– Bitcoin (BTC) kembali stabil di sekitar US$ 90.000, tetapi sejumlah parameter teknikal justru memberikan peringatan bahwa koreksi nan lebih dalam bisa segera terjadi. Analis mata uang digital Ali Martinez menyoroti pola bearish flag pada diagram 12-jam, struktur nan biasanya menandakan kelanjutan penurunan setelah fase dump besar.
Dalam postingan X pada 9 Desember, Martinez menjelaskan bahwa Bitcoin terus kandas menembus resisten di US$ 95.000, sementara tren garis bawah nan semakin menanjak membentuk wedge nan melemahkan momentum. Selama beberapa minggu terakhir, BTC hanya bergerak sideways tanpa kekuatan naik nan berarti, sehingga pola ini makin valid.

Jika penurunan dari bearish flag betul terjadi, proyeksi teknikal menunjukkan sasaran koreksi menuju US$ 70.000, nan bakal menjadi penurunan terdalam Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir.
Sentimen pasar sendiri tetap rentan setelah serangkaian kegagalan BTC untuk merebut kembali level-level kunci. Dengan pola bearish nan mulai jelas, posisi Bitcoin berada di persimpangan penting, ialah memperkuat di struktur saat ini alias terperosok menuju area koreksi besar.
Level Krusial Menurut Ahli
Analis terkenal lainnya, ialah Michael van de Poppe memperingatkan bahwa Bitcoin mendekati level penentu. Dalam analisanya pada 8 Desember lalu, dia menegaskan bahwa US$ 92.000 adalah level nan paling krusial saat ini.
Poppe memandang dua skenario menjelang keputusan The Fed minggu depan:
1. Skenario Bullish
- BTC kudu menembus US$ 92.000
- Breakout sah membuka kesempatan menuju kembali US$ 100.000
- Banyak likuiditas menunggu di atas nilai ini, breakout bisa mempercepat rally.
Baca Juga: Bank-bank AS Diizinkan Bertindak Sebagai Perantara Transaksi Kripto
2. Skenario Bearish
- BTC kandas merebut kembali US$ 92.000
- Sentimen melemah + potensi pesan hawkish dan Jerome Powell
- Koreksi dapat menyeret BTC ke US$ 78.000 – US$ 82.000.
- Pasar bisa melakukan sweep likuiditas di bawah level support terakhir sebelum rebound.
Menurut Poppe, pasar sedang berada di fase menunggu, respon Bitcoin terhadap level US$ 92.000 bakal menentukan arah minggu-minggu berikutnya.
Analisis Harga
Saat tulisan ini disusun, BTC diperdagangkan di US$ 90.552, turun 1 persen dalam 24 jam tetapi tetap naik 3,2 persen dibandingkan pekan lalu.
Level nan perlu dipertahankan bulls:
- Support utama: US$ 90.000.
- Resisten kunci: US$ 92.000.
Selama Bitcoin memperkuat di atas US$ 90.000, kesempatan retest ke US$ 92.000 tetap terbuka. Namun kehilangan level ini bakal mempercepat skenario bearish nan telah diperingatkan analis.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
3 minggu yang lalu