Tendinitis Achilles: Cek Disini Cara Mengobatinya!

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Pernahkah Anda merasakan nyeri di bagian belakang tumit alias betis, terutama saat bangun pagi alias setelah berolahraga? Bisa jadi Anda mengalami Tendinitis Achilles.

Kondisi ini sangat umum terjadi, tidak hanya pada atlet profesional, tetapi juga pada orang biasa nan suka berolahraga alias apalagi hanya melangkah kaki setiap hari.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri tumit dan kaki dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi nyeri dengkul dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Banner Zaskia mobile

Apa Itu Tendinitis Achilles?

Tendinitis Achilles adalah peradangan nan terjadi pada tendon Achilles – ialah tali nan menghubungkan otot betis dengan tulang tumit.

Bayangkan tendon ini seperti tali tebal nan sangat kuat di bagian belakang kaki Anda. Tendon inilah nan membantu Anda berjalan, berlari, melompat, dan apalagi sekedar berjinjit.

Untuk memahami kondisi ini lebih baik, mari kita kenali dulu anatomi kaki dan pergelangan kaki nan terlibat.

Di betis Anda ada dua otot utama: otot gastrocnemius (otot betis nan besar di permukaan) dan otot soleus (otot nan lebih mini di bawahnya). Kedua otot ini terhubung ke tulang kalkaneus alias tulang tumit melalui tendon Achilles.

Ketika biomekanikal melangkah dan berlari tidak seimbang, tendon ini bisa mengalami tekanan berlebihan. Akibatnya, terjadilah peradangan tendon nan kita kenal sebagai tendinitis.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa berkembang menjadi tendinosis – kerusakan tendon nan lebih susah diobati. Perlu dibedakan juga dengan kondisi lain seperti plantar fasciitis nan menyerang bagian bawah kaki.

Gejala Tendinitis Achilles nan Mudah Dikenali

Gejala tendinitis achilles biasanya muncul perlahan-lahan, bukan secara tiba-tiba. nan paling sering dirasakan adalah nyeri tumit dan nyeri betis di bagian belakang kaki, terutama dekat dengan tumit.

  • Kaku di pagi hari. Ciri unik nan paling mudah dikenali adalah kaku pagi hari. Saat bangun tidur alias setelah duduk lama, Anda bakal merasakan kaku dan nyeri di bagian belakang kaki. Setelah bergerak beberapa saat, biasanya rasa kaku ini berkurang.
  • Pembengkakan achilles di area tendon, dan bagian tersebut terasa hangat saat disentuh.
  • Kesulitan menekuk kaki ke atas alias ke bawah,
  • Sulit melangkah normal dengan kaki nan sakit
  • Penebalan pada tendon
  • Nyeri tumit nan bisa menyebar menjadi nyeri pergelangan kaki, apalagi sampai menyebabkan nyeri lutut lantaran langkah melangkah nan berubah untuk menghindari rasa sakit.

Penyebab Tendinitis Achilles: Mengapa Bisa Terjadi?

Penyebab tendinitis achilles nan paling umum adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan kaki berlebihan alias nan disebut sindrom overuse. Ini sering terjadi pada orang nan tiba-tiba meningkatkan intensitas olahraga terlalu cepat, pelari maraton nan berlatih terlalu keras, alias pemain basket nan sering melompat.
  • Cara melangkah dan berlari nan salah juga bisa menjadi pemicu. Misalnya, jika Anda mempunyai kaki datar alias kaki dengan lengkungan tinggi, beban pada tendon Achilles bisa tidak merata.
  • Sepatu nan tidak cocok
  • Berlari di permukaan nan terlalu keras juga bisa memperburuk kondisi.
  • Aktivitas bentuk dan olahraga nan dilakukan secara mendadak tanpa pemanasan nan cukup adalah penyebab lain nan sering terjadi.
  • Olahraga high-impact dalam waktu lama tanpa persiapan seperti lari, melompat, alias melangkah bisa membikin tendon “kaget” dan akhirnya meradang.

Cara Mengobati Tendinitis Achilles dengan Tepat

Cara mengobati tendinitis achilles sebenarnya tidak terlalu rumit, tapi butuh kesabaran dan konsistensi.

  • Istirahat. Langkah pertama dan terpenting adalah istirahat. Bukan berfaedah Anda tidak boleh bergerak sama sekali, tapi hindari dulu aktivitas nan membikin sakit, seperti lari alias melompat. Ganti dengan aktivitas nan lebih ringan seperti berenang alias bersepeda.
  • Kompres es adalah langkah sederhana nan sangat efektif untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Bungkus es dengan handuk tipis dan tempelkan ke area nan sakit selama 15-20 menit, beberapa kali sehari. Jangan langsung menempel es ke kulit lantaran bisa menyebabkan luka dingin.
  • Obat anti inflamasi non-steroid. Untuk manajemen nyeri, Anda bisa menggunakan obat anti inflamasi nan dijual bebas seperti ibuprofen alias paracetamol. Obat anti inflamasi non-steroid (NSAID) ini membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Injeksi kortikosteroid. Jika nyeri sangat parah, sebaiknya konsultasi ke master spesialis. Dalam kasus tertentu, master mungkin bakal memberikan injeksi kortikosteroid, meski ini kudu dilakukan hati-hati.

Fisioterapi untuk Tendinitis Achilles

Fisioterapi untuk tendinitis achilles adalah bagian nan sangat krusial dalam proses penyembuhan. Seorang fisioterapis bakal membikin program rehabilitasi fisioterapi nan disesuaikan dengan kondisi Anda.

Program ini biasanya mencakup latihan untuk pemulihan tendinitis achilles nan bermaksud memperkuat tendon dan membikin kaki lebih fleksibel.

  • Stretching achilles alias peregangan tendon Achilles adalah kunci utama dalam terapi ini. Gerakan peregangan nan dilakukan secara perlahan dan teratur membantu mengurangi ketegangan pada tendon.
  • Latihan untuk memperkuat otot gastrocnemius dan otot soleus juga krusial agar beban pada tendon Achilles berkurang.

Fisioterapis mungkin juga bakal menyarankan penggunaan heel lift (bantalan tumit) alias orthotic (alas kaki khusus) untuk sementara waktu.

Alat bantu ini membantu mengurangi tekanan pada tendon saat Anda berjalan. Program terapi biasanya berjalan beberapa minggu hingga bulan, tergantung seberapa parah kondisi Anda.

Bedanya Tendinitis Achilles dan Robekan Achilles

Penting sekali untuk tahu perbedaan tendinitis achilles dan robekan achilles, yaitu:

  • Tendinitis adalah peradangan nan terjadi perlahan-lahan lantaran pemakaian berlebihan, sedangkan robekan alias ruptur achilles adalah cedera mendadak di mana tendon betul-betul sobek.
  • Robekan Achilles biasanya terjadi tiba-tiba dengan rasa nyeri nan sangat hebat, seperti ditendang keras di bagian belakang betis. Berbeda dengan tendinitis nan nyerinya muncul bertahap.

Untuk memastikan diagnosis, master biasanya bakal melakukan pemeriksaan bentuk dan mungkin tes pencitraan seperti USG alias MRI.

Robekan Achilles adalah kondisi serius nan sering memerlukan operasi, sangat berbeda dengan tendinitis nan umumnya bisa sembuh dengan pengobatan biasa.

Obat Alami Tendinitis Achilles nan Bisa Dicoba

Selain pengobatan medis, ada beberapa obat alami tendinitis achilles nan bisa membantu proses penyembuhan. Kompres es nan sudah disebutkan tadi adalah terapi alami nan paling efektif.

Selain itu, coba angkat kaki Anda lebih tinggi dari jantung saat berebahan alias duduk. Ini membantu mengurangi pembengkakan dengan memperbaiki aliran darah.

Beberapa suplemen alami seperti kurkumin (dari kunyit) dan omega-3 dikenal mempunyai sifat anti inflamasi nan bisa membantu mengurangi peradangan.

Tapi ingat, konsultasikan dulu dengan master sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, apalagi jika Anda sedang minum obat lain.

Nutrisi nan baik juga krusial untuk kesehatan muskuloskeletal. Pastikan Anda cukup makan protein, vitamin C, dan zinc lantaran nutrisi ini membantu pengobatan jaringan tendon.

Jangan lupa minum air nan cukup agar jaringan tubuh tetap elastis dan proses pengobatan melangkah optimal.

Pencegahan Tendinitis Achilles nan Efektif

Mencegah lebih baik daripada mengobati – ini bertindak banget untuk pencegahan tendinitis achilles. nan paling krusial adalah jangan terburu-buru meningkatkan intensitas olahraga. Ikuti patokan 10% – artinya, tingkatkan lama alias intensitas latihan maksimal 10% setiap minggu.

Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya. Stretching achilles secara rutin sangat membantu menjaga kelenturan tendon.

Pilih sepatu olahraga nan sesuai dengan corak kaki dan jenis aktivitas Anda. Sepatu nan tepat bisa membikin perbedaan besar dalam mencegah cedera olahraga.

Latihan untuk memperkuat otot betis dan pergelangan kaki juga penting. Otot nan kuat membantu menstabilkan aktivitas dan mengurangi beban berlebih pada tendon Achilles. Jika Anda suka lari, variasikan permukaan lari Anda dan pelajari teknik lari nan benar.

Kesimpulan tentang Tendinitis Achilles

Proses recovery dan pemulihan dari tendinitis Achilles memang butuh waktu dan kesabaran.

Untuk kasus ringan sampai sedang, biasanya butuh 6-12 minggu untuk sembuh total. Kasus nan lebih berat mungkin perlu waktu lebih lama.

Yang krusial adalah jangan terburu-buru kembali beraktivitas normal sebelum betul-betul sembuh. Pemeriksaan rutin dengan master ortopedi alias fisioterapis bakal membantu memantau progress penyembuhan.

Kadang-kadang diperlukan pemeriksaan tambahan seperti X-ray alias USG untuk memastikan tendon sudah pulih dengan baik.

Kabar baiknya, dengan pengobatan nan tepat dan pencegahan nan konsisten, sebagian besar orang bisa kembali beraktivitas normal tanpa masalah.

Tendinitis Achilles memang mengganggu, tapi dengan pendekatan nan benar, kondisi ini bisa diatasi dengan baik dan dicegah agar tidak kambuh lagi.

Ingat, kesehatan kaki Anda sangat krusial untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Jangan anggap sepele nyeri nan Anda rasakan, dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan master jika indikasi tidak membaik alias malah bertambah parah.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri tumit dan kaki dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi nyeri dengkul dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Tendinitis Achilles

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar topik Tendinitis Achilles.

Apa perbedaan tendinitis Achilles dengan robekan tendon Achilles?

Tendinitis Achilles adalah peradangan nan terjadi perlahan-lahan akibat penggunaan berlebihan, ditandai nyeri nan berkembang bertahap.

Sedangkan robekan Achilles adalah cedera mendadak dengan nyeri sangat dahsyat seperti ditendang, sering disertai bunyi “pop”, dan langsung membikin tidak bisa melangkah normal.

Berapa lama waktu nan dibutuhkan untuk sembuh dari tendinitis Achilles?

Untuk kasus ringan hingga sedang, pemulihan tendinitis Achilles biasanya memerlukan waktu 6-12 minggu.

Kasus nan lebih parah mungkin memerlukan waktu lebih lama. nan krusial adalah konsistensi dalam menjalani pengobatan dan tidak terburu-buru kembali beraktivitas penuh.

Apakah tendinitis Achilles bisa sembuh tanpa operasi?

Ya, sebagian besar kasus tendinitis Achilles bisa sembuh tanpa operasi. Pengobatan meliputi istirahat, kompres es, obat anti inflamasi, fisioterapi, dan stretching.

Operasi hanya diperlukan dalam kasus nan sangat parah alias jika pengobatan konservatif tidak sukses setelah beberapa bulan.

Aktivitas apa nan kudu dihindari saat mengalami tendinitis Achilles?

Hindari aktivitas berakibat tinggi seperti lari, melompat, dan olahraga nan melibatkan aktivitas tiba-tiba pada kaki.

Ganti dengan aktivitas ringan seperti berenang alias bersepeda. Hindari juga melangkah dengan sepatu kewenangan tinggi dan aktivitas nan membikin nyeri semakin parah.

Selengkapnya