Cryptoamsterdam Ungkap Momen Terakhir Buy The Dip Sebelum Altcoin Meledak

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Bitcoin (BTC) telah berupaya keras untuk menembus kembali nomor US$ 120.000. Hal ini pun membikin sejumlah analis memberikan pandangan mereka mengenai kelanjutan pergerakan Bitcoin.

Salah satunya adalah analis dengan julukan ‘CryptoAmsterdam‘ di media sosial X, menyatakan bahwa pasar mata uang digital akhirnya mendapat ‘break’ nan diantisipasi sejak kemarin. Namun, dia mengingatkan bahwa sebagian pembeli FOMO dan pengejar hijau mungkin mulai merasa waswas.

Bitcoin: Rejection Lokal Tapi Struktur Masih Kuat

Bitcoin sempat melesat dari US$ 117.000 ke US$ 122.000 sebelum terpental di resisten range tinggi.

“Kalau Anda sabar dan beli di dip timeframe besar April/Mei, alias sebelum breakout Ethereum nan supercharge alt, maka Anda harusnya duduk nyaman sekarang,” ungkap CryptoAmsterdam.

Ia menekankan kembali prinsip utamanya, ialah jangan mengejar penghijauan, apalagi jika Anda percaya nilai bakal lebih tinggi di sisa siklus.

“Menahan posisi di periode chop sering membikin orang cut loss, sama seperti FOMO nan membikin orang beli di nilai puncak,” ujarnya.

Bagi Bitcoin, kuncinya sekarang adalah memperkuat di range saat ini untuk meminimalkan akibat rejection. Dip tipis bisa menjadi kesempatan terakhir ‘buy the dip’ untuk altcoin nan belum terbang.

Baca Juga: BTC Berpotensi Naik 25 Persen dari Level Breakout

BTC Dominance: Tanda Awal Altseason Belum Terlihat Penuh

Menurut CryptoAmsterdam, sebagian besar siklus pasar mata uang digital berjalan di fase BTC dominance up, nan menandakan ‘bitcoin season’. Hanya sekitar 10 persen terakhir siklus, ketika Bitcoin masuk leg kedua ke ATH baru, barulah kekuasaan BTC drop, memicu altseason.

“Kita sudah lihat tanda awal pelemahan kekuasaan dan awal leg kedua makro Bitcoin. Sekarang kita mau lihat kelanjutannya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tak perlu menebak puncak kekuasaan secara presisi, cukup konsentrasi pada aset kuat seperti HYPE, AAVE, CRV dan ENA “sudah naik berkali lipat”.

ETHBTC: Altcoin Masih Punya Tenaga

Secara makro, CryptoAmsterdam memandang ETHBTC tetap di area bottom formation, memberi ruang untuk altcoin tetap perform. Namun, di jangka pendek hingga menengah, pasangan ini berada di ‘zona jebakan’ saat menabrak resisten range rendah makro.

“Kalau main alt, zoom out dan lihat chart timeframe besar. Jangan kejar green weeks, jangan ragu beli ketika nilai drop dan panik mulai terasa. Fokus ke altcoin kuat dan sektor nan dapat bertahan,” kata CryptoAmsterdam.

Ia mengakui pasar berada di fase late cycle, sehingga tak perlu overexposed seperti 2023.

“Tetap bullish di altcoin? Berjalanlah garang sekarang di rencana ETHBTC + BTC.D, tapi rencanakan juga untuk scale out mulai hari ini,” pungkas CryptoAmsterdam.

Quick market overview

There's the ‘break’ we mentioned yesterday.

Some green chasers and top buyers might be sweating.

Let’s take another look.

1. BTC

Again, I won’t cover the macro since that already looks good, instead, focusing on the short to medium timeframe, as that… https://t.co/332ayNZs4d pic.twitter.com/KsuB0lzqew

— CryptoAmsterdam (@damskotrades) August 11, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya