Sorotan Investor Jatuh Pada 5 Kripto Ini, Apa Saja?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Pasar mata uang digital bergerak cepat, dan di 2025, beberapa proyek nan sebelumnya kurang mendapat sorotan mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Mulai dari pembaruan prasarana hingga presale besar dan penerapan di bumi nyata, lima aset berikut mencuri perhatian, percaya BlockDAG, Ondo Finance, Chainlink, Sui dan Pudgy Penguins.

Masing-masing mempunyai pendekatan berbeda, dari ekspansi DeFi, integrasi dengan budaya populer, hingga menghubungkan finansial tradisional dengan teknologi blockchain. Bagi pengamat pasar, kelima aset ini menunjukkan perencanaan nan terarah dan perkembangan ekosistem nan konsisten.

1. BlockDAG: Tahapan Presale Berjalan Maksimal

BlockDAG (BDAG) membawakan arsitektur blockchain nan menggabungkan proof-of-work dengan teknologi Directed Acyclic Graph (DAG), memungkinkan transaksi sigap tanpa mengorbankan desentralisasi. HIngga saat ini, proyek ini telah mengumpulkan lebih dari US$ 373 juta dari penjualan lebih dari 25,1 miliar koin, mendekati sasaran US$ 600 juta.

Sistem hybrid proof-of-work dan berbasis DAG memungkinkan proyek ini untuk mengatasi masalah kecepatan dan kemacetan nan umum di blockchain lama. Skalabilitas ini, dipadukan dengan fitur DeFi nan direncanakan. Dengan konsentrasi pada skalabilitas dan rencana integrasi fitur DeFi, BDAG menargetkan pertumbuhan jangka panjang.

2. Ondo Finance – Jembatan Blockchain dan Aset Tradisional

Ondo Finance bergerak di sektor aset bumi nyata (RWA) nan diproyeksikan mencapai US$ 10 triliun pada 2030. Dua stablecoin sudah beredar, dan peluncuran Global Market Platform bakal membawa lebih dari 100 saham tradisional ke blockchain.

Upaya ini memperkuat hubungan antara finansial tradisional dan sistem DeFi. ONDO juga mendapat perhatian diluar industri kripto, termasuk di sebutkan dalam laporan kebijakan mata uang digital resmi di AS.

3. Chainlink: Infrastruktur nan Semakin Kuat

Sebagai jaringan oracle terkemuka, Chainlink terus memperkuat perannya dalam ekosistem blockchain. Peluncuran Chainlink Reverse dirancang untuk memberikan stabilitas tambahan, didukung oleh pendapatan perusahaan dan aktifitas on-chain.

Harga LINK baru-baru ini meningkat nyaris 30 persen, dan perannya semakin krusial dalam mendukung aset ter-tokenisasi dan platfirm DeFi.

4. Sui: Pertumbuhan di Berbagai Sektor

Sui mengalami kenaikan nilai sekitar 370% di 2025, didorong oleh peningkatan ekosistem nan mencakup protokol DeFi dengan nyaris $2 miliar TVL, serta proyek baru seperti Walrus (penyimpanan terdesentralisasi), Seal (privasi), dan Player X1 (gaming).

Selain itu, ekosistem memecoin di jaringan Sui berkembang pesat, menarik perhatian pengguna perseorangan maupun pengembang.

5. Pudgy Penguins: Perkembangan dari Meme ke Merek Konsumen

Pudgy Penguins membuktikan bahwa budaya meme bisa diubah menjadi merek komersial. Berawal sebagai proyek NFT, sekarang berkembang menjadi merek konsumen nan produknya ada di rak Walmart dan Target.

Koin PENGU, nan diluncurkan akhir 2024, mempunyai struktur pasokan nan terkontrol dan telah masuk ke beberapa bursa besar. Nilainya tetap relatif rendah dibandingkan proyeksi nan ada di pasar.

Kesimpulan

BlockDAG, Ondo Finance, Chainlink, Sui dan Pudgy Penguins, mencerminkan beragam penemuan di bumi kripto, mulai dari tokenisasi aset nyata hingga pengembangan merek berbasis NFT.

Masing-masing menunjukkan kemajuan nan patut dicermati, baik dari sisi teknologi, ekosistem, maupun strategi pasar.

Note: Bukan Nasihat Finansial

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya