Linux Akan Dapatkan Fitur Cache Aware Scheduling

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Baik WIndows 11 alias apalagi Windows 10, kedua OS ini telah mengandalkan beragam optimasi kernel untuk memastikan performa perangkat keras untuk melangkah maksimal, dimana salah satunya jelas adanya fitur Cache Aware Scheduling (CAS), nan merupakan sebuah teknik scheduling yang memperhatikan tata letak cache CPU agar beban kerja dapat dialokasikan dengan lebih efisien.

Nah mengenai fitur tersebut, untuk Anda pengguna Linux ada berita baik nih, lantaran Linux juga an mendapatkan fitur serupa melalui patch kernel terbaru.

Secara umum sih bisa dibilang, CAS alias Cache Aware Scheduling ini bekerja dengan prinsip scheduler harus menyadari kondisi cache CPU secara real-time dengan tujuan untuk memaksimalkan cache hits dan meminimalkan cache misses dan bounces. Sehingga, dengan itu siklus CPU bisa digunakan lebih produktif dan performa keseluruhan bakal meningkat.

Masih dalam tahap pengembangan!

Fitur Cache Aware Scheduling (CAS) untuk Linux sendiri saat ini memang tetap dalam tahap pengembangan dan uji coba, sehingga jelas belum ada tanggal resmi nan diumumkan.

⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?

Selain itu, kabarnya perangkat server dan CPU multi-core besar bakal jadi prioritas, misalkan Intel Xeon alias AMD EPYC lantaran jumlah core-nya nan sangat banyak, Workload pararel berat dan Last Level Cache nan besar, jika pengguna pakai Desktop High End, jelas mungkin bakal mendaptkan untung nan sama dengan CPU kelas Server.

Meskipun begitu, jangan cemas lantaran Desktop juga bakal mendapatkan faedah dari Cache Aware Scheduling (CAS), tapi skalanya berbeda dibanding server alias desktop high‑end. Sebagai contoh misalnya Core i5 alias Ryzen 5 nan hanya punya 6–8 core, CAS bakal tetap bisa mengurangi cache misses sehingga aplikasi sehari‑hari terasa lebih responsif dan jelas ini adalah berita nan baik dong.

Selain itu, pengalaman penggunaan Desktop juga bakal lebih mulus, lantaran scheduler meletakkan thread di core dengan cache nan paling siap.

Namun mari kita lihat nanti, lantaran jelas ini bakal sangat menarik, apalagi jika Anda adalah pengguna Linux, lantaran meskipun peningkatan nan bakal dihadirkan dari CAS ini tidak sebesar CPU multi-core besar sepert EPYC alias XEON, namun tentu dampaknya juga bakal sedikit terasa bagi pengguna desktop rumahan biasa.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via : LWN

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya