Pentingnya Pendinginan Setelah Olahraga Dan 7 Gerakan Mudahnya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Banyak orang nan giat berolahraga, tapi sering lupa melakukan satu perihal penting: pendinginan setelah olahraga.

Padahal, tahap ini sangat krusial untuk kesehatan tubuh kita, terutama sistem musculoskeletal (otot dan tulang). Yuk, kita telaah lebih lanjut!

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Banner Zaskia mobile

Apa nan Dimaksud Pendinginan?

Apa nan dimaksud pendinginan? Pendinginan alias cooldown workout adalah gerakan-gerakan ringan nan kita lakukan setelah selesai berolahraga.

Tujuannya adalah membantu tubuh kita beranjak dari kondisi aktif ke kondisi rehat secara perlahan.

Bayangkan seperti mobil nan sedang melaju kencang, tidak bisa langsung berakhir mendadak kan? Butuh pengereman perlahan. Begitu juga dengan tubuh kita.

Saat kita melakukan lari, angkat beban, alias olahraga intensitas tinggi lainnya, jantung berdebar cepat, sistem peredaran darah saat olahraga mengalir deras, dan otot-otot kita bekerja maksimal.

Kalau kita langsung berakhir total, tubuh kita bisa “kaget” dan ini tidak baik untuk kesehatan.

Apa Tujuan Melakukan Latihan Pendinginan?

Apa tujuan melakukan latihan pendinginan? Tujuan pendinginan setelah olahraga mencakup beberapa perihal penting:

1. Menurunkan Detak Jantung Secara Aman

Fungsi pendinginan setelah olahraga nan pertama adalah membantu degub jantung menurun secara bertahap.

Kalau kita berakhir olahraga secara tiba-tiba, darah bisa terkumpul di kaki dan mengurangi aliran darah ke otak.

Akibatnya, kita bisa merasa pusing alias apalagi pingsan. Pendinginan membantu debar jantung dan regulasinya kembali normal dengan aman.

2. Mengurangi Nyeri Otot

Pernah nggak sehari alias dua hari setelah olahraga, badan terasa pegal dan sakit semua? Itu namanya DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) alias nyeri otot tertunda.

Saat berolahraga, otot kita mengalami penumpukan masam laktat alias lactic acid buildup.

Pendinginan setelah berolahraga bermaksud membuang masam laktat dari otot, sehingga rasa sakitnya bisa berkurang dan pemulihan otot setelah latihan jadi lebih cepat.

3. Mencegah Cedera

Pentingnya pendinginan setelah latihan juga terletak pada pencegahan cedera olahraga. Otot nan tidak diregangkan dengan baik setelah olahraga bakal mengalami tegang otot dan menjadi kaku.

Otot nan kaku lebih mudah mengalami cedera otot, seperti kram alias robek. Relaksasi otot melalui pendinginan bisa membikin otot lebih lentur dan mengurangi akibat cedera.

4. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Fungsi pendinginan setelah olahraga juga mencakup peningkatan elastisitas tubuh dan mobilitas sendi. 

Otot nan tetap hangat setelah olahraga adalah waktu terbaik untuk melakukan peregangan statis, sehingga otot paha depan, hamstring, betis, dan area sekitar dengkul serta pergelangan kaki menjadi lebih lentur.

5. Mempercepat Recovery Pasca Latihan

Dengan pendinginan, aliran darah tetap lancar. Ini berfaedah oksigen dan nutrisi bisa lebih sigap sampai ke otot nan capek, dan zat-zat sisa bisa lebih sigap dibuang.

Hasilnya, recovery pasca latihan menjadi lebih optimal dan kita bisa pulih lebih cepat.

6. Mengoptimalkan Metabolisme

Manfaat pendinginan juga terlihat pada metabolisme tubuh pasca-latihan. Fase ini membantu tubuh mempertahankan pembakaran kalori apalagi setelah sesi latihan berakhir.

7. Membuat Pikiran Lebih Rileks

Selain faedah fisik, faedah pendinginan setelah olahraga juga membikin pikiran kita lebih tenang. Ini adalah momen untuk relaksasi otot dan mental, mengurangi stres, dan menikmati emosi puas setelah berolahraga.

Apa Manfaat Pendinginan Secara Lengkap?

Apa faedah pendinginan secara komprehensif? Berikut rangkuman lengkapnya:

  • Menurunkan degub jantung secara aman
  • Mengurangi nyeri lutut dan otot
  • Mempercepat pembuangan masam laktat
  • Meningkatkan elastisitas tubuh
  • Mengoptimalkan pemulihan otot setelah latihan
  • Mencegah cedera otot dan kram
  • Meningkatkan mobilitas sendi
  • Mengatur metabolisme tubuh pasca-latihan
  • Memberikan relaksasi otot dan mental

Efek Tidak Melakukan Pendinginan Setelah Olahraga

Efek tidak melakukan pendinginan setelah olahraga bisa berakibat jelek pada tubuh. Beberapa perihal nan bisa terjadi:

  • Pusing dan lemas lantaran darah terkumpul di kaki
  • DOMS nan lebih parah dan memperkuat lebih lama
  • Pemulihan otot setelah latihan nan lebih lambat, jadi besoknya badan tetap terasa capek
  • Penumpukan masam laktat nan berkepanjangan
  • Risiko cedera otot lebih tinggi dalam jangka panjang, terutama pada hamstring, betis, lutut, dan pergelangan kaki
  • Kram dan tegang otot nan berlebihan

Fisioterapis dan pembimbing kebugaran selalu menekankan pentingnya pendinginan setelah latihan untuk menghindari efek-efek negatif ini.

Perbedaan Pemanasan dan Pendinginan Setelah Olahraga

Penting untuk memahami perbedaan pemanasan dan pendinginan. Pemanasan dilakukan sebelum olahraga dengan aktivitas bergerak untuk meningkatkan suhu tubuh dan mempersiapkan otot.

Sementara pendinginan dilakukan setelah olahraga dengan latihan low intensity dan peregangan tetap untuk menurunkan suhu tubuh dan memfasilitasi pemulihan.

Berapa Lama Pendinginan Setelah Olahraga?

Berapa lama pendinginan setelah olahraga nan ideal? Waktu nan dibutuhkan adalah 5 sampai 15 menit saja.

Untuk pendinginan setelah gym dengan angkat beban alias pendinginan setelah jogging, sebaiknya luangkan waktu minimal 10 menit.

Cara Pendinginan Setelah Olahraga nan Benar

Cara pendinginan setelah olahraga alias langkah melakukan pendinginan setelah olahraga nan betul mengikuti langkah-langkah pendinginan nan betul ini:

  • Tahap 1: Gerakan Ringan (3-5 menit) Mulai dengan jalan santuy alias aktivitas ringan untuk menurunkan debar jantung secara perlahan. Ini termasuk jenis-jenis cooling down dengan latihan low intensity.
  • Tahap 2: Peregangan (5-10 menit) Lakukan stretching setelah olahraga pada otot-otot nan kita pakai saat olahraga tadi. Setiap aktivitas peregangan tetap ditahan selama 15-30 detik tanpa menghentak alias memantul.
  • Tahap 3: Kontrol Pernapasan Jangan lupa untuk bernapas dengan napas diafragma nan dalam dan teratur. Ini membantu tubuh kita lebih rileks dan menurunkan degub jantung.

7 Contoh Gerakan Pendinginan Setelah Olahraga

Berikut ini adalah contoh aktivitas pendinginan setelah olahraga nan mudah dilakukan, cocok sebagai aktivitas pendinginan untuk pemula:

1. Hamstring Stretch (Peregangan Otot Belakang Paha)

Duduk dengan satu kaki lurus ke depan dan kaki satunya ditekuk. Raih jari kaki nan lurus sembari menjaga punggung tetap lurus.

Tahan 20-30 detik, lampau tukar kaki. Hamstring stretch ini bagus untuk hamstring dan area belakang lutut.

2. Quad Stretch (Peregangan Otot Depan Paha)

Berdiri dengan satu tangan berpegangan untuk menjaga keseimbangan. Tekuk satu dengkul ke belakang, pegang kaki dengan tangan, dan tarik mendekati pantat.

Tahan 20-30 detik, lampau tukar kaki. Quad stretch ini bagus untuk otot paha depan nan sering tegang setelah lari.

3. Calf Stretch (Peregangan Betis)

Berdiri menghadap tembok dengan satu kaki di depan dan satu di belakang. Tekan tumit kaki belakang ke lantai sembari sedikit menekuk dengkul kaki depan.

Rasakan tarikan di betis dan pergelangan kaki. Tahan 20-30 detik, lampau tukar kaki. Calf stretch ini mencegah kram pada betis.

4. Child’s Pose (Posisi Anak)

Duduk di atas tumit dengan dengkul terbuka selebar pinggul. Bungkukkan badan ke depan sampai dahi menyentuh lantai, dengan tangan lurus ke depan.

Gerakan ini meregangkan punggung dan bahu, sekaligus memberikan relaksasi otot.

5. Shoulder Stretch (Peregangan Bahu)

Luruskan satu tangan ke depan dada. Gunakan tangan satunya untuk menarik tangan nan lurus mendekati tubuh. Tahan 20-30 detik, rasakan tarikan di bahu. Ganti dengan tangan satunya. Ini termasuk jenis-jenis aktivitas stretching untuk tubuh bagian atas.

6. Torso Twist (Putaran Pinggang)

Duduk dengan kaki lurus ke depan. Tekuk satu dengkul dan letakkan kaki di samping dengkul nan lurus. Putar badan ke arah kaki nan ditekuk. Tahan 20-30 detik, lampau tukar sisi. Ini bagus untuk meningkatkan mobilitas sendi dan elastisitas tubuh.

