Support Us$ 86.800 Terancam, Trader Klaim Btc Bisa Turun Cepat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

– Tekanan jual pada Bitcoin (BTC) makin meningkat, Salah satu trader di media sosial X, ialah “Wealthmanager” menekankan bahwa BTC telah memasuki fase pelemahan aktif, dengan potensi penurunan sigap jika level support kunci kandas bertahan.

“BTC sudah mulai dumping. Jika nilai menembus US$ 86.800, saya memperkirakan pergerakan turun sigap ke nomor US$ 84.000 – US$ 85.000,” ungkap Wealthmanager.

Wealthmanager menjelaskan, kondisi pasar saat ini sangatlah lemah, sehingga membeli di tengah penurunan justru beresiko tinggi.

“Jangan mencoba menangkap pisau nan jatuh. Pasar saat ini sangat rapuh,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa strategi terbaik untuk saat ini adalah menunggu dengan sabar, bukan memaksakan entry di area support lokal nan belum terkonfirmasi.

Meski banyak trader mengincar kesempatan short, Wealthmanager menyebut bahwa nilai saat ini bukan entry nan ideal.

“Apakah ini kesempatan short nan bagus sekarang lokal? Tidak. Entry nan bagus kemarin ada di US$ 90.350. Sekarang tugasnya hanya menunggu setup berikutnya,” kata Wealthmanager.

Grafik nan dia bagikan pun menunjukkan BTC sebelumnya kandas memperkuat di area resisten (short zone), lampau berbalik turun dengan struktur lower high.

$BTC is already dumping!

If we break below $86,800, I expect a swift move down to $84,000–$85,000.

I’ve already said it 28,283 times, but don’t try to catch falling knives here, the market is extremely weak.

Just be patient and wait for a good short opportunity.

Is it a good… https://t.co/cEbN4JEfl8 pic.twitter.com/ruYFA8oEuu

— Crypto | Stocks | Freedom (@Wealthmanager) December 23, 2025

Baca Juga: Pengamat: Bubble Bitcoin Lebih Dipicu Siklus Ekonomi, Bukan Halving

Pada analisa sebelumnya, Wealthmanager mengatakan bahwa tekanan bearish pada BTC hingga hari Selasa (23/12/2025) tetap belum berakhir. Dia menegaskan bahwa tren jangka pendek hingga menengah tetap mengarah ke bawah, dengan potensi retest Point of Control (POC) sebelum penurunan berlanjut.

“Saya tetap bearish pada BTC. Retest POC sebelum kita lanjut turun terlihat sebagai skenario paling masuk akal,” paparnya.

Menurutnya, kondisi pasar seperti ini tidak ideal bagi yan mau entry long, terutama bagi trader nan belum mempunyai posisi.

“Jika Anda belum memasuki posisi, saya tidak bakal menyarankan long. Lebih baik menunggu kesempatan short berikutnya,” tulis Wealthmanager.

Kendati demikian, dirinya juga menekankan pentingnya mengikuti arah pasar, bukan melawannya. Dalam tren lemah, upaya melawan arus sering kali berhujung dengan kerugian cepat.

“Buat segalanya lebih mudah. Jangan trading melawan tren,” pungkas Wealthmanager.

Sebagai informasi, Point of Control (POC) adalah area nilai dengan volume transaksi tertinggi, nan sering bertindak sebagai magnet harga. Dalam kondisi bearish, retest POC kerap menjadi area pengedaran ulang sebelum tekanan jual kembali meningkat.

I’m still bearish on $BTC.

A possible retest of the POC before we continue lower looks most likely here.

If you’re not in a position right now, I wouldn’t enter a long, it’s better to just wait for a new short opportunity.

Just make it easy on yourself, don’t trade against… https://t.co/FFKsTtHwuo pic.twitter.com/DktaxGvC4D

— Crypto | Stocks | Freedom (@Wealthmanager) December 23, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya