Penyebab Bentuk Kaki O Pada Anak: Apa Saja?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Melihat anak dengan corak kaki O memang sering membikin orang tua khawatir. Apalagi ketika si mini mulai belajar berjalan, corak kaki nan melengkung kadang terlihat semakin jelas.

Pertanyaan pun bermunculan: apakah ini normal? Apakah perlu dibawa ke dokter? Haruskah diobati?

Kabar baiknya, tidak semua corak kaki o pada anak itu berbahaya. Banyak kasus nan sebenarnya normal dan bakal membaik dengan sendirinya seiring anak bertambah besar. Namun, ada juga kondisi nan memang perlu mendapat perhatian unik dari dokter.

Mari kita telaah lebih dalam agar Anda bisa memahami kapan kudu cemas dan kapan bisa tetap tenang.

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Banner Zaskia mobile

Apa Itu Bentuk Kaki O?

Kaki corak o, alias dalam bahasa medis disebut Genu Varum, adalah kondisi ketika kaki anak tampak melengkung ke luar.

Ciri paling mudah dilihat adalah ketika anak berdiri dengan kedua pergelangan kaki rapat, lututnya tidak bisa saling bertemu. Ada jarak di antara kedua lutut, sehingga kaki terlihat seperti huruf “O”.

Yang terjadi sebenarnya adalah tulang paha dan tulang kering (Tulang Femur dan Tulang Tibia) tidak lurus pada Sendi Lutut.

Alignment tungkai bawah pada anak menjadi tidak sejajar, sehingga sumbu kaki tidak berada dalam garis lurus seperti seharusnya.

Tingkat kelengkungannya bisa berbeda-beda pada setiap anak, ada nan ringan, ada nan cukup mencolok.

Bagaimana Perkembangan Kaki Bayi Itu Normal?

Ini nan krusial diketahui: nyaris semua bayi lahir dengan kaki leter o. Ini wajar sekali!

Perkembangan corak kaki bayi dan balita memang punya pola tersendiri nan sudah menjadi ketetapan alam.

Kenapa bayi lahir dengan kaki bengkok? Karena selama 9 bulan di dalam kandungan, posisi bayi meringkuk dengan kaki dilipat.

Posisi ini membikin kaki secara alami berbentuk melengkung. Ini termasuk ragam normal pertumbuhan kaki anak.

Perkembangan Kaki Sesuai Usia

  • Usia 1 Tahun Pada kaki O pada anak usia 1 tahun, kelengkungan tetap sangat terlihat. Saat si mini mulai belajar berdiri dan berjalan, corak “O” ini apalagi bisa tampak lebih jelas lagi. Ini tetap sangat normal.
  • Usia 2 Tahun Memasuki kaki O pada anak usia 2 tahun, kelengkungan mungkin terlihat paling menonjol. Jangan panik! Ini justru fase puncak nan wajar dalam pertumbuhan tulang.
  • Usia 3 Tahun ke Atas Mulai usia sekitar 3 tahun, kelengkungan bakal mulai berkurang. Kaki O pada anak usia 3 tahun biasanya sudah menunjukkan perbaikan nan cukup jelas. Kaki bakal terus meluruskan dirinya sendiri hingga usia 7-8 tahun.

Jadi, kaki O pada anak sampai usia berapa normal? Jawabannya: umumnya hingga usia 3-4 tahun tetap dianggap wajar, dan bakal terus membaik sampai usia sekolah dasar.

Penyebab Bentuk Kaki O: nan Normal vs nan Perlu Diwaspadai

Untuk menjawab pertanyaan kenapa kaki anak berbentuk O, kita perlu tahu dulu ada dua jenis penyebab kaki O.

Perbedaan fisiologis vs patologis kaki O ini krusial dipahami agar orang tua tidak salah mengambil keputusan.

bentuk kaki o pada anak

1. Penyebab Normal (Fisiologis)

Ini nan dialami sebagian besar anak. Kaki bengkok lantaran memang bagian dari proses tumbuh kembang nan wajar. Cirinya:

  • Terjadi di kedua kaki (sama-sama bengkok)
  • Anak tidak mengeluh sakit
  • Anak bisa main dan berlari seperti biasa
  • Membaik sesuai usia

Kaki O pada anak apakah normal? Ya, selama memenuhi ciri-ciri di atas.

2. Penyebab Tidak Normal (Patologis)

Ini nan perlu diwaspadai. Perbedaan kaki O normal dan tidak normal pada anak bisa dilihat dari:

  • Tidak membaik alias malah makin parah setelah usia 3 tahun
  • Hanya satu kaki nan bengkok
  • Anak sering mengeluh sakit di lutut
  • Bengkoknya sangat parah
  • Muncul tiba-tiba di usia nan sudah besar

Penyebab Bentuk Kaki O pada Balita nan Berbahaya

Beberapa kondisi medis nan bisa menyebabkan kaki bengkok tidak normal:

1. Rakitis: Tulang Lunak Karena Kekurangan Vitamin

Rakitis adalah salah satu penyebab serius nan perlu diwaspadai. Kaki O pada anak akibat rakitis terjadi lantaran tubuh sangat kekurangan Vitamin D. Kondisi ini dalam bumi medis disebut defisiensi vitamin D.

Bagaimana bisa? Vitamin D itu dibutuhkan tubuh untuk menyerap Kalsium dari makanan.

Tanpa Vitamin D nan cukup, meski anak makan makanan berkalsium tinggi, tetap tidak bisa diserap dengan baik. Akibatnya, tulang jadi lunak dan mudah bengkok ketika menahan berat badan.

Kaki O pada anak lantaran kekurangan vitamin ini tidak bakal sembuh sendiri tanpa pengobatan nan tepat. Kondisi ini termasuk gangguan pertumbuhan tulang nan serius.

2. Penyakit Blount

Ini adalah kelainan muskuloskeletal pada bagian atas tulang betis. Bagian dalam tulang tidak tumbuh normal, sehingga kaki jadi bengkok ke luar. Bisa terjadi pada anak mini alias remaja.

3. Gangguan Tulang Lainnya

Ada juga kelainan bawaan alias gangguan pertumbuhan tulang lain nan bisa menyebabkan kaki bengkok permanen. Misalnya pada anak dengan dwarfisme.

Selain itu, cedera berat pada dengkul alias jangkitan pada tulang juga bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tulang anak.

Apakah Bentuk Kaki O Bisa Sembuh?

Ini pertanyaan nan paling sering ditanyakan orang tua. Apakah kaki o bisa sembuh? Jawabannya tergantung penyebabnya.

Untuk Kasus Normal

Kabar baiknya: bakal sembuh sendiri! Tidak perlu terapi kaki o khusus. Tubuh anak punya keahlian alami untuk memperbaiki sendiri kelengkungan kakinya seiring pertumbuhan.

Anda hanya perlu memantau perkembangannya.

Untuk Kasus Tidak Normal

Untuk kondisi seperti rakitis alias penyakit Blount, memang tidak bisa sembuh sendiri. Butuh penanganan dokter.

Jika rakitis diketahui sejak awal dan diberi suplemen Vitamin D dan Kalsium nan tepat, kondisi kaki bisa membaik. Tapi jika sudah parah, mungkin butuh terapi kaki o lebih intensif, seperti:

  • Menggunakan penyangga kaki (brace)
  • Fisioterapi
  • Dalam kasus sangat berat: operasi

Pentingnya Nutrisi untuk Tulang nan Kuat

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? Salah satu langkah mencegah rakitis adalah memastikan nutrisi untuk kesehatan tulang anak terpenuhi dengan baik.

Peran Vitamin D dan Kalsium

Kedua nutrisi ini adalah “sahabat karib” nan bekerja bersama-sama:

  • Vitamin D bekerja membantu tubuh menyerap Kalsium. Tanpa Vitamin D, Kalsium tidak bisa masuk ke dalam tulang dengan baik.
  • Kalsium adalah bahan utama pembentuk tulang nan keras dan kuat.

Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Keduanya?

Untuk Vitamin D:

  • Ajak anak bermain di luar rumah saat pagi hari (sebelum jam 9). Sinar mentari pagi membantu tubuh membikin Vitamin D sendiri
  • Berikan makanan seperti ikan (salmon, tuna), kuning telur, dan susu nan sudah difortifikasi Vitamin D

Untuk Kalsium:

  • Susu dan produk olahannya (keju, yogurt)
  • Sayuran hijau (bayam, brokoli)
  • Ikan dengan tulang lunak (ikan teri)

Kapan Harus ke Dokter?

Meski kebanyakan kasus normal, Anda perlu tahu kapan kaki O pada anak perlu ke dokter.

Segera Konsultasi ke Dokter Jika:

  1. Usia sudah lewat 3 tahun tapi kaki tetap sangat bengkok alias malah makin parah
  2. Hanya satu kaki nan bengkok (tidak sama)
  3. Anak sering mengeluh sakit di dengkul alias kaki
  4. Susah melangkah alias berlari dengan normal
  5. Ada tanda-tanda lain seperti tumbuh kembang terlambat, perut tampak buncit, gigi terlambat tumbuh, badan pendek tidak sesuai usia.

Apa nan Akan Dokter Lakukan?

