Deker Lutut: Apa Saja Jenis Dan Fungsinya?

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Untuk menjaga kesehatan dan fungsinya, deker dengkul (knee support alias knee brace) sering kali menjadi perangkat bantu nan direkomendasikan.

Bagian dengkul merupakan salah satu sendi terbesar dan paling kompleks dalam tubuh nan menopang postur dan memungkinkan beragam gerakan.

Artikel ini bakal membahas secara mendalam tentang apa kegunaan deker dengkul dan menguraikan beragam jenis deker untuk dengkul nan tersedia di pasaran, sehingga Anda dapat membikin pilihan nan tepat.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Banner Zaskia mobile

Apa Itu Deker Lutut dan Apa Saja Fungsinya?

Deker lutut, alias nan juga dikenal sebagai knee support, penyangga lutut, alias pelindung lutut, adalah perangkat nan dirancang untuk memberikan support eksternal pada sendi lutut.

Alat ini umumnya terbuat dari beragam material seperti neoprene, bahan elastis/spandex, nylon, alias polyester, dan sering dilengkapi dengan fitur tambahan seperti velcro, silikon gel, alias spring/pegas logam.

Fungsi deker dengkul sangat beragam, menyesuaikan dengan jenis dan kebutuhannya. Berikut adalah fungsi-fungsi utamanya:

1. Perlindungan Sendi Lutut dan Pencegahan Cedera Olahraga

Saat beraktivitas bentuk tinggi seperti bermain basket, futsal, alias badminton, dengkul rentan terhadap tumbukan dan aktivitas tiba-tiba.

Deker dengkul berkedudukan sebagai pelindung dengkul nan menyerap akibat dan mengurangi akibat cedera meniskus, ligamen robek, alias sprain lutut.

2. Dukungan Stabilitas Lutut dan Penopang Ligamen serta Tendon

Bagi perseorangan dengan kondisi dengkul lemah, tidak stabil, alias pernah mengalami cedera, deker dengkul berfaedah sebagai knee stabilizer.

Alat ini membantu menstabilkan posisi sendi dan menopang struktur krusial seperti Ligamen ACL (Anterior Cruciate Ligament), Ligamen MCL (Medial Collateral Ligament), dan Tendon patella, sehingga mencegah aktivitas berlebihan nan berbahaya.

3. Kompresi untuk Mengurangi Pembengkakan dan Meningkatkan Sirkulasi Darah

Jenis deker dengkul compression alias compression sleeve memberikan tekanan ringan dan merata di sekitar lutut.

Kompresi ini membantu meningkatkan sirkulasi darah di area lutut, mempercepat penyerapan pembengkakan, dan memberikan sensasi nyaman.

4. Mengurangi Rasa Sakit pada Lutut dan Dukungan untuk Kondisi Medis

Deker dengkul dapat meredakan nyeri lutut nan disebabkan oleh beragam kondisi, seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, runner’s knee (patellofemoral pain syndrome), alias jumper’s knee (patellar tendonitis).

Dengan memberikan support dan mengurangi tekanan pada area tertentu, perangkat ini menjadi bagian dari terapi konservatif untuk masalah lutut.

5. Pemulihan Cedera Lutut dan Rehabilitasi

Pada masa rehabilitasi dengkul pasca-cedera alias pasca operasi, deker dengkul seperti knee immobilizer alias hinged knee brace digunakan untuk membatasi aktivitas nan tidak diinginkan.

Hal ini melindungi dengkul selama proses pengobatan dan mempercepat pemulihan cedera lutut.

6. Meningkatkan Proprioception (Kesadaran Posisi Lutut)

Deker meningkatkan kesadaran tubuh terhadap posisi dan aktivitas dengkul.

Proprioception nan baik membantu tubuh merespons lebih sigap terhadap perubahan posisi, sehingga mengurangi akibat cedera selama beraktivitas.

Jenis-Jenis Deker Lutut dan Penggunaannya

Memilih jenis jenis deker dengkul nan tepat sangat krusial untuk mendapatkan faedah optimal. Berikut adalah jenis-jenis deker dengkul nan umum ditemui:

1. Knee Sleeve (Deker Lutut Elastis/Compression)

Ciri

Berbentuk seperti tabung, terbuat dari bahan elastis/spandex nan memberikan kompresi merata.

Fungsi

Meningkatkan sirkulasi darah, memberikan kehangatan, serta meredakan nyeri ringan dan pembengkakan.

Cocok untuk pemanasan sebelum olahraga, aktivitas seperti lari (running), gym/fitness, alias sebagai pelindung dengkul dasar.

Kelebihan

Ringan, nyaman, dan tidak membatasi range of motion (rentang mobilitas lutut) secara signifikan.

2. Knee Brace dengan Tali (Adjustable Knee Brace)

Ciri

Dilengkapi dengan tali velcro nan dapat disesuaikan kekencangannya.

Fungsi:

Memberikan support stabilitas dengkul nan lebih terukur. Ideal untuk kondisi nan memerlukan kompresi spesifik, seperti nyeri dengkul akibat arthritis alias aktivitas hiking dan bersepeda.

Jenis open patella design pada kategori ini berfaedah untuk mengurangi tekanan langsung pada patella (tempurung lutut).

3. Hinged Knee Brace (Deker Lutut dengan Engsel)

Ciri

Memiliki batang logam alias engsel di sisi dengkul nan meniru kegunaan ligamen.

Fungsi

Memberikan stabilitas maksimal dan membatasi aktivitas dengkul ke arah nan berbahaya.

Direkomendasikan untuk pemulihan cedera dengkul nan serius seperti cedera ACL alias PCL, cedera meniskus, alias sebagai deker dengkul pasca operasi. Alat ini sering kali merupakan deker dengkul medis nan diresepkan dokter.

4. Patella Support (Deker Lutut untuk Tempurung Lutut)

Ciri

Memiliki alas (patella support) berbentuk lingkaran nan menstabilkan tempurung lutut.

Fungsi

Khusus menangani masalah nan berasosiasi dengan tempurung lutut, seperti chondromalacia patella, patellofemoral pain syndrome, dan patellar tendonitis.

Jenis knee strap nan lebih mini juga termasuk dalam kategori ini dan bekerja dengan memberikan tekanan pada tendon patella.

5. Prophylactic Brace (Pelindung Lutut untuk Olahraga Kontak)

Ciri

Dirancang dengan alas nan lebih kokoh.

Fungsi

Secara unik ditujukan untuk pencegahan cedera olahraga pada bagian nan melibatkan kontak bentuk tinggi, seperti sepak bola dan basket.

Cara Memilih Deker Lutut nan Tepat

Agar investasi Anda dalam membeli deker dengkul terbaik tidak sia-sia, pertimbangkan pedoman langkah memilih deker dengkul nan tepat berikut ini:

1. Identifikasi Kebutuhan Utama

Tentukan tujuan penggunaan. Apakah untuk:

  • Pencegahan cedera olahraga (deker dengkul untuk lari, basket, futsal)
  • Mengurangi rasa sakit (deker dengkul untuk arthritis)
  • Pemulihan cedera dengkul (deker pasca operasi)

Konsultasi dengan master alias fisioterapis sangat dianjurkan untuk kondisi medis.

2. Pilih Jenis nan Sesuai dengan Aktivitas

  • Olahraga dengan aktivitas intensif (voli, badminton): Pilih knee sleeves nan fleksibel.
  • Aktivitas sehari-hari alias nyeri lutut: Knee brace dengan tali lebih disarankan.
  • Cedera ligamen serius alias pasca-operasi: Hinged knee brace adalah pilihan nan tepat .

3. Perhatikan Ukuran Deker Lutut dengan Cermat

Ukuran deker dengkul nan pas adalah kunci kenyamanan dan efektivitas. Umumnya, pengukuran dilakukan dengan melingkarkan pita meteran pada bagian tengah dengkul dalam posisi lurus, alias 14 cm di atas dan 12 cm di bawah tempurung dengkul saat dengkul ditekuk 30 derajat.

Setiap merek mempunyai chart ukuran nan berbeda, jadi selalu perhatikan pedoman dari produsen.

4. Perhatikan Material dan Fitur

  • Neoprene: Memberikan kehangatan dan kompresi nan baik, cocok untuk kondisi nyeri.
  • Bahan breathable fabric (seperti kain dengan sistem sirkulasi udara): Cocok untuk olahraga intensif lantaran mencegah panas berlebihan.
  • Open patella design: Membantu mengurangi tekanan pada tempurung lutut.
  • Pegas logam (spring) alias engsel: Untuk support ekstra dan stabilisasi.

5. Pertimbangkan Harga Deker Lutut dan Merek Terpercaya

Harga sangat bervariasi, dari puluhan ribu untuk knee brace alias support elastis sederhana hingga jutaan rupiah untuk orthopedic knee brace dengan teknologi canggih.

Pilih produk dari merek nan telah teruji seperti LP Support, Bauerfeind, alias Aolikes nan banyak direkomendasikan.

Cara Memakai Deker Lutut nan Benar

Cara memakai knee brace alias support dengan tepat sangat mempengaruhi fungsinya. Berikut adalah langkah umumnya:

  1. Pastikan kulit dalam keadaan kering dan dengkul dalam posisi nyaman, biasanya sedikit ditekuk.
  2. Kenakan knee brace alias support dengan hati-hati, pastikan tidak ada lipatan bahan nan dapat menimbulkan iritasi.
  3. Untuk jenis dengan open patella, posisikan tempurung dengkul tepat di tengah lubang.
  4. Pada adjustable knee brace, kencangkan tali velcro secara berjenjang hingga terasa mendukung tanpa menghalang aliran darah alias menyebabkan kebas.
  5. Kekencangan nan tepat adalah ketika Anda dapat menyelipkan satu alias dua jari di antara deker dan kulit.

Kesimpulan tentang Deker Lutut

Memahami apa kegunaan knee brace alias support dan apa saja jenis deker untuk dengkul merupakan langkah awal nan krusial dalam menjaga kesehatan sendi vital ini.

Dari memberikan perlindungan sendi dengkul selama berolahraga hingga menjadi penopang dalam pemulihan cedera lutut, pemilihan produk nan sesuai dengan kebutuhan, aktivitas, dan ukuran nan tepat adalah kunci merasakan manfaatnya secara maksimal.

Selalu utamakan konsultasi dengan tenaga medis ahli untuk kondisi dengkul nan spesifik guna mendapatkan rekomendasi knee brace alias support terbaik nan paling efektif bagi Anda.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Deker Lutut

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar topik knee brace alias support.

Apa saja kegunaan utama dari deker lutut?

Fungsi knee brace alias support sangat beragam, terutama untuk memberikan perlindungan sendi dengkul dan support stabilitas lutut.

Alat ini berkedudukan dalam pencegahan cedera olahraga, pemulihan cedera lutut, serta mengurangi rasa sakit pada dengkul dengan memberikan kompresi untuk mengurangi pembengkakan dan meningkatkan sirkulasi darah di area lutut.

Apa perbedaan antara deker dengkul elastis dan medis?

Knee brace alias support elastis (seperti compression sleeve) umumnya terbuat dari bahan neoprene alias elastis, berkarakter ringan, dan cocok untuk aktivitas sehari-hari alias pemanasan sebelum olahraga.

Sementara knee brace alias support medis (seperti hinged knee brace alias knee immobilizer) dirancang untuk kondisi khusus, memberikan stabilisasi maksimal, dan sering digunakan untuk rehabilitasi lutut, support pasca-trauma, alias sebagai bagian dari terapi konservatif untuk masalah dengkul seperti cedera ligamen.

Bagaimana langkah memilih deker dengkul nan tepat untuk olahraga seperti lari alias basket?

Cara memilih knee brace alias support nan tepat dimulai dengan menyesuaikan dengan aktivitas. Knee brace alias support untuk lari, pilih knee sleeve nan ringan dan mendukung proprioception.

Untuk knee brace alias support basket alias futsal nan memerlukan perlindungan dari benturan, sports knee support dengan alas lebih disarankan.

Selalu perhatikan ukuran knee brace alias support dan pilih material breathable fabric untuk kenyamanan selama beraktivitas.

Kapan seseorang memerlukan deker dengkul dengan kreasi open patella?

Knee brace alias support dengan open patella design sangat direkomendasikan bagi mereka nan mengalami nyeri langsung pada tempurung dengkul (patella).

Desain ini cocok untuk kondisi seperti runner’s knee, jumper’s knee, alias chondromalacia patella, lantaran dapat mengurangi tekanan langsung pada tempurung dengkul sembari tetap menstabilkan tendon dan ligamen di sekitarnya, sehingga membantu mengurangi rasa sakit pada dengkul dan memperbaiki range of motion.

Selengkapnya