Pergelangan kaki terkilir adalah cedera nan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik saat beraktivitas biasa maupun berolahraga.
Meski kelihatannya sepele, cedera ini bisa mengganggu aktivitas jika tidak ditangani dengan benar.
Yuk, kita telaah langkah mengobati pergelangan kaki terkilir dan apa saja penyebabnya.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!
Apa Itu Pergelangan Kaki Terkilir?
Pergelangan kaki terkilir alias nan dalam bahasa medis disebut ankle sprain adalah cedera jaringan lunak nan terjadi ketika ligamen (jaringan nan mengikat tulang-tulang di sendi) mengalami kerusakan alias robek.
Ini adalah salah satu jenis ankle injury nan paling umum terjadi. Ligamen ini seperti tali karet nan menjaga agar tulang-tulang di ankle kaki tetap pada tempatnya.
Ketika kaki terpelintir alias tertekuk terlalu jauh, ligamen bisa meregang berlebihan alias apalagi mengalami ligamen robek.
Untuk memahami apa itu ankle, perlu diketahui bahwa pergelangan kaki kita terdiri dari tiga tulang utama: tulang talus, fibula, dan tibia nan membentuk sendi talokrural (sendi utama) dan sendi subtalar.
Struktur ini diikat oleh beberapa ligamen penting, ialah ligamen talofibular anterior di bagian luar nan paling sering cedera, ligamen peroneal, dan ligamen deltoid di bagian dalam nan menjaga mobilitas dan stabilitas sendi.


Apa Penyebab Pergelangan Kaki Terkilir?
Pergelangan kaki terkilir bisa disebabkan oleh beragam hal:
Cedera Olahraga: Pergelangan kaki terkilir saat olahraga adalah penyebab nan paling umum. Olahraga nan berisiko menyebabkan terkilir antara lain:
- Futsal – aktivitas sigap dan perubahan arah mendadak
- Basket – melompat dan mendarat dengan posisi kaki nan salah
- Lari – terutama di medan nan tidak rata
Dalam Aktivitas Sehari-hari:
- Jalan di permukaan nan tidak rata alias berlubang
- Terpeleset di lantai licin
- Naik alias turun tangga dengan terburu-buru
- Pakai sepatu kewenangan tinggi nan tidak stabil
- Kaki capek sehingga otot tidak bisa menjaga keseimbangan dengan baik
Biasanya, cedera pada sendi pergelangan kaki terjadi melalui dua mekanisme:
- Cedera inversi (ketika kaki terpelintir ke arah dalam)
- Cedera eversi (ketika kaki terpelintir ke arah luar)
Cedera inversi lebih sering terjadi lantaran struktur pergelangan kaki kita memang lebih lemah di bagian luar.
Istilah terkilir kaki dan sprain ankle merujuk pada kondisi nan sama, ialah cedera pada ligamen pergelangan kaki.
Gejala Pergelangan Kaki Terkilir
Anda bisa mengenali indikasi pergelangan kaki terkilir dari tanda-tanda berikut:
- Nyeri nan langsung terasa, terutama saat melangkah alias menahan berat badan. Pada kasus tertentu, bisa muncul nyeri lutut akibat perubahan langkah berjalan
- Bengkak pada pergelangan kaki nan muncul dalam beberapa menit sampai beberapa jam setelah cedera, disertai peradangan dan pembengkakan
- Memar berwarna biru alias ungu di sekitar pergelangan kaki
- Instabilitas pergelangan kaki – pergelangan kaki terasa tidak stabil, seperti mau terpelintir lagi
- Sulit menggerakkan kaki alias berjalan
- Pada pergelangan kaki terkilir parah, kaki tidak bisa menahan berat badan sama sekali


Cara Mengobati Pergelangan Kaki Terkilir
Perbedaan Keseleo dan Terkilir
Sebelum membahas pengobatan, krusial untuk memahami perbedaan keseleo dan terkilir. Keseleo (strain) adalah cedera nan mengenai otot alias tendon dan ligamen pergelangan kaki.
Sementara terkilir kaki (sprain ankle) adalah cedera nan secara spesifik mengenai ligamen. Dalam konteks cedera ankle, istilah nan tepat adalah terkilir lantaran ligamen adalah struktur nan paling sering rusak.
Pertolongan Pertama: Metode RICE
Pertolongan pertama pergelangan kaki terkilir nan paling efektif adalah dengan metode RICE alias rest ice compression elevation (RICE):
R – Rest (Istirahat)
- Hentikan aktivitas segera
- Jangan memaksakan kaki untuk melangkah alias berdiri
- Gunakan tongkat alias kruk jika perlu
I – Ice (Kompres Es)
- Cara mengompres pergelangan kaki terkilir: gunakan es nan dibungkus handuk
- Lakukan kompres dingin selama 15-20 menit
- Ulangi setiap 2-3 jam
- Kompres es membantu mengurangi bengkak dan nyeri
C – Compression (Balut/Tekan)
- Balut pergelangan kaki dengan perban elastis
- Jangan terlalu kencang agar darah tetap lancar
- Pastikan jari-jari kaki tidak kesemutan alias membiru
E – Elevation (Tinggikan)
- Posisikan kaki lebih tinggi dari jantung
- Bisa dengan mengganjal kaki pakai bantal saat berbaring
- Ini membantu mengurangi bengkak
Yang Harus Dihindari dalam 48 Jam Pertama:
- Jangan kompres dengan air panas
- Jangan dipijat
- Hindari minum alkohol
- Jangan melakukan aktivitas berat
Pengobatan Sesuai Tingkat Keparahan
Terkilir Ringan:
- Ligamen hanya meregang, tidak robek
- Cukup dengan metode RICE
- Sembuh dalam 2-4 minggu
Terkilir Sedang:
- Ligamen robek sebagian
- Perlu metode RICE lebih intensif
- Gunakan brace ankle (penyangga pergelangan kaki) alias taping pergelangan kaki untuk stabilisasi
- Lakukan rehabilitasi dan fisioterapi
- Berapa lama pemulihan ankle sprain: sembuh dalam 4-8 minggu
Kondisi Terkilir Berat:
- Ligamen robek total
- Nyeri sangat dahsyat dan bengkak parah
- Perlu dipasang gips alias brace khusus
- Mungkin perlu operasi
- Sembuh dalam 8-12 minggu alias lebih
Rehabilitasi dan Pemulihan
Setelah kondisi membaik, krusial untuk melakukan latihan pemulihan dengan support fisioterapis:
- Latihan Gerakan: Gerakkan pergelangan kaki perlahan ke segala arah
- Latihan Penguatan: Latih otot-otot di sekitar pergelangan kaki agar lebih kuat
- Latihan Keseimbangan: Berlatih berdiri dengan satu kaki untuk meningkatkan stabilitas
- Fisioterapi: Konsultasi dengan fisioterapis sangat membantu proses pemulihan
Aktivitas nan Aman Setelah Pergelangan Kaki Terkilir:
- Berenang (tidak membebani pergelangan kaki)
- Latihan kekuatan tubuh bagian atas
- Hindari dulu olahraga seperti futsal, basket, alias lari sampai betul-betul pulih
- Gunakan taping alias brace ankle saat mulai kembali beraktivitas


Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan ke master ortopedi jika:
- Tidak bisa menahan berat badan sama sekali
- Nyeri tidak berkurang setelah beberapa hari
- Bengkak dan memar sangat parah
- Bentuk pergelangan kaki terlihat tidak normal
- Muncul rasa kebas alias kesemutan
- Demam alias kulit di sekitar cedera terasa panas
Dokter mungkin bakal melakukan rontgen alias MRI untuk memastikan tidak ada patah tulang alias kerusakan jaringan nan serius.
Cara Mencegah Pergelangan Kaki Terkilir
Pencegahan lebih baik daripada mengobati:
- Pemanasan: Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga
- Sepatu nan Tepat: Gunakan sepatu nan sesuai dengan aktivitas dan pas di kaki
- Latihan Rutin: Latih kekuatan dan keseimbangan pergelangan kaki secara teratur
- Hati-hati Berjalan: Perhatikan permukaan jalan, terutama nan tidak rata
- Gunakan Pelindung: Pakai ankle brace alias taping saat beraktivitas berisiko tinggi, terutama jika pernah terkilir sebelumnya
Kesimpulan tentang Pergelangan Kaki Terkilir
Ankle sprain memang menyakitkan dan mengganggu aktivitas, tapi dengan penanganan nan tepat, Anda bisa pulih sepenuhnya.
Kunci utamanya adalah segera lakukan metode RICE, istirahatkan kaki dengan cukup, dan jangan terburu-buru kembali beraktivitas berat.
Jika terkilir cukup parah alias tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Dengan pengobatan nan tepat dan rehabilitasi nan baik, Anda bisa kembali beraktivitas normal tanpa masalah jangka panjang.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!


Pertanyaan Seputar Pergelangan Kaki Terkilir
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik ankle sprain.
Apa nan kudu dilakukan pertama kali saat pergelangan kaki terkilir?
Segera hentikan aktivitas dan lakukan metode RICE:
- Istirahatkan kaki (Rest)
- Kompres dengan es selama 15-20 menit (Ice)
- Balut dengan perban elastis (Compression)
- Tinggikan kaki lebih tinggi dari jantung (Elevation)
Hindari melangkah alias membebani kaki nan cedera dalam 48 jam pertama.
Berapa lama waktu nan dibutuhkan untuk sembuh dari pergelangan kaki terkilir?
Waktu pemulihan tergantung tingkat keparahan: terkilir ringan memerlukan 2-4 minggu, terkilir sedang 4-8 minggu, dan terkilir parah 8-12 minggu alias lebih.
Pemulihan penuh termasuk kekuatan dan stabilitas kaki mungkin memerlukan waktu lebih lama dengan fisioterapi.
Bolehkah langsung dipijat saat pergelangan kaki terkilir?
Tidak boleh! Memijat pergelangan kaki nan baru terkilir justru dapat memperparah cedera, meningkatkan pembengkakan, dan memperlambat proses penyembuhan.
Hindari pemijatan dalam 48-72 jam pertama. Kompres es adalah pilihan nan lebih kondusif untuk mengurangi bengkak dan nyeri.
Kapan boleh mulai berolahraga lagi setelah pergelangan kaki terkilir?
Tunggu hingga tidak ada lagi nyeri saat melangkah normal, bengkak sudah hilang, dan pergelangan kaki terasa stabil. Mulai dengan aktivitas ringan seperti berenang, kemudian berjenjang ke olahraga ringan.
Untuk olahraga dengan akibat tinggi seperti futsal alias basket, tunggu hingga mendapat izin dari master alias fisioterapis, biasanya setelah 6-12 minggu tergantung keparahan.

