– Bitcoin menunjukkan tindakan nilai nan membingungkan menjelang akhir pekan, dengan volatilitas nan tinggi namun tanpa arah nan jelas. Menurut salah satu analis papan atas di media sosial X dengan nama akun ‘CrypNuevo‘, saat ini Bitcoin sedang terjebak di antara dua area likuidasi utama, dengan pergerakan nilai nan rentan terhadap retracement tajam.
“Kita memandang wick panjang ke atas, lampau nilai tidak lanjut naik. Itu nan bantu kita menangkap penurunan minggu ini,” tulis CrypNuevo dalam update-nya, Minggu (27/7/2025).
Namun sekarang, dia menyoroti bahwa penurunan terbaru juga menciptakan wick panjang ke bawah, nan kemungkinan bakal diisi kembali dalam waktu dekat.
Dua Zona Likuidasi
Berdasarkan info dari heatmap likuidasi dan pola pergerakan sebelumnya, CrypNuevo mengidentifikasi dua cluster likuidasi aktif:
- Atas: US$ 120.000 – US$ 121.000
- Bawah: US$ 113.600 – US$ 114.500
“Jika kita lihat dari pola sebelumnya, bisa saja kita sentuh dulu area atas sebelum kembali ke bawah,” jelasnya.
Namun secara mid-term, dia menilai area bawah adalah sasaran paling logis, terutama lantaran level US$ 113.800 muncul sebagai pusat tekanan likuiditas tertinggi.
Gambaran Besar
Grafik Bitcoin Futures menunjukkan adanya CME gap nan belum terisi, di sekitar level US$ 114.300. CrypNuevo menilai bahwa gap ini hanya ‘meleset beberapa ratus dolar’ dari penurunan terakhir. Menurutnya, pasar kemungkinan bakal mencoba untuk mengisi gap tersebut.
“CME Gap belum tersentuh penuh, dan biasanya pasar kembali untuk menutupinya,” kata CrypNuevo.
Ini makin memperkuat skenario bahwa nilai bisa kembali menguji area US$ 114.500 – US$ 113.600 dalam 1-2 minggu ke depan.
$BTC Sunday update:
Still monitoring that past PA we focused last Sunday.
We saw the wicks to the upside and price not progressing any further, that helped us trade the drop this week.
However, it created a long wick to the downside that can potentially get filled.
🧵↓ (1/5) pic.twitter.com/l3rSRJynyj
Baca Juga: Analis Top Sebut BTC Siap Naik Lagi, BONK Juga Siap Meledak?
Sementara itu, analis lain berjulukan Rekt Capital menyebut bahwa Bitcoin mendekati satu titik teknikal paling krusial dalam beberapa pekan terakhir. Menurut analis terkenal Rekt Capital, jika candle mingguan bisa ditutup di atas US$ 119.200, maka breakout dari pola Bull Flag nan telah lama terbentuk bakal resmi terkonfirmasi.
“Weekly Close di atas US$ 119.200 bakal memicu breakout dari pola bull flag,” paparnya.
Saat ini, menurutnya nilai BTC sedang diperdagangkan sedikit di atas pemisah atas pola konsolidasi nan terbentuk sejak pertengahan Juli. Namun, Rekt Capital menegaskan bahwa pengesahan breakout hanya terjadi jika nilai menutup candle mingguan secara penuh di atas garis ini.
Level Penentu
Jika breakout dikonfirmasi, maka langkah selanjutnya kemungkinan besar retest area US$ 119.200 sebagai support, bisa lewat pergerakan nilai normal, alias hanya lewat wick (ekor candle) ke bawah dalam beberapa hari ke depan.
Meskipun nilai saat ini terlihat kuat, Rekt Capital tetap mengingatkan bahwa ada satu skenario nan kudu dihindari oleh para bulls: terjadinya wick ke atas nan kandas ditutup di atas area breakout. Jika itu terjadi, maka nilai bakal tetap berada dalam pola konsolidasi sebelumnya, namalain tetap terperangkap dalam range.
“Untuk sekarang, BTC kudu menghindari wick ke atas nan kandas breakout. Kalau itu terjadi, artinya nilai belum keluar dari range,” pungkas Rekt Capital.
#BTC
Can Bitcoin do it?
Weekly Close above ~$119200 kickstarts the breakout from this Bull Flag
In which case turning ~$119200 into support via a retest could occur next week (maybe even via a wick)
However, for the moment BTC needs to avoid an upside wick beyond the Bull… https://t.co/fTfnDnRrPL pic.twitter.com/Cp5lqivAYK

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
5 bulan yang lalu