– Produk spot Ethereum ETF mencetak rekor baru dengan arus masuk bersih sebesar US$ 640 juta pada 14 Agustus. Dari jumlah ini, BlackRock menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi US$ 520 juta.
Di sisi lain, spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat juga mencatat performa positif. BlackRock (IBIT) kembali mendominasi dengan arus masuk harian US$ 523,74 juta. Namun, tidak semua manajer aset menikmati tren ini. Pasalnya, Fidelity (FBTC) dan Ark (ARKB) justru membukukan arus keluar masing-masing US$ 113,47 juta dan US$ 142,92 juta, sementara Bitwise mencatat kerugian sebesar US$ 30,87 juta.

On August 14 (ET), U.S. spot Bitcoin ETFs saw a net inflow of $231 million, led by BlackRock’s IBIT with $524 million. Ethereum spot ETFs recorded a $640 million net inflow, with BlackRock’s ETHA contributing $520 million. https://t.co/Tvs2oCSxTg pic.twitter.com/XAJfRaBuBa
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) August 15, 2025Setelah disesuaikan dengan arus keluar, total arus masuk spot Bitcoin ETF di Amerika mencapai US$ 230,93 juta, sementara Ethereum ETF menguat dengan capaian nan sama.
BlackRock mencapai tonggak baru dalam strategi aset digitalnya, dengan total kepemilikan mata uang digital mencapai US$ 103,98 miliar.
Portofolionya tetap didominasi oleh Bitcoin, dengan 774.000 BTC senilai kisaran US$ 89 miliar. Selain itu, BlackRock juga memegang 3,2 juta ETH nan berbobot nyaris US$ 15 miliar.
Baca Juga: Satoshi Lebih Kaya dari Bill Gates Berkat Rekor Baru Bitcoin
Perjalanan kepemilikan ETH BlackRock terbilang agresif:
- Awal 2025: sekitar 1,07 juta ETH senilai US$ 3,59 miliar.
- 30 Juni 2025: naik menjadi US$ 4,21 miliar.
- Enam minggu terakhir, posisi ETH melonjak lebih dari tiga kali lipat.
Bitcoin juga tumbuh, meski lebih lambat. Volume naik 35,42 persen, sementara nilainya meningkat 74,48 persen dalam periode nan sama. Secara keseluruhan, biaya BlackRock mencatat kenaikan bersih sekitar US$ 50 miliar sejak awal 2025, saat total kepemilikan mata uang digital baru berada di nomor US$ 54,83 miliar.
Seperti diberitakan oleh cryptoharian.com sebelumnya, salah satu pegiat mata duit mata uang digital dengan nama samaran Midas di media sosial X menyatakan bahwa BlackRock diam-diam telah mengakumulasi sejumlah altcoin.
“Mereka tidak pernah beli saat pasar euforia. Mereka masuk saat ketakutan memuncak dan volume mengecil,” ungkap Midas.
Midas mengklaim, dompet-dompet nan mengenai dengan BlackRock dikabarkan mengakuisisi 5 proyek kripto, ialah JUP, ENA, GRASS, SNX, TWT.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 bulan yang lalu