Pernahkah Anda merasakan dengkul tiba-tiba terasa sakit ketika cuaca berubah? Atau mungkin dengkul Anda sering ngilu menjelang hujan? Apa penyebab dengkul nyeri saat perubahan cuaca? Cek infonya di sini!
Ternyata, keluhan ini bukan hanya emosi saja. Banyak orang memang betul-betul mengalami nyeri dengkul nan kambuh saat perubahan cuaca.
Pertanyaan seperti “kenapa dengkul terasa nyeri saat cuaca dingin” alias “apakah perubahan cuaca menyebabkan nyeri lutut” sangat wajar dan mempunyai jawaban ilmiah nan jelas. Mari kita telaah secara komplit penyebab dengkul nyeri saat perubahan cuaca.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!
Benarkah Ada Hubungan Cuaca Dingin dengan Nyeri Lutut?
Jawabannya: ya, betul ada hubungannya. Hubungan cuaca dingin dengan nyeri dengkul sudah dibuktikan oleh beragam penelitian kesehatan.
Perubahan cuaca seperti suhu nan turun, udara nan lembap, dan tekanan udara nan berubah memang bisa mempengaruhi kondisi sendi dengkul (knee joint) kita, terutama jika memang sudah ada masalah pada dengkul sebelumnya.
Jadi jika Anda sering merasa dengkul sakit saat hujan turun alias rasa ngilu pada dengkul muncul saat cuaca dingin, Anda tidak sendirian.
Ini adalah reaksi tubuh nan nyata terhadap perubahan lingkungan, bukan hanya sugesti alias emosi saja.
Dalam bumi medis, kondisi ini disebut nyeri muskuloskeletal nan dipicu oleh aspek lingkungan. Nyeri sendi dengkul lantaran cuaca ini memang kejadian nan umum terjadi.


Ragam Penyebab Lutut Nyeri Saat Perubahan Cuaca
Ada beberapa langkah cuaca mempengaruhi dengkul kita. Inilah sistem nyeri sendi saat cuaca berubah nan perlu Anda ketahui:
1. Pengaruh Tekanan Udara terhadap Sendi
Salah satu penyebab utama adalah tekanan barometrik alias tekanan udara. Sederhananya, sebelum hujan turun, tekanan udara biasanya menurun.
Nah, ketika tekanan di luar tubuh menurun, jaringan-jaringan di sekitar sendi dengkul kita seperti ligamen dan otot sedikit mengembang alias membesar.
Bayangkan seperti balon nan sedikit mengembang ketika tekanan di luar berkurang.
Pengembangan jaringan ini kemudian menekan saraf-saraf di sekitar sendi lutut. Akibatnya, saraf mengirim sinyal nyeri ke otak, dan jadilah kita merasakan dengkul nyeri saat musim hujan.
Tekanan barometrik ini juga mempengaruhi cairan sinovial, ialah cairan pelumas alami nan ada di dalam sendi kita.
Ketika tekanan luar berkurang, cairan ini bisa sedikit mengembang dan menambah tekanan di dalam sendi.
2. Perubahan Suhu dan Respons Tubuh
Ketika cuaca dingin, tubuh kita punya langkah unik untuk bertahan. Tubuh bakal menyempitkan pembuluh darah (istilah medisnya: vasokonstriksi) agar panas tubuh tidak banyak keluar.
Tujuannya baik, ialah menjaga organ-organ krusial tetap hangat.
Tapi pengaruh sampingnya, aliran darah ke tangan dan kaki, termasuk lutut, jadi berkurang.
Ketika darah nan mengalir ke dengkul berkurang, otot dan jaringan di sekitar dengkul kekurangan oksigen dan nutrisi.
Akibatnya, otot dan ligamen dengkul menjadi kaku dan tegang, sehingga pergerakan sendi jadi terasa sakit. Inilah kenapa banyak orang mengalami kekakuan sendi saat cuaca dingin.
3. Cairan Sendi dan Elastisitas Jaringan
Cairan sinovial nan tadi kita telaah mempunyai sifat nan berubah sesuai suhu.
Saat cuaca dingin, cairan ini menjadi lebih kental, seperti minyak goreng nan mengental saat di kulkas.
Ketika cairan pelumas sendi menjadi kental, aktivitas sendi tidak selancas biasanya dan timbul gesekan nan lebih besar.
Selain itu, jaringan-jaringan di sekitar sendi seperti otot dan ligamen juga kehilangan kelenturannya saat dingin. Bayangannya seperti karet gelang nan jadi lebih kaku saat dingin.
Jaringan nan kaku ini kurang bisa menyerap tekanan saat kita bergerak, sehingga mudah timbul rasa sakit.


Kenapa Cuaca Dingin dan Lembap Lebih Menyakitkan?
Penyebab dengkul nyeri saat cuaca dingin dan lembap sebenarnya adalah kombinasi dari beberapa aspek sekaligus.
Udara lembap membikin rasa dingin terasa lebih menusuk dan memperkuat lebih lama di tubuh. Ini lantaran udara lembap punya keahlian lebih baik untuk menyerap panas dari tubuh kita.
Penyebab dengkul sakit saat udara lembap juga berangkaian dengan sensitivitas saraf terhadap suhu dingin.
Kelembapan tinggi plus suhu dingin membikin saraf-saraf di sekitar sendi jadi lebih sensitif, apalagi jika memang sudah ada masalah di sendi sebelumnya.
Makanya banyak orang bilang dengkul ngilu saat cuaca dingin dan berawan.
Kondisi Kesehatan Penyebab Lutut Nyeri Saat Cuaca Berubah
Tidak semua orang merasakan nyeri dengkul nan sama intensnya saat cuaca berubah. Orang dengan kondisi tertentu biasanya lebih merasakan dampaknya.
Ini adalah beberapa kondisi sendi nan mudah kambuh saat cuaca berubah:
1. Osteoarthritis Lutut (Pengapuran Sendi)
Osteoarthritis alias nan sering disebut pengapuran sendi adalah penyebab paling umum dari nyeri sendi nan memburuk saat cuaca dingin.
Pada kondisi ini, lapisan tulang rawan nan melindungi ujung tulang di sendi perlahan-lahan menipis dan rusak.
Proses ini biasanya terjadi lantaran degenerasi sendi seiring bertambahnya usia.
Ketika lapisan pelindung ini menipis, tulang jadi lebih mudah bersenggolan dan sendi lebih sensitif terhadap perubahan dari luar, termasuk perubahan cuaca.
Penderita osteoarthritis dengkul sangat merasakan pengaruh tekanan udara dan kelembapan.

2. Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)
Rheumatoid arthritis adalah corak peradangan sendi kronis di mana sistem kekebalan tubuh justru menyerang sendi sendiri. Kondisi ini menyebabkan peradangan, bengkak, dan nyeri nan cukup parah di sendi.
Orang dengan radang sendi jenis ini biasanya sangat sensitif terhadap perubahan cuaca. Mereka apalagi sering bisa “meramalkan” bakal turun hujan lantaran nyeri dengkul mereka tiba-tiba memburuk sebelum hujan turun.
Ini bukan mitos, tapi memang reaksi tubuh nan nyata terhadap perubahan tekanan barometrik.
3. Bekas Cedera Lutut
Pernah cedera dengkul sebelumnya? Meskipun sudah sembuh, jejak cedera itu bisa membikin sendi dengkul lebih rentan.
Jaringan parut alias perubahan struktur di dalam sendi akibat cedera masa lampau bisa menjadi titik lemah nan mudah bereaksi terhadap perubahan tekanan dan suhu udara.


Perbedaan Nyeri Lutut Akut dan Kronis
Penting untuk memahami perbedaan nyeri dengkul akut dan kronis, terutama dalam kaitannya dengan perubahan cuaca.
Nyeri akut biasanya datang tiba-tiba, misalnya lantaran Anda jatuh alias terbentur sesuatu.
Nyeri ini biasanya berjalan kurang dari tiga bulan dan tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan cuaca, selain cederanya sangat parah.
Sebaliknya, nyeri kronis adalah nyeri nan sudah berjalan lebih dari tiga bulan dan biasanya merupakan tanda ada masalah jangka panjang di sendi, seperti osteoarthritis alias radang sendi.
Penderita nyeri kronis inilah nan biasanya sangat merasakan akibat perubahan cuaca terhadap dengkul mereka.
Cara Mengatasi Nyeri Lutut Saat Cuaca Berubah
Walaupun kita tidak bisa mengubah cuaca, ada banyak langkah untuk mengurangi rasa sakit pada lutut:
1. Jaga Tubuh Tetap Hangat
Ini langkah paling sederhana tapi paling efektif. Pakai busana hangat berlapis-lapis, gunakan pelindung dengkul khusus, dan kenakan kaos kaki tebal saat cuaca dingin.
Menjaga kehangatan tubuh membantu mencegah pembuluh darah menyempit dan menjaga cairan sendi tetap encer.
2. Tetap Bergerak
Jangan lantaran cuaca dingin Anda jadi malas bergerak. Justru aktivitas ringan sangat krusial untuk menjaga sendi tetap lentur.
Lakukan peregangan ringan alias jalan kaki di dalam rumah. Gerakan membantu cairan sinovial tetap mengalir dan mencegah sendi menjadi kaku.
3. Gunakan Kompres Hangat
Kompres hangat alias mandi air hangat bisa sangat membantu. Panas membantu meningkatkan aliran darah ke area lutut, membikin otot dan ligamen dengkul lebih rileks, dan mengurangi kekentalan cairan sendi.
Banyak orang merasa jauh lebih baik setelah mandi air hangat di pagi hari.
4. Konsultasi ke Dokter
Kalau nyeri lutut Anda sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya periksakan ke master ortopedi.
Dokter bisa membantu menemukan penyebab pasti dan memberikan penanganan nan tepat.
Mungkin Anda perlu fisioterapi untuk memperkuat otot-otot di sekitar dengkul agar sendi lebih stabil dan tidak mudah sakit.
5. Jaga Berat Badan Ideal
Berat badan berlebih memberi beban ekstra pada sendi lutut. Semakin ringan beban nan ditanggung lutut, semakin mini akibat nyeri sendi.
6. Hindari Posisi Diam Terlalu Lama
Kalau pekerjaan Anda mengharuskan duduk alias berdiri lama, usahakan untuk bergerak setiap 30 menit. Perubahan posisi membantu mencegah sendi menjadi kaku.


Kesimpulan tentang Penyebab Lutut Nyeri
Penyebab dengkul nyeri nan berangkaian dengan perubahan cuaca memang nyata dan bisa dijelaskan secara ilmiah.
Perubahan tekanan udara, suhu dingin, dan kelembapan tinggi semuanya berkedudukan dalam memicu alias memperburuk nyeri sendi lutut.
Kombinasi pengaruh tekanan udara terhadap sendi, perubahan kekentalan cairan sinovial, dan penyempitan pembuluh darah saat dingin menciptakan kondisi nan tidak nyaman bagi sendi dan tulang rawan kita.
Orang dengan kondisi seperti osteoarthritis alias radang sendi biasanya lebih merasakan dampaknya.
Kabar baiknya, dengan memahami penyebab dengkul nyeri ini, Anda bisa mengambil langkah-langkah pencegahan nan tepat.
Mulai dari menjaga kehangatan tubuh, tetap aktif bergerak, menggunakan terapi panas, hingga berkonsultasi dengan master ortopedi jika diperlukan.
Dengan penanganan nan tepat, Anda tetap bisa menjalani aktivitas dengan nyaman meskipun cuaca tidak bersahabat.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!


Pertanyaan Seputar Penyebab Lutut Nyeri
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik penyebab dengkul nyeri.
Apakah nyeri dengkul saat cuaca dingin berbahaya?
Nyeri dengkul saat cuaca dingin sendiri bukanlah kondisi berbahaya, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah pada sendi seperti osteoarthritis alias radang sendi.
Jika nyeri berjalan terus-menerus alias sangat mengganggu aktivitas, sebaiknya periksakan ke master untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan nan tepat.
Berapa lama nyeri dengkul akibat perubahan cuaca biasanya berlangsung?
Durasi nyeri dengkul akibat perubahan cuaca bervariasi pada setiap orang. Pada kondisi ringan, nyeri bisa mereda setelah tubuh beradaptasi dengan cuaca baru alias setelah cuaca kembali normal, biasanya dalam beberapa jam hingga 1-2 hari.
Namun pada penderita kondisi kronis seperti osteoarthritis, nyeri bisa berjalan lebih lama hingga beberapa hari.
Apakah orang muda juga bisa mengalami nyeri dengkul saat cuaca berubah?
Ya, meskipun lebih jarang, orang muda juga bisa mengalami nyeri dengkul saat cuaca berubah, terutama jika mempunyai riwayat cedera dengkul sebelumnya, aktivitas bentuk berlebihan, alias kondisi kesehatan tertentu.
Namun, kejadian ini memang lebih sering dialami oleh orang nan berumur lebih tua alias nan sudah mempunyai masalah sendi.
Selain menjaga kehangatan, apa langkah tercepat meredakan nyeri dengkul saat cuaca dingin?
Cara tercepat adalah kombinasi kompres hangat dan aktivitas ringan. Kompres hangat selama 15-20 menit dapat meningkatkan aliran darah ke area lutut, sementara aktivitas ringan seperti peregangan membantu menjaga sendi tetap lentur.
Jika diperlukan, obat pereda nyeri nan dijual bebas seperti paracetamol bisa membantu, namun sebaiknya konsultasikan dulu dengan master alias apoteker.