Evaluasi medis kaki O pada anak biasanya dimulai dengan:

1. Pemeriksaan Fisik

Dokter Spesialis Anak alias Dokter Spesialis Ortopedi Anak (dokter tulang unik anak, juga dikenal sebagai ortopedi anak) bakal melihat:

  • Seberapa bengkok kakinya
  • Apakah sama di kedua kaki
  • Bagaimana langkah anak berjalan
  • Apakah ada nyeri lutut saat diperiksa

2. Pemeriksaan Penunjang

Kalau master berprasangka ada masalah, biasanya bakal minta USG / Rontgen Kaki Anak. Foto rontgen ini berfaedah untuk:

  • Melihat kondisi Tulang Femur dan Tulang Tibia
  • Memeriksa bagian tulang nan tetap tumbuh
  • Mendeteksi penyakit Blount alias rakitis
  • Melihat ada tidaknya kerusakan pada tulang lutut

Apa nan Terjadi Jika Dibiarkan?

Kalau kaki bengkok nan tidak normal dibiarkan tanpa pengobatan, bisa timbul akibat jangka panjang kelainan corak kaki nan mengganggu di kemudian hari:

  • Nyeri dengkul terus-menerus lantaran beban tubuh tidak tersebar rata pada Sendi Lutut
  • Lutut jadi tidak stabil, susah berlari alias olahraga
  • Risiko pengapuran sendi di usia nan tetap muda (osteoartritis)
  • Panjang kaki tidak sama jika hanya satu sisi nan bermasalah
  • Postur tubuh jadi buruk, bisa mengganggu perkembangan motorik anak

Kesimpulan tentang Bentuk Kaki O Pada Anak

Jadi, penyebab corak kaki o pada anak bisa bermacam-macam. nan paling krusial diingat:

  • Kebanyakan kasus itu NORMAL dan bakal membaik sendiri seiring anak bertumbuh. Ini bagian alami dari pertumbuhan balita nan tidak perlu dikhawatirkan berlebihan.
  • Namun, tetap perlu waspada terhadap tanda-tanda nan tidak biasa. Jika ada keraguan sedikit saja, lebih baik konsultasi ke dokter. Deteksi awal itu sangat penting!
  • Pastikan nutrisi anak terpenuhi, terutama Vitamin D dan Kalsium, untuk mendukung pertumbuhan tulang nan sehat dan kuat.

Sebagai orang tua, sikap terbaik adalah: tenang tapi tidak lengah. Pantau perkembangan kaki anak dengan rutin, pastikan nutrisinya baik, dan jangan ragu bertanya ke master jika ada nan mengganjal.

Dengan begitu, Anda sudah melakukan nan terbaik untuk kesehatan dan masa depan si kecil.

Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Bentuk Kaki O Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik corak kaki o pada anak.

Apakah kaki O pada bayi itu normal?

Ya, sangat normal. Hampir semua bayi lahir dengan kaki berbentuk O lantaran posisi mereka nan meringkuk di dalam kandungan selama 9 bulan.

Kondisi ini bakal membaik dengan sendirinya seiring anak bertumbuh, biasanya mulai membaik di usia 3 tahun dan terus meluruskan hingga usia 7-8 tahun.

Kapan saya kudu cemas dengan corak kaki O anak saya?

Anda perlu waspada dan segera konsultasi ke master jika:

  • Kaki anak tetap sangat bengkok alias malah memburuk setelah usia 3 tahun
  • Hanya satu kaki nan bengkok
  • Anak sering mengeluh sakit di lutut
  • Ada tanda-tanda lain seperti tumbuh kembang nan terlambat

Ini bisa menjadi tanda kondisi nan memerlukan penanganan medis.

Apa nan menyebabkan kaki O tidak normal pada anak?

Penyebab utama kaki O nan tidak normal adalah:

  • Rakitis (kekurangan vitamin D parah)
  • Penyakit Blount (kelainan pada lempeng pertumbuhan tulang)
  • Kelainan bawaan seperti dwarfisme
  • Cedera dan jangkitan pada tulang

Kondisi-kondisi ini memerlukan penanganan master dan tidak bakal membaik dengan sendirinya.

Bagaimana langkah mencegah kaki O pada anak?

Cara terbaik adalah memastikan anak mendapat nutrisi nan cukup, terutama Vitamin D dan Kalsium.

Ajak anak bermain di luar rumah saat pagi hari untuk mendapat paparan sinar matahari, berikan makanan bergizi seperti susu, ikan, telur, keju, dan sayuran hijau.

Dengan asupan nutrisi nan baik, akibat rakitis (penyebab utama kaki O abnormal) dapat dicegah.

Selengkapnya