7. Deep Breathing with Arm Raise (Napas Dalam dengan Angkat Tangan)

Berdiri dengan kaki selebar bahu. Tarik napas dalam-dalam lewat hidung sembari angkat kedua tangan ke atas.

Hembuskan napas perlahan sembari turunkan tangan. Ulangi 5-10 kali. Napas diafragma nan dalam membantu menurunkan debar jantung dan membikin seluruh tubuh rileks.

Kesalahan Saat Melakukan Pendinginan Setelah Olahraga

Hindari kesalahan saat melakukan pendinginan ini:

  • Tidak melakukan pendinginan sama sekali
  • Meregangkan otot terlalu keras sampai terasa sakit
  • Lupa bernapas dengan napas diafragma nan benar
  • Hanya konsentrasi pada satu bagian tubuh saja
  • Terburu-buru, jadi hanya dilakukan kurang dari 5 menit
  • Tidak mengikuti langkah-langkah pendinginan nan benar

Fisioterapis dan pembimbing kebugaran menekankan bahwa konsistensi dalam langkah melakukan pendinginan setelah olahraga sama pentingnya dengan teknik nan tepat.

Kesimpulan tentang Pendinginan Setelah Olahraga

Pendinginan setelah olahraga bukan hanya pelengkap, tapi bagian krusial nan tidak boleh dilewatkan.

Pentingnya pendinginan setelah latihan terletak pada fungsinya sebagai jembatan antara aktivitas bentuk dan kondisi istirahat.

Dengan memahami apa faedah pendinginan dan menerapkan langkah pendinginan setelah olahraga nan benar, kita bisa:

  • Mengurangi DOMS (nyeri otot tertunda)
  • Melakukan pencegahan cedera olahraga
  • Mempercepat recovery pasca latihan
  • Meningkatkan elastisitas tubuh dan mobilitas sendi
  • Mengoptimalkan pemulihan otot setelah latihan
  • Mengatur debar jantung dan regulasinya
  • Mencegah kram dan tegang otot

Baik setelah pendinginan setelah gym, pendinginan setelah jogging, alias olahraga intensitas tinggi lainnya, jangan lupa untuk selalu melakukan cooldown workout selama 5-15 menit.

Dengan contoh aktivitas pendinginan setelah olahraga di atas nan cocok untuk aktivitas pendinginan untuk pemula, kita bisa memastikan tubuh pulih dengan optimal.

Jadi, mulai sekarang, jangan lupa untuk selalu melakukan pendinginan setelah olahraga ya! Tubuh kita bakal berterima kasih dan kita bisa terus berolahraga dengan nyaman dan aman.

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Pertanyaan seputar Pendinginan Setelah Olahraga

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik pendinginan setelah olahraga.

Mengapa krusial melakukan pendinginan setelah berolahraga?

Pendinginan setelah olahraga mempunyai peran krusial dalam membantu tubuh kembali ke kondisi normal secara bertahap.

Pendinginan dapat mengembalikan debar jantung dan tekanan darah ke tingkat semula, mengurangi akibat cedera, serta membantu pemulihan otot. Selain itu, pendinginan juga dapat mencegah nyeri otot nan sering muncul setelah olahraga (DOMS).

Apa dampaknya jika tidak melakukan pendinginan usai olahraga?

Melewatkan pendinginan usai olahraga bisa meningkatkan akibat cedera dan membikin otot terasa lebih kaku.

Dengan melakukan pendinginan, tubuh bakal lebih rileks dan transisi dari aktivitas bentuk ke kondisi normal bisa melangkah dengan lebih baik. Oleh lantaran itu, jangan lupakan pendinginan setelah sesi olahraga.

Apa nan dimaksud dengan pendinginan dan apa tujuannya?

Pendinginan adalah serangkaian aktivitas nan dilakukan untuk melemaskan otot-otot nan telah bekerja selama olahraga.

Tujuan dari pendinginan adalah menurunkan intensitas aktivitas secara berjenjang agar otot dan tubuh tidak mengalami tekanan berlebihan setelah berolahraga.

Apa faedah pendinginan usai melakukan aktivitas inti dalam olahraga alias senam?

Pendinginan membantu tubuh meregangkan otot nan telah bekerja keras selama olahraga, sekaligus mengatur pernapasan agar lebih stabil.

Hal ini bisa mengurangi nyeri otot, meningkatkan sirkulasi oksigen, serta membikin tubuh dan pikiran lebih rileks setelah aktivitas fisik.

Apa nan kudu diperhatikan saat melakukan pendinginan?

Pendinginan kudu dilakukan dengan aktivitas nan lembut dan perlahan. Hindari aktivitas nan berkarakter tiba-tiba seperti melompat alias bergerak terlalu cepat.

Selain itu, atur napas dengan baik selama melakukan pendinginan agar tubuh lebih maksimal dalam menerima faedah peregangan.

Selengkapnya