Btc Dan Xrp Lagi Ngaso, Tapi Chart Bilang Masih Bullish

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

– Setelah berminggu-minggu terbang tinggi, pasar mata uang digital menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Bitcoin, XRP serta Ethereum dan sebagian besar altcoin telah mencatatkan lonjakan besar dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan tajam nan mendorong diagram ke langit dan euforia pasar pun ikut melambung. Tapi seperti biasa dalam bumi kripto, tiap reli besar pada akhirnya memerlukan jeda.

Dan itulah nan kita lihat hari ini.

Sejak awal sesi perdagangan, kebanyakan aset mata uang digital dalam Top 100 kapitalisasi pasar memunculkan candle merah di diagram hariannya. Setelah kandas menembus resisten US$ 121.000, nilai Bitcoin terkoreksi ringan ke sekitar US$ 117.763, turun nyaris 2 persen dari kemarin.

Bagi sebagian penanammodal baru, ini mungkin terasa seperti alarm. Tapi nan sudah lama di pasar, ini lebih terlihat sebagai momen tarik napas, bukan sinyal bahaya.

Meski nilai sedang memerah, sentimen pasar tetap berada di area ‘greed’ dengan Fear and Greed Index di nomor 70. Ini merupakan level tertinggi sejak 12 Juli. Di platform prediksi Myriad, 70 persen pengguna tetap percaya Bitcoin bakal menyentuh US$ 125.000 lebih dulu daripada turun ke US$ 105.000.

Artinya? Optimisme belum padam.

Baca Juga: Dua Kripto nan Sedang Dibeli Blackrock, Simak!

Bitcoin: Penurunan Ini Bukan Akhir dari Tren

Secara teknikal, tren Bitcoin tetap kuat. Beberapa parameter kunci mendukung pandangan ini:

  • ADX (Average Directional Index) berada di 29, di atas periode pemisah 25 nan menandakan tren nan sudah terbentuk dan tetap berlaku.
  • RSI turun ke 60, keluar dari wilayah jenuh beli. Ini memberi ruang untuk koreksi tanpa menghancurkan tren naik.
  • Harga tetap jauh di atas EMA 50 dan 200 hari, parameter klasik bahwa pasar sedang dalam fase bullish nan sehat.

Koreksi ini bukanlah runtuhnya pasar. Sebaliknya, ini adalah fase konsolidasi nan lazim terjadi sebelum nilai melanjutkan perjalanan ke atas.

XRP: Kenaikan Tajam, Koreksi Sehat

Sementara itu, XRP juga mengalami koreksi lebih tajam, turun 8,37 persen ke US$ 3,25 setelah mencetak all-time high baru di US$ 3,60. Tapi penurunan ini terjadi di level Fibonacci 23,6 persen, titik teknikal nan sering menjadi area beli dalam tren naik.

  • ADX XRP mencatat nomor 54 – ini masuk kategori ‘power trend’. Koreksi seperti ini biasanya tidak berjalan lama.
  • Harga tetap 25 persen di atas EMA 50, dan RSI di 66, memberi sinyal bahwa pasar tetap sehat dan ruang untuk bergerak ke atas tetap terbuka.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya