– Raksasa manajer aset dunia BlackRock memindahkan 2.822 Bitcoin senilai sekitar US$ 243,59 juta dan 36.283 Ethereum senilai US$ 101,72 juta ke Coinbase Prime pada Senin (24/11/2025).
Langkah ini terjadi di tengah kondisi pasar mata uang digital nan tetap merosot, sekaligus periode outflow ETF nan tergolong paling berat sejak produk tersebut diluncurkan di Amerika Serikat.

Melansir dari Finbold.com, BlackRock sekarang mengelola sekitar US$ 77,4 miliar aset kripto, dengan komposisi 87 persen Bitcoin dan 13 persen Ethereum. Besarnya porsi BTC dalam portofolio lembaga tersebut membikin setiap pergerakannya menjadi pantauan utama pelaku pasar.
Perpindahan biaya ini berjalan pada saat spot Bitcoin ETF di Amerika mencatatkan salah satu bulan terburuk dalam sejarahnya. Total outflow sepanjang November mencapai US$ 3,5 miliar, hanya terpaut tipis dari rekor terburuk sepanjang masa sebesar US$ 3,6 miliar pada Februari lalu. Dari jumlah itu, BlackRock sendiri menyumbang sekitar US$ 2,5 miliar penarikan.
Bitcoin dan Ethereum Masih dalam Tekanan Berat

Kondisi teknikal dua aset terbesar mata uang digital saat ini memperlihatkan gambaran nan kurang menggembirakan. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 86.100, sementara Ethereum bergerak di sekitar US$ 2.820, keduanya tetap berada di area merah.
Ethereum sekarang berada di bawah MA-100 dan MA-200, setelah fase konsolidasi di kisaran US$ 3.000 kandas memperkuat sebagai support. Tekanan bearish tetap dominan, dan parameter RSI ETH nan berada di kisaran 30 menunjukkan bahwa momentum turun tetap kuat.
Baca Juga: Perdagangan Reli Bullish, Harga Uang Kripto XRP Melonjak 10%
Bitcoin pun mengalami tekanan serupa. Aset tersebut telah jatuh di bawah kluster support krusial US$ 88.000 – US$ 90.000, dengan RSI berada di level 28, menandakan kondisi oversold. Namun, alih-alih menjadi sinyal pembalikan, parameter ini belum cukup untuk membendung tekanan jual nan terus berdatangan.
Open interest Bitcoin juga ambruk ke level terendah dalam enam bulan. Penurunan ini biasanya menunjukkan meningkatnya potensi volatilitas dan ketidakstabilan, lantaran pasar derivatif mulai kehilangan likuiditas dan minat spekulatif.
Sentimen Investor Mulai Bergeser
Gelombang penarikan dari ETF, penurunan open interest, dan pelemahan di pasar spot memperlihatkan adanya perubahan sentimen investor.
Banyak pelaku pasar memilih mengurangi eksposur risiko, terutama setelah serangkaian penurunan nilai nan signifikan sejak awal bulan.
Perpindahan biaya BlackRock ke Coinbase Prime sendiri menimbulkan beragam spekulasi. Apakah langkah tersebut merupakan persiapan untuk alokasi ulang, diversifikasi internal, alias sekedar penataan ulang likuiditas, pasar belum mendapatkan konfirmasi pasti.
Namun momentum pergerakannya sejalan dengan melemahnya kepercayaan jangka pendek di kalangan penanammodal institusional.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
1 bulan yang lalu