Chatgpt Pilih 2 Kripto Yang Bisa Ubah Us$ 100 Jadi Us$ 1.000 Di 2026

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

– Menjelang akhir 2025 nan penuh volatilitas, penanammodal mata uang digital mulai mengalihkan konsentrasi ke kesempatan jangka panjang untuk tahun depan. Dalam konteks tersebut, ChatGPT menyoroti dua aset mata uang digital nan meski beresiko tinggi, dinilai mempunyai potensi untuk mengubah investasi US$ 100 menjadi US$ 1.000 pada 2025.

Target imbal hasil 900 persen jelas berada di wilayah spekulatif. Namun, menurut model kepintaran buatan OpenAI, kombinasi antara utilitas nyata dan narasi pertumbuhan baru bisa membuka ruang bagi lonjakan nilai ekstrem, terutama jika kondisi pasar mata uang digital kembali kondusif.

Solana (SOL): Kandidat Utilitas dengan Dukungan Institusional

Pilihan pertama adalah Solana (SOL), salah satu blockchain smart contract paling aktif dengan ekosistem DeFi nan terus berkembang. Jaringan ini juga dijadwalkan mendukung Wrapped XRP, sebuah langkah nan berpotensi memperluas likuiditas lintas ekosistem.

ChatGPT menilai kelebihan utama Solana terletak pada biaya transaksi rendah dan throughtput tinggi, dua aspek nan konsisten menarik minat developer dan institusi. Masuknya Solana ke platform seperti Revolut sepanjang 2025 disebut sebagai pengesahan tambahan terhadap mengambil arus utama.

Secara historis, SOL kerap mencatatkan kenaikan berlipat dobel dalam fase bull market nan berkelanjutan. Jika momentum pasar mata uang digital dapat memperkuat sepanjang 2026, ChatGPT memperkirakan nilai Solana berpotensi berada di kisaran US$ 40 hingga di atas US$ 500. Meski demikian, skenario ini tetap spekulatif, mengingat SOL saat ini diperdagangkan di kisaran US$ 138, dengan performa year-to-date nan tetap tertekan.

Baca Juga: Upgrade Fusaka Bawa Ethereum ke Biaya Transaksi Terendah dalam 8 Tahun

Ozak AI (OZ): Taruhan Awal di Persimpangan AI dan Blockchain

Aset kedua, ialah Ozak AI (OZ), berada di spektrum akibat nan jauh lebih tinggi. Proyek ini tetap dalam fase pre-sale, namun dinilai menarik lantaran menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan blockchain dua tema teknologi paling dominan saat ini.

ChatGPT menilai daya tarik OZ terutama berasal dari narasi AI nan kuat dan minat spekulatif terhadap proyek tahap awal. Data awal menunjukkan lebih dari 1 miliar token telah terjual dalam pre-sale.

Token di tahap ini dikenal sangat volatil, dengan resiko kandas listing alias kehilangan likuiditas. Namun, jika proyek sukses menembus pasar, ChatGPT memandang potensi nilai di atas US$ 5 pada 2026, nan secara teori dapat menghasilkan imbal hasil sangat besar.

Chatbot AI tersebut juga menjabarkan, pilihan alokasi sepenuhnya berjuntai pada toleransi resiko investor. Pendekatan garang bisa condong ke OZ sebesar 60-70 persen, dengan sisanya di SOL sebagai penyeimbang. Sementara itu, penanammodal nan mengutamakan stabilitas relatif disarankan memilih 50:50 alias sedikit lebih berat ke SOL (sekitar 60 persen).

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya