Microsoft Excel kembali mendapatkan suatu perubahan dan kali ini bukan fitur baru nan dihadirkan, melainkan bakal menghapus add-in bawaan mereka ialah Visio Data Visualizer nan secara resmi bakal dihentikan pada 8 Desember 2025 bulan depan.
Yes, Anda tidak salah baca guys, mulai 8 Desember nanti, Add-in Visio Data Visualizer bakal dihapus dari AppSource dan Ribbon Excel, dimana setelah tanggal itu, pengguna tidak bisa lagi membikin sketsa baru menggunakan add-in tersebut.
Bagi nan belum tahu, Visio Data Visualizer adalah add-in resmi dari Microsoft nan memungkinkan pengguna mengubah info di Excel menjadi sketsa Visio seperti flowchart tanpa kudu mempunyai lisensi Visio. Jelas dong, fitur ini sangat membantu bagi pengguna nan mau membikin visualisasi proses secara sigap dan efisien langsung dari spreadsheet mereka.
Nah setelah 8 Desember, pengguna sebenarnya tetap bisa melakukan backup pada sketsa nan sudah dibuat, dimana pemisah akhir dari proses backup ini bakal berhujung pada 2 Maret 2026. Setelah itu, sketsa Visio nan tetap ada di Excel tidak bakal bisa dimuat ulang dan fitur refresh info sudah tidak lagi berfungsi.
⚡️ Bye Adobe! Affinity Sekarang GRATIS!
Jadi, apa nan kudu dilakukan?
Jika kebetulan Anda adalah pengguna aktif fitur ini, Microsoft menyarankan dua perihal berikut :
Bagi pengguna Microsoft 365, pengguna bisa menyimpan sketsa dalam format .vsdx dan buka melalui Visio for the web seperti pada gambar dibawah.

Sementara itu, bagi pengguna non-komersial, pengguna bisa melakukan konversi sketsa menjadi gambar dan ekspor untuk keperluan dokumentasi. Panduan komplit tersedia di blog resmi Microsoft.

Selain itu, ada pengganti lain nan didorong Microsoft ialah agar pengguna beranjak ke Visio Plan 1 dengan nilai $5/bulan alias Visio Plan 2 dengan nilai $15/bulan dengan fitur nan lebih komplit terasuk desktop app nan bisa pengguna install.
Versi Office nan Terpengaruh
Mengenai perubahan ini, ada beberapa jenis Office nan tentu terpengaruh mencakup Microsoft Excel dalam langganan Microsoft 365 baik untuk Windows, Mac dan Browser, Excel Standalon nan mendukung Add-in dari AppSource, dan Excel jenis lama (Office 2016, 2019, dll). Namun jika jenis tersebut tidak mendukung add-in modern dari AppSource, kemungkinan beasr tidak bakal terdampak langsung lantaran add-in sudah tidak tersedia sejak awal guys.
Namun dari sisi pengguna, ini jelas mengurangi aksesibilitas non komersil alias pengguna nan hanya mau menggunakan fitur ini sesekali saja, dan tentu pengguna nan sebelumnya cukup puas dengan add-in cuma-cuma sekarang kudu membeli biaya langganan nan mungkin tidak bakal terpakai setiap hari alias bulan.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Microsoft
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu