Berapa Target Harga Bitcoin Untuk Tahun Ini?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

– Saat nilai Bitcoin (BTC) mendekati US$ 120.000, sejumlah analis memandang potensi besar bahwa aset mata uang digital terbesar ini tetap menyimpan momentum untuk mencetak rekor baru di kisaran US$ 155.000.

Optimisme ini muncul dari kajian teknikal mingguan nan dirilis oleh salah satu analis terkenal di media sosial dengan nama samaran ‘TradingShot‘. Dari penjelasan nan disampaikan, analis tersebut menyatakan bahwa reli terbaru Bitcoin dimulai setelah memantul dari Moving Average (MA) 50-minggu pada 7 April 2025, titik nan dianggap krusial dalam struktur channel naik tiga tahunan nan dimulai sejak November 2022.

#Bitcoin is extending its long-term Bullish Leg following the April 07 2025 bottom on the 1W MA50.

That was the latest Higher Low of the 3-year Channel Up and it is possible to complete the Cycle after a +197.23% rise like the one in early 2024.

Possible Cycle Top around… pic.twitter.com/TvjaLvQzgp

— TradingShot (@TradingShot) July 28, 2025

Pemantulan dari level Fibonacci 0,236 nan terjadi di siklus sebelumnya menjadi sinyal kuat. Level ini sebelumnya telah menjadi titik kembali bullish nan signifikan.

TradingShot menyebut pola saat ini mirip dengan dua reli sebelumnya:

  • Akhir 2022 – Awal 2023, naik sekitar 106 persen.
  • Akhir 2023 – Awal 2024, melonjak 197 persen.

Jika pola ini berulang, TradingShot memperkirakan potensi puncak baru di nomor US$ 155.500, nan merupakan kenaikan dengan kisaran 30 persen dari nilai saat ini.

Baca Juga: Ethereum Selalu Meledak saat Dominasi Bitcoin Sentuh 40 Persen, Kata Enterpreuner Ini

Hati-Hati Koreksi Jangka Pendek

Di sisi lain, analis mata uang digital Michael van de Poppe mengeluarkan peringatan bahwa Bitcoin kembali tertahan di area resisten kuat sekitar US$ 119.400. Penolakan ini membuka kesempatan koreksi jangka pendek, terutama lantaran ada CME futures gap nan tetap terbuka di level US$ 118.500.

Ia juga mencatat adanya liquidity cluster di bawah nilai saat ini, area di mana banyak order beli tertunda. Hal ini meningkatkan kemungkinan nilai bakal turun lebih dulu ke area US$ 116.500 – US$ 117.500, nan bisa menjadi momen akumulasi strategis bagi investor.

Sementara itu, nilai Bitcoin saat ini berada di nomor US$ 118.013, naik sebesar 0,4 persen dalam jangka waktu 24 jam terakhir, dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,68 persen. Secara teknikal, tren jangka menengah tetap positif:

  • 50 hari SMA: US$ 110.835.
  • 200 hari SMA: US$ 90.530

Bitcoin saat ini diperdagangkan jauh di atas kedua moving average tersebut. Selain itu, RSI 14 hari berada di level 64,11, mengindikasikan tetap adanya dorongan beli tanpa memasuki area jenuh beli.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya