Ketika Tokoh Kripto Sekelas Michael Saylor Tak Dapat Selamatkan Harga Bitcoin

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

– Michael Saylor kembali menunjukkan keyakinannya pada Bitcoin di saat sentimen pasar mata uang digital sedang diliiputi pesimisme. Chairman dari perusahaan Strategy tersebut mengumumkan pada Senin pagi bahwa perusahaannya telah membeli Bitcoin senilai nyaris US$ 980 juta, dan menambah total kepemilikan Strategy menjadi 671.268, nan sekarang berbobot lebih dari US$ 57 miliar. Namun alih-alih mendorong nilai naik, Bitcoin justru melemah tajam tak lama setelah pengumuman tersebut.

Kurang dari dua jam setelah berita pembelian besar itu dirilis, nilai Bitcoin ambruk ke wilayah US$ 85.000, memicu kebingungan sekaligus perdebatan luas di organisasi kripto. Fenomena ini memperkuat kesan bahwa pergerakan nilai Bitcoin saat ini melangkah dengan logika nan semakin susah ditebak.

Kontributor Bitcoin lama, Jameson Loop menyuarakan sentimen nan banyak dirasakan pelaku pasar. Ia menyindir dugaan lama bahwa pembelian Bitcoin berbobot miliaran dolar oleh lembaga semestinya otomatis mendorong nilai naik. Kenyataannya, pasar bergerak sebaliknya.

Kondisi ini semakin mencolok lantaran terjadi di tengah latar belakang makro nan secara teori mendukung aset beresiko. Pemangkasan suku kembang oleh The Fed pekan lalu, nan biasanya menjadi katalis bullish, telah kandas memberikan dorongan berfaedah bagi Bitcoin. Sejak peristiwa ‘Great Liquidation’ pada 10-11 Oktober nan menghapus sekitar US$ 19 miliar dari pasar kripto, reli nilai Bitcoin terus kehilangan tenaga.

Bahkan, pembelian besar oleh figur paling vokal dan konsisten dalam ekosistem Bitcoin pun tidak bisa mengubah arah. Beberapa jam setelah pengumuman Michael Saylor, pasar justru bergerak lebih dalam ke area koreksi.

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali Berantakan, Ada Apa?

Kondisi ini pun memicu kembali tudingan manipulasi pasar. Trader Bitcoin Stefan “Whale Panda” Jespers secara terbuka menyatakan bahwa pembelian besar nan dilakukan Saylor tidak berakibat lantaran tidak melibatkan ‘Bitcoin nyata’ nan beredar di pasar. Pernyataan tersebut sejalan dengan narasi nan berkembang di media sosial, di mana semakin banyak pihak mempertanyakan sistem pembentukan nilai Bitcoin saat ini.

Selain itu, tokoh publik seperti Andrew Tate apalagi ikut mempertanyakan anomali tersebut, dengan menyoroti gimana pembelian puluhan ribu BTC dalam satu hari bisa terjadi tanpa pergerakan nan berarti. Meski begitu, tidak semua pihak memandang situasi ini sebagai konspirasi.

Pandangan nan lebih moderat datang dari Dr Julian Hosp, seorang ahli investasi nan menilai bahwa pembelian senilai satu miliar dolar relatif mini jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar Bitcoin nan mendekati US$ 2 triliun. Menurutnya, pasar saat ini berada dalam kondisi sangat bearish, dengan Saylor nyaris naik menjadi satu-satunya pembeli besar nan konsisten.

Pada saat tulisan ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$ 85.976, turun lebih dari 3 persen dalam sehari dan nyaris 5 persen dalam sepekan, menurut info CoinGecko. Volume perdagangan harian turun lebih dari 17 persen. Kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut menjadi sekitar US$ 1,71 triliun, sementara kekuasaan BTC justru sedikit meningkat.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya