– Harga XRP tengah bergerak dalam pola pennant bullish nan semakin menyempit, mengisyaratkan bahwa pergerakan besar kemungkinan bakal segera terjadi. Dengan tekanan nilai nan semakin terkompresi di antara support teknikal dan potensi dorongan eksternal, banyak analis menilai XRP siap melakukan lonjakan besar dalam waktu dekat.
Melansir dari coingape.com, saat ini XRP diperdagangkan di kisaran US$ 3,10, tetap memperkuat di atas support kuat di level US$ 2,87. Pergerakan nilai nan membentuk pola pennant, sering kali menjadi pertanda bakal terjadinya eskpansi besar, terutama ketika volume perdagangan mulai meningkat.

Jika nilai sukses menembus resisten US$ 3,10, ruang menuju US$ 3,37 hingga US$ 3,60 terbuka lebar. Bahkan, dorongan kuat dari pembeli bisa membawa nilai menembus US$ 4.
Namun sebaliknya, jika nilai kandas mempertahankan level US$ 2,87, kemungkinan penurunan ke US$ 2,70 terbuka, sebelum rebound baru dapat terjadi.
Indikator teknikal pun mendukung skenario bullish:
- DMI menunjukkan kekuatan positif perlahan menguat.
- Parabolic SAR sudah berada di bawah harga, menandakan potensi kontrol dari sisi pembeli.
Pola kompresi nan terbentuk sejak Juli menambah kepercayaan bahwa ledakan nilai hanya tinggal menunggu momentum volume.
Baca Juga: Tekanan Jual Whale Tembus 37 Ribu Transaksi, XRP Terancam?
Di sisi fundamental, Dom Kwok selaku co-founder EasyA, memberikan pandangan menarik. Ia menyebut bahwa persetujuan ETF XRP bisa menjadi katalis masuknya aliran biaya institusional secara besar-besaran.
Menurutnya:
- XRP mempunyai likuiditas tinggi dan pedoman pemegang nan luas.
- Secara kapitalisasi pasar, XRP berada di urutan ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum, tapi berbobot jauh lebih murah, menjadikannya lebih terjangkau bagi penanammodal ritel.
- ETF bisa membuka akses XRP ke jutaan penanammodal baru
Namun, Kwok menegaskan bahwa akibat ETF bukan soal lonjakan nilai jangka pendek, melainkan arus masuk modal jangka panjang nan dapat memperkuat posisi XRP di pasar.
SEC baru-baru ini menunda tenggat waktu untuk sejumlah pengajuan ETF XRP, termasuk dari 21Shares, Grayscale, Bitwise, CoinShares, dan Canary Capital. Proposal WisdomTree XRP ETF oleh Cboe BZX juga bakal ditinjau hingga 24 Oktober.
Penundaan ini memberi waktu lebih banyak bagi pasar untuk mengevaluasi potensi ETF, sekaligus memperpanjang jendela spekulasi.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 bulan yang lalu