Microsoft Perkuat Ekosistem Windows On Arm Dengan Project Strong Armed

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Seperti nan telah kita tahu, tahun 2025 menjadi tahun krusial bagi Windows on ARM lantaran sistem operasi tersebut semakin baik berkah hadirnya prosesor Qualcomm Snapdragon, apalagi mulai saat itu, banyak aplikasi native dikembangkan, seperti Adobe dan beberapa aplikasi terkenal lainnya.

Nah untuk mempercepat momentum nan telah ada, Microsoft tampaknya kembali meluncurkan inisiatif internal nan mereka beri nama “Project Strong ARMed” nan befokus pada support transisi Microsoft ke Arm64 dan memastikan kompatibilitas terhadap Cobalt100 – nan merupakan silicon buatan Microsoft sendiri.

Apa itu Project Strong ARMed?

Mungkin namanya ini sedikit umum, namun sayangnya info mengenai perihal ini tetap cukup sedikit, saat ini, info mengenai project ini sendiri muncul melalui lowongan kerja di Microsoft Career Hub untuk mengisi posisi Software Engineer di Reading, Berkshire, Inggris. Dan kabarnya, pekerjaan ini bakal berfokus pada arsitektur Arm64 di bagian Experiences & Devices (E+D).

⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?

Baca Juga : Kenapa Pengguna Windows 11 Harus Coba Microsoft Edge?

Nah konsentrasi utama dari project ini jelas untuk memastikan kompatibilitas Cobalt100, dimana engineer nan direkrut bakal bekerja untuk mengembangkan dan menerapkan agent software berbasis AI nan bisa mengonversi aplikasi x64 menjadi format kompatible dengan ARM, mendukung sasaran AnyCPU dan melakukan port cross platform dari Windows ke Linux.

Dengan kata lain, meskipun memang perincian tetap cukup minim, namun ini menjadi bukti bahwa Microsoft sangat serius untuk memperkuat ekosistem Windows on ARM mereka, dimana jika sukses, ini bakal memperkecil kesenjangan antara aplikasi x64 dan native ARM dan secara langsung bakal meningkatkan daya tarik Copilot+ PC.

Dampak bagi developer

Selain menghadirkan akibat positif dari sisi end user alias pengguna, jelas ini juga membawa akibat positif bagi developer dimana dengan adanya Agent AI Konversi Otomatis, develoepr bisa lebih sigap mem-porting aplikasi tanpa kudu menulis ulang program-nya dari nol.

Imbasnya ya jelas, jika project Strong ARMed ini sukses Windows on ARM bisa lebih mainstream dan mungkin menjadi standar perangkat baru dengan AI-Ready. Mantap bukan?

Namun mari kita lihat kelak lantaran bagaimanapun project ini tampaknya baru dimulai. Tetapi gimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : XDA Developer, Windows Latest

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya