Investor Harus Benar-benar Pasang Mata Jika Bitcoin Turun Ke Area Ini

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

– Struktur nilai Bitcoin (BTC) semakin hari semakin menyempit. Hal ini disampaikan oleh salah satu expert mata duit kripto, Michael van de Poppe di laman pribadi X-nya.

Dalam pembaruan analisa pergerakan nilai nan dia lakukan baru-baru ini, dia mencapai pada satu konklusi bahwa satu level sekarang menjadi penentu apakah pasar bakal memandang pemulihan alias koreksi lebih dalam.

Setelah berhari-hari stagnan dan kandas menembus kembali area US$ 90.000, momentum BTC tampak melemah. Hal ini menjadikan BTC berada di posisi nan rentan menjelang keputusan kebijakan The Fed.

Dalam pembaruan pasar pada 7 Desember, Poppe menegaskan bahwa ketidakmampuan Bitcoin untuk menguji ulang alias merebut kembali area US$ 92.000 berpotensi membuka jalan menuju penurunan tajam ke area US$ 80.000 – US$ 82.000. Level tersebut bertepatan dengan beberapa lapisan support historis antara US$ 80.900 hingga US$ 76.600, dan menurutnya dapat menjadi area pembentukan double bottom.

Poppe menggambarkan rentang perdagangan US$ 86.000 – US$ 92.000 sebagai sekedar ‘noise’, nan menandakan pasar bergerak tanpa arah nan jelas. Likuiditas di bawah level tertinggi sebelumnya telah tersapu, sementara likuiditas di atas nilai saat ini baru bisa tersentuh jika para bull kembali mengendalikan pasar.

Baca Juga: Ethereum Pegang Garis Hidup US$ 3000, Tapi Aksi Harga Masih Rentan

Di sisi atas, Poppe menyoroti area US$ 100.700 sebagai resisten besar nan sekarang susah dijangkau tanpa pemulihan kuat. Sementara itu, US$ 89.300 menjadi pivot downside nan dia anggap sangat penting. Kehilangan level ini dapat mempercepat penurunan ke area support rendah.

Meski kesempatan koreksi lebih dalam terlihat jelas, Poppe tetap bersikap konstruktif mengenai jangka pendek. Ia percaya bahwa Bitcoin tidak jauh dari titik bottom. Selain itu, dirinya juga meyakini bahwa pantulan kuat dari area low -US$ 80.000 dapat memicu reli akhir tahun nan bersambung hingga kuartal pertama 2026.

Saat tulisan ini ditulis, Bitcoin berada pada level US$ 89.411, turun 0,5 persen dalam 24 jam terakhir dan turun 2,2 persen selama satu pekan. BTC juga berada jauh di bawah SMA 50 hari (US$ 100.131) dan SMA 200 hari (US$ 103.640). Sementara itu, RSI-14 hari berada di 43.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya