Probabilitas Suku Bunga Acuan Amerika: Apakah Btc Akan Terdampak?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Penentuan suku kembang referensi Amerika Serikat nan bakal diumumkan besok hari kembali menjadi pembahasan besar di pasar keuangan. Setiap perubahan suku kembang referensi biasanya berakibat kuat terhadap aset berisiko, termasuk mata uang digital dan terutama Bitcoin. 

Para pelaku pasar saat ini memperhatikan dengan jeli gimana kemungkinan penurunan suku kembang dapat mengubah dinamika pasar dalam waktu dekat. 

Pergerakan nilai nan tetap terbatas beberapa hari terakhir menambah ketegangan menjelang keputusan krusial dari bank sentral Amerika Serikat. 

Ketidakpastian ini sering kali memengaruhi sentimen investor, sehingga Bitcoin pun terseret dalam obrolan mengenai akibat kebijakan moneter nan bakal datang.

Probabilitas Suku Bunga Acuan Amerika Serikat

Pembahasan mengenai probabilitas suku kembang referensi Amerika Serikat kembali mencuat lantaran banyak analis dan penanammodal menilai kesempatan penurunan suku kembang semakin terbuka. 

Data nan beredar menunjukkan persentase nan mendukung penurunan suku kembang referensi cukup besar, apalagi lebih tinggi dari sebelumnya. 

Recent info indicate that markets have rapidly moved past the Fed’s previously “hawkish” tone. Investors now price in an 88% probability of a 25bps rate cut at Wednesday’s FOMC meeting. Global risk appetite remains weak; U.S. and European equity futures are trading flat-to-mixed.… pic.twitter.com/nDrDyS4B0P

— Score Capital Markets (@ScoreCM) December 9, 2025

Kelompok analis nan memprediksi penurunan suku kembang memandang bahwa beragam info ekonomi mulai menunjukan perlambatan, sehingga memberikan argumen bagi bank sentral untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter agar aktivitas ekonomi tidak tersendat terlalu jauh. Mereka percaya momentum penurunan suku kembang jauh lebih kuat daripada prediksi awal pasar.

Di sisi lain, tetap ada pihak nan mempertahankan pandangan bahwa suku kembang referensi bakal tetap berada di posisi nan sama untuk saat ini. Kelompok ini biasanya menekankan bahwa inflasi tetap memerlukan perhatian serius. 

Mereka beranggapan bank sentral bakal menunggu info tambahan sebelum mengambil langkah baru. Pandangan ini tidak sepenuhnya salah lantaran inflasi nan belum kembali stabil bisa membikin bank sentral ragu menurunkan suku kembang terlalu cepat. 

Para pelaku pasar nan mengikuti pandangan ini menilai bahwa menjaga suku kembang tetap merupakan langkah kondusif sembari menunggu konfirmasi lanjutan dari info ekonomi berikutnya.

Walau opini terbagi, sentimen secara umum terlihat condong pada ekspektasi penurunan suku bunga. Ekspektasi tersebut sering kali membentuk angan positif di kalangan pelaku pasar, meski belum sepenuhnya tercermin pada pergerakan nilai aset berisiko. 

Ketidakpastian nan biasanya muncul menjelang keputusan suku kembang referensi sering mendorong terjadinya tekanan jual, terutama pada aset nan sensitif terhadap perubahan kebijakan moneter. 

Para trader biasanya memilih mengurangi eksposur sembari menunggu keputusan final guna menghindari volatilitas tiba-tiba nan sering mengikuti pengumuman kebijakan.

Yang perlu dipahami adalah bahwa semua keputusan berada di tangan ketua bank sentral, Jerome Powell. Walau persentase probabilitas menunjukkan kebanyakan memperkirakan penurunan suku bunga, keputusan final tidak bisa dipastikan sampai pengumuman resmi dilakukan. 

Powell dikenal berhati-hati menanggapi kondisi ekonomi dan sering menekankan bahwa keputusan suku kembang bukan sekadar mengikuti ekspektasi pasar, melainkan didasarkan pada penilaian menyeluruh terhadap info ekonomi. 

Oleh lantaran itu, terlepas dari tingginya probabilitas penurunan suku bunga, belum ada agunan bahwa langkah tersebut betul-betul terjadi pada pengumuman besok hari.

Sentimen menuju pengumuman juga tetap belum sepenuhnya positif. Hal ini wajar lantaran ketidakpastian menjelang keputusan besar nyaris selalu mendorong penanammodal mengambil sikap defensif. 

Harapan memang ada, tetapi belum terlihat sepenuhnya pada pergerakan nilai lantaran banyak penanammodal memilih menunggu. 

Tekanan jual nan muncul bukan disebabkan oleh ketidakpercayaan terhadap potensi apresiasi nilai aset berisiko, tetapi lebih pada upaya menghindari akibat pergerakan nilai nan tiba-tiba ketika keputusan diumumkan. 

Kondisi ini membikin pasar terlihat stagnan dan menunggu arah nan lebih jelas dari kebijakan moneter Amerika Serikat.

Analisis Harga Bitcoin

Saat ini Bitcoin berada dalam kondisi stagnan, bergerak dalam konsolidasi di sekitar $90,000. Pergerakan nilai ini mencerminkan sikap pasar nan tetap menahan diri menjelang pengumuman suku kembang acuan. 

Grafik Harian BTCUSD

Kondisi nan belum jelas arah tujuannya membikin para pelaku pasar lebih berhati-hati. Situasi konsolidasi ini biasanya menggambarkan keengganan penanammodal melakukan tindakan beli alias jual nan agresif, terutama ketika buletin besar seperti keputusan suku kembang referensi berada di depan mata.

Bitcoin saat ini juga tetap bergerak di sekitar garis EMA. Posisi nan mendekati EMA biasanya menunjukkan keraguan pasar lantaran pergerakan nilai belum menunjukan arah kuat, baik naik maupun turun. Selama nilai Bitcoin belum berada di atas EMA, kepercayaan terhadap potensi apresiasi nilai tetap terbatas. 

EMA sering dipandang sebagai parameter teknikal nan membantu memperlihatkan apakah momentum nilai sedang menguat alias justru melemah. BTC nan tetap berada di sekitar garis ini berfaedah pasar belum memandang dorongan kuat dari sisi pembeli.

Indikator RSI saat ini juga terlihat negatif dan tetap berada di area jual. RSI nan berada di wilayah tersebut menunjukan bahwa tekanan jual sebelumnya tetap membekas dan belum ada dorongan kuat nan bisa mengangkat Bitcoin keluar dari area negatif itu. 

Selama Bitcoin belum kembali bergerak ke area positif RSI, para trader biasanya menilai momentum apresiasi nilai tetap lemah. Kondisi RSI seperti ini sering membikin penanammodal memilih menahan dan menunggu titik masuk nan dianggap lebih aman.

Harapan apresiasi nilai Bitcoin baru bakal kembali menguat jika BTC sukses menembus wilayah nilai $93,000. Jika Bitcoin bisa melampaui titik tersebut, barulah pasar kemungkinan bakal memandang peningkatan kepercayaan dari para pelaku pasar. 

Banyak trader memandang $93,000 sebagai wilayah nilai nan perlu ditembus untuk menegaskan bahwa momentum kenaikan telah kembali. 

Selama Bitcoin tetap berada di bawah wilayah nilai tersebut, potensi kenaikan tetap dianggap terbatas lantaran pembeli belum menunjukkan kekuasaan nan cukup kuat.

Sebaliknya, jika Bitcoin kandas menembus $93,000, maka ada kemungkinan BTC kembali mengalami koreksi nilai menuju $84,660. 

Pergerakan ke arah tersebut biasanya menjadi sinyal bahwa tekanan jual tetap mendominasi dan pasar belum mendapatkan kejelasan arah nan lebih solid. 

Ketidakpastian suku kembang referensi juga memperbesar akibat koreksi nilai lantaran banyak penanammodal tidak mau mengambil posisi garang ketika arah pasar belum terlihat jelas. Pergerakan menuju $84,660 bakal dianggap sebagai area nan perlu diperhatikan jika tekanan jual kembali meningkat.

Kesimpulan

Menjelang keputusan suku kembang referensi Amerika Serikat, pasar mata uang digital dan Bitcoin tetap berada dalam kondisi berhati-hati. 

Ketidakpastian kebijakan moneter membikin pergerakan nilai lebih sensitif terhadap buletin mini maupun besar. Dalam situasi seperti ini, menjaga manajemen akibat menjadi perihal nan sangat penting. 

Para pelaku pasar disarankan menghindari keputusan impulsif dan tetap mempertimbangkan beragam skenario nan mungkin terjadi setelah pengumuman. 

Bitcoin mungkin mengalami peningkatan volatilitas, sehingga kesiapan menghadapi perubahan tiba-tiba bakal sangat membantu menjaga portofolio tetap aman.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya