– Aktivitas blockchain kembali membikin pasar mata uang digital waspada. Data terbaru dari Arkham menunjukkan bahwa BlackRock nan merupakan pengelola aset terbesar di dunia, telah melakukan transfer 1.634 Bitcoin (sekitar US$ 142,6 juta) ke Coinbase Prime, sebuah langkah nan sering menjadi tanda awal tekanan jual institusional.
Dompet ETF Bitcoin BlackRock (IBIT) mencatat serangkaian transaksi cepat, termasuk beberapa batch 300 BTC dan satu transaksi 133 BTC dalam hitungan menit. Dengan nilai masing-masing batch lebih dari US$ 20 juta, total transfer besar ini melampaui US$ 112 juta, mengindikasikan persiapan reposisi alias potensi penjualan dalam jumlah besar.

Penjualan Besar Berikutnya?
Deposito dalam jumlah besar ke dompet exchange institusional biasanya menandakan niat untuk melepas posisi. Timing-nya pun menarik, di mana pasar Bitcoin sedang rentan setelah volatilitas tinggi beberapa hari terakhir, sehingga pergerakan besar lembaga dapat memicu reaksi sigap dalam harga.
BlackRock sebelumnya juga melakukan langkah serupa pada 1 Desember, ketika IBIT mencatat outflow 729,62 alias sekitar US$ 113,7 juta. Rangkaian outflow ini semakin memperkuat kekhawatiran bahwa penanammodal besar tengah mengambil sikap melindungi di tengah ketidakpastian arah pasar.

Apakah ini pertanda pengedaran besar-besaran alias hanya penyeimbangan portofolio internal? Dampaknya tetap signifikan, mengingat IBIT adalah ETF Bitcoin paling sukses dalam sejarah peluncuran ETF di Amerika.
Baca Juga: Waduh, Pasar Kripto Kehilangan US$ 150 Miliar dalam Sehari!
Bitcoin Berusaha Pulih, Tapi Struktur Masih Lemah
Di tengah potesi tekanan jual institusional, Bitcoin mencoba memantul kembali. Saat tulisan ini ditulis:
- BTC: US$ 90.688.
- +6 persen dalam 24 jam.
- +4 persen dalam seminggu.
Meski begitu, gambaran teknikal tetap bearish:
- BTC tetap berada di bawah 50-day SMA (US$ 101.999).
- Dan di bawah 200-day SMA (US$ 104.240).
- Sinyal momentum naik belum pulih.
Sementara itu, RSI 14 hari di 33,49 menunjukkan momentum bearish tetap dominan, meski berada dekat titik jenuh jual, indikasi bahwa tekanan turun mungkin mulai melemah.
Jika tekanan jual dari lembaga seperti BlackRock berlanjut, pemulihan jangka pendek Bitcoin bisa terganggu. Sebaliknya, jika transfer ini merupakan bagian dari rotasi strategi internal, pasar bisa menyerap tindakan tersebut tanpa gejolak besar.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 minggu yang lalu