Investor Masih Was-was Kala Sinyal Pemulihan Bitcoin Mulai Menguat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

– Bitcoin (BTC) kembali bergerak dalam rentang sempit antara US$ 89.000 hingga US$ 93.000, sebuah fase konsolidasi nan mencerminkan tarik-menarik antara penanammodal nan mulai kembali mencetak keuntungan dan mereka nan memilih mendistribusikan untung tersebut. Di kembali pola sideway ini, terdapat indikasi bahwa momentum pemulihan sedang terbentuk, meski sentimen pasar tetap dibayangi kehati-hatian.

Menurut riset terbaru dari Glassnode, Bitcoin mulai menjauh dari True Market Mean Value di US$ 81.900, mendorong peningkatan profitabilitas investor. MVRV naik ke 1,67, sementara volume perdagangan melonjak ke US$ 22,6 miliar.

Namun, penanammodal ETF justru merespon kenaikan ini dengan pengedaran besar-besaran. Data menunjukkan adanya perubahan drastis, dari nan sebelumnya membeli US$ 134,2 juta BTC, sekarang menjual US$ 707,3 juta BTC.

Perubahan ini menunjukkan bahwa golongan ETF, nan biasanya menjadi parameter kepercayaan institusional tetap bersikap bearish dan lebih memilih mengamankan profit.

Di pasar derivatif, skeptisisme terlihat jelas. Banyak trader membuka posisi short sebagai perlindungan terhadap penurunan harga. 25 delta skew naik ke 12,88 persen, nan menandakan biaya perlindungan downside makin mahal.

Baca Juga: Pertarungan 8 AI Chatbot Papan Atas dalam Prediksi Harga Bitcoin di 31 Desember

Kendati tekanan jual tetap terasa, info teknikal menunjukkan peningkatan kekuatan tren:

  • RSI 14-hari naik ke 38,6 ke 58,2 – sinyal arah naik mulai terbentuk.
  • Supply in keuntungan meningkat ke 67,3 persen – lebih banyak penanammodal kembali berada di area untung.

Glassnode mengomentari kondisi pasar. Dalam pernyataan terbaru, mereka menyatakan bahwa Bitcoin menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan momentum, namun sentimen dan positioning tetap hati-hati, pasar tetap masih membangun kembali kepercayaan setelah volatilitas terbaru.

Selain itu, Shawn Young nan merupakan Chief Analyst MEXC, menambahkan bahwa ketidakpastian makro, termasuk keahlian BTC menembus kembali US$ 94.000, tetap menjadi halangan utama.

Pergerakan pasar saat ini didominasi short-term holders (STH).

  • STH-SOPR naik ke 18,5 persen menandakan peningkatan aktivitas pengambilan profit.
  • Hot Capital Share stabil di 39,9 persen, menunjukkan kekuasaan modal jangka pendek.

Namun menariknya, STH tetap dalam posisi rugi lantaran nilai BTC jauh di bawah biaya rata-rata akumulasi mereka di kisaran US$ 109.000.

Jika STH berakhir menjual, dan long-term holders (LTH) tetap kukuh, pasar dapat membangun jalur pemulihan nan lebih sigap menuju kembali ke wilayah enam digit (US$ 100.000 lebih).

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya