Level-level Yang Harus Diperhatikan Untuk Bitcoin Saat Ini

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Setelah mencetak rekor di atas US$ 123.000, Bitcoin (BTC) mengalami koreksi sekitar 7 persen, dan sekarang diperdagangkan di kisaran US$ 110.000 – US$ 120.000. Namun, menurut sejumlah analis, penurunan ini bisa menjadi fase terakhir sebelum pemulihan kuat dimulai.

Zona koreksi saat ini, nan sebelumnya menjadi puncak lokal, sekarang diuji sebagai support. Melansir dari ambcrypto.com, jika level ini bertahan, kesempatan rebound ke arah tertinggi baru terbuka lebar.

Salah satu analisa teknikal menunjukkan bahwa area US$ 110.000 – US$ 112.000 sekarang jadi tembok utama. Kalau bertahan, tren bullish bisa lanjut.

Koreksi BTC terjadi berbarengan dengan sentimen negatif dari bumi makro. Presiden Donald Trump bakal mulai menerapkan tarif baru minggu ini, dengan tambahan tarif sektoral dijadwalkan pekan depan. Ketidakpastian ini berpotensi mengguncang pasar dalam jangka pendek.

Meski begitu, banyak pihak menilai tekanan ini tidak bakal berjalan lama. Sentimen dovish dari Federal Reserve nan diperkirakan bakal memotong suku kembang pada September memberi angan bahwa tekanan makro bisa segera mereda.

Menurut pendiri Glassnode, nilai BTC mungkin tetap turun sedikit lagi dalam 5 hari ke depan, sebelum memantul di kisaran 10 Agustus.

“Berdasarkan info M2 global, bear punya waktu 5 hari lagi untuk mendorong nilai BTC ke kisaran US$ 111.700. Setelah itu, kereta bakal jalan menuju ATH baru,” ujarnya.

Baca Juga: Apakah Bitcoin Sedang Masuk Zona Bahaya? Ini Kata Analis

Level tersebut juga sejalan dengan area permintaan nan terlihat jelas di grafik, memperkuat potensi rebound dari area ini.

Analis on-chain James Check menambahkan bahwa pasar saat ini sedang berada di periode pergeseran dari tindakan ambil untung ke tindakan jual rugi, kondisi nan secara historis menandakan momen ideal untuk ‘buy the dip’.

Indikator nan digunakan, ialah Short Term Holder SOPR, telah turun ke area netral, menandakan bahwa sebagian besar pemegang jangka pendek mulai merealisasikan profit, alias nyaris masuk ke fase kerugian.

“Kita nyaris masuk ke area merah, dan itu biasanya jadi sinyal teknikal klasik untuk pembalikan arah di pasar bullish,” jelas Check.

Selain itu, info dari Coinglass juga mengidentifikasi area likuiditas tinggi dan ‘magnet harga’ di antara US$ 108.000 – US$ 111.900 dan US$ 120.000. Ini memperkuat kemungkinan bahwa area bawah saat ini bakal bertindak sebagai lantai nilai jangka pendek, dengan sasaran naik langsung ke US$ 120.000 jika momentum pulih.

Meski begitu, pasar tetap kudu membuktikan apakah support ini betul-betul kuat.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya