuhnya searah. Di satu sisi, tekanan dari pelemahan aktivitas jaringan dan kondisi pasar mata uang digital secara umum tetap terasa kuat. 

Namun di sisi lain, pengembangan ekosistem dan masuknya akses institusional tetap berjalan. Kondisi seperti ini membikin pergerakan nilai SOL condong tidak stabil dan mudah berubah arah dalam waktu singkat. 

Pertanyaannya, apakah koreksi nilai nan terjadi saat ini hanya fase sementara, alias justru membuka ruang tekanan lanjutan. Artikel ini mencoba memberikan pandangan tambahan dengan memandang sentimen, info jaringan, dan kajian nilai terbaru.

Sentimen Campuran Terhadap Solana

Tekanan terhadap Solana semakin terlihat setelah apresiasi nilai sebelumnya tidak bisa dipertahankan. Dari puncaknya di sekitar $255 pada pertengahan September, SOL telah mengalami koreksi nilai lebih dari 50%. 

Koreksi ini bukan sekadar reaksi teknikal semata, melainkan juga dipengaruhi oleh perubahan nyata pada aktivitas jaringan dan aliran modal di dalam ekosistemnya.

Yesterday, AI Crypto Alerts identified a Bearish sentiment in Solana. It was flagged due to a significant decline in TVL. 📉

Following this Alert, Solana saw downward price movement.

We believe this tool will become a vital resource for traders ahead of market activity. pic.twitter.com/xcTnOtU0Dx

— ChainGPT (@Chain_GPT) December 17, 2025

Salah satu parameter krusial nan mencerminkan kondisi ini adalah penurunan total value locked alias TVL di jaringan Solana. 

TVL nan sempat berada di atas $13 miliar sekarang turun ke sekitar $8.6 miliar, kembali ke kisaran nan terakhir terlihat pada awal musim panas. 

Penurunan ini menunjukkan bahwa modal secara berjenjang keluar dari beragam protokol utama, khususnya di sektor liquid staking dan decentralized exchange. 

Arus keluar ini memberi pertanda bahwa pelaku pasar mulai bersikap lebih berhati-hati terhadap akibat di dalam ekosistem Solana.

Selain TVL, aktivitas onchain juga menunjukkan perlambatan. Biaya jaringan menurun, jumlah transaksi berkurang, dan alamat aktif tidak lagi setinggi beberapa bulan lalu. 

Kombinasi info ini menggambarkan permintaan terhadap ruang blok Solana nan sedang melemah, bukan sedang membangun dasar pemulihan. Dalam konteks fundamental, kondisi tersebut memberi tekanan tambahan terhadap harga.

Sektor memecoin nan sebelumnya menjadi penggerak utama volume juga mengalami penyusutan signifikan. 

Aktivitas perdagangan memecoin di decentralized exchange Solana turun lebih dari 90% dari puncaknya. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya spekulasi ritel serta minat jangka pendek, nan sebelumnya berkedudukan besar dalam menjaga dinamika jaringan tetap ramai.

Namun, sentimen Solana tidak sepenuhnya negatif. Data dari Santiment menunjukkan bahwa aktivitas developer tetap tergolong kuat. Chainlink memimpin aktivitas pengembangan di ekosistem Solana, menegaskan peran krusial oracle lintas jaringan. 

Solana sendiri berada di posisi kedua, menandakan bahwa pengembangan pada lapisan inti blockchain tetap melangkah konsisten. Proyek prasarana lain seperti Wormhole, Jito, dan Pyth juga menunjukkan momentum pengembangan nan stabil.

Fokus pengembangan nan mengarah pada infrastruktur, oracle, dan interoperabilitas memberi pertanda bahwa ekosistem sedang berada dalam fase penguatan fondasi teknis, bukan ekspansi aplikasi ritel. 

Kondisi ini sering kali terjadi saat pasar berada dalam fase berhati-hati, di mana pelaku jangka panjang lebih memilih memperbaiki ketahanan jaringan dibanding mengejar pertumbuhan cepat.

Di sisi lain, akses institusional terhadap Solana terus bertambah. Persetujuan produk Solana oleh Valour di bursa B3 Brasil membuka jalur baru bagi penanammodal lembaga di Amerika Latin. 

Aliran biaya ke ETF Solana juga tetap tercatat positif, meskipun nilai bergerak dalam rentang nan terbatas. Menariknya, token SOL terus keluar dari bursa, mengurangi pasokan jual jangka pendek dan memberi pertanda adanya akumulasi nan lebih tenang.

Secara keseluruhan, Solana saat ini berada di persimpangan antara tekanan permintaan jangka pendek dan optimisme jangka panjang dari sisi pengembangan serta institusi. 

Sentimen nan bercampur inilah nan membikin arah pergerakan nilai menjadi tidak mudah ditebak dalam waktu dekat.

Analisis Harga SOL

Dari sisi kajian harga, SOL saat ini berada dalam posisi nan cukup rapuh. Harga telah melewati pemisah bawah krusial di sekitar $126.77, sebuah wilayah nilai nan sebelumnya berkedudukan sebagai penahan tekanan jual. 

Kegagalan memperkuat di area ini memberi pertanda bahwa tekanan tetap lebih dominan dibanding dorongan pemulihan.

Grafik Harian SOLUSD

Setelah turun dari area $132, SOL bergerak di bawah $128 dan berada di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek. 

Upaya pemulihan nan muncul sejauh ini tetap terbatas dan belum bisa mengubah struktur pergerakan nilai secara berarti. Selama nilai memperkuat di bawah wilayah nilai $128 hingga $131, ruang kenaikan tetap terbilang sempit.

Perhatian utama sekarang tertuju pada wilayah nilai $122 hingga $120. Area ini menjadi penahan terdekat nan menentukan apakah koreksi nilai bakal bersambung lebih dalam. 

Jika tekanan pasar secara umum tidak membaik, terutama dari sisi Bitcoin, maka kemungkinan SOL bergerak menuju wilayah nilai nan lebih rendah tetap terbuka.

Beberapa kajian memperkirakan bahwa tujuan berikutnya berada di sekitar $105.20. Area ini dinilai sebagai potensi nilai terendah SOL untuk bulan ini andaikan sentimen negatif terus berlanjut. 

Dalam skenario tekanan nan lebih luas, apalagi terdapat pandangan bahwa SOL bisa menguji kisaran $90 hingga $81.50, sejalan dengan struktur koreksi nan lebih besar. 

Namun skenario ini sangat berjuntai pada kondisi pasar mata uang digital secara keseluruhan, bukan hanya aspek internal Solana.

Dari sisi parameter teknikal, kondisi saat ini belum memberikan support kuat untuk pemulihan. Indikator RSI tetap berada di bawah area netral, mencerminkan lemahnya dorongan beli. 

Sementara itu, pergerakan nilai nan tetap berada di bawah EMA utama menunjukkan bahwa tekanan belum sepenuhnya mereda. Kombinasi parameter ini memberi pertanda bahwa kesempatan pemulihan jangka pendek tetap terbatas.

Meski demikian, bukan berfaedah perubahan arah mustahil terjadi. Stabilnya nilai di atas wilayah nilai $120 dalam beberapa waktu ke depan bisa membuka ruang konsolidasi nan lebih sehat. 

Selain itu, perbaikan aktivitas jaringan alias sentimen positif dari pasar dunia dapat mengubah dinamika nan ada. Namun untuk saat ini, pendekatan nan lebih realistis adalah mengakui bahwa akibat tetap lebih besar dibanding peluang.

Kesimpulan

Dalam kondisi seperti sekarang, konsentrasi utama bukan pada mengejar apresiasi harga, melainkan menjaga manajemen risiko. Pergerakan nilai nan tidak stabil menuntut disiplin dalam menentukan ukuran posisi, pemisah kerugian, dan ekspektasi. 

Pasar mata uang digital sering berubah lebih sigap dari perkiraan, sehingga keputusan nan terlalu emosional justru meningkatkan risiko. Mengelola akibat dengan baik memberi ruang untuk bertahan, apa pun arah pergerakan pasar selanjutnya.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